
Sunan segera datang menemui erika dikontrakan,hatinya begitu khawatir dengan keadaan kekasihnya tersebut.
Kesibukannya terpaksa di tinggalkan begitu saja.
''Dek,kamu kenapa bisa sakit,sehari aja gak ketemu.''gumam sunan khawatir
Dia melajukan motornya dengan cepat.
Sedangkan Erika kebingungan di kamar kontrakannya
gimana nih,sunan mau datang
Erika berjalan mondar mandir,mencari ide ngadepin sunan yang akan datang.
Tiba tiba ada lampu menyala diatas kepalanya,ide muncul
aha
Gue pura pura sakit kepala aja
Beberapa menit kemudian sunan datang
dengan terburu buru mengetuk pintu
tok tok tok
Erika kaget,tapi langsung berusaha tenang
Segera membuka pintu
Ceklek..pintu terbuka
Erika berakting memasang senyum lemah
Sunan langsung memeluk
Deg
Jantungku berdebar debar
''Dek,kamu kenapa,sakit apa,kenapa gak ngabarin langsung malah bikin status,untung aku sempat buka medsos,kalo tidak.."cerocos sunan
Erika sebal
Ni cowok cerewet juga
"Aku gak papa mas,cuma pusing sakit kepala,lepasin pelukannya."
''Kamu yakin??''tanya sunan melepaskan pelukannya
''Iya,makasih udah dateng''.Memasang senyum termanis
Sunan tersenyum
__ADS_1
''kamu udah makan??''
Erika menggeleng
''Ayo makan diluar,kamu mau makan apa''.
''Emmm,,makan Bakso pedas''.
''Baiklah,ayo.''
Sunan menggandeng tangan erika menuju motornya
Sunan melajukan motornya pelan.Matanya mengamati erika yang sedari tadi melamun dari kaca spion.
''Dek.''
Erika masih terdiam
''Dek''Tangan sunan meraih tangan erika
''I iya mas''.
''Kamu kenapa??''
''Enggak''
''Dari tadi ngalamun,cerita donk sama mas''.
''Cerita apa,kan aku cuma sakit kepala''.
''Udah minum obat??''
''Belum, takut minum obat..mending istirahat aja.''
Sunan melongo
Udah segede ini takut minum obat,,kalah sama anak kecil..ciihh
Tak terasa motor sunan sudah sampe didepan warung bakso,sunan memarkirkan motornya
''Dek,ayo turun''.
Erika melamun lagi
''Dek sayaaang. .''Sunan mendekatkan wajahnya ke telinga erika
Terasa hembusan hangat ditelinga erika,membuat erika tersadar dari lamunannya.
''Eh,udah sampe''.Erika menoleh
Jarak mereka sangat dekat
''Minggir su,aku mau turun.''
__ADS_1
''Heemm''.Sunan jengkel mendengar panggilan erika
Erika tersadar ada kata yang salah dari ucapannya
''Maksudnya mas,ayo turun''.
Sunan pun mundur dari erika setelah mendengar nama panggilannya diganti.
Mereka turun dari motor dan memesan bakso.
''Bang,baksonya dua ya,yang satu pedes, minumnya es teh manis''.Ucap erika kemudian mencari bangku kosong
Sunan hanya mengikuti maunya erika,duduk disebelahnya.
''Dek,kalo kita jarang ketemu kamu sering sakit,apa kangen sama aku??''
Erika membulatkan matanya
GR banget
''Mungkin,karena aku gak bisa LDR an''.jawab erika
''Kamu pernah punya pacar?''
''Eee...''
Aduh ketahuan
Belum sempat menjawab bakso pesanan erika sudah datang.
''Ini pesanannya mbak".ucap abang tukang bakso lalu pergi setelah menaruh dua mangkok bakso dan es teh manis
''Dek,kamu belum jawab."
"Kita makan aja dulu baru jawab".
Erika makan pelan pelan untuk mengulur waktu buat cerita ke sunan,dia berpikir untuk cerita atau tidak
Sunan menatap erika heran
Tumben makannya santai,biasanya cepet
"Dek,kamu kenapa,,tumben makannya pelan".
Erika terdiam
"Baksonya masih panas jadi pelan pelan aja.''ucap erika ngeles
"Ok".
Mereka makan sambil terdiam dengan pikiran masing masing.
Sunan merasa ada yang janggal dari sikap Erika
__ADS_1