
Erika sedang malas malasan ditempat tidurnya,sehabis sholat subuh dia memutuskan tidur lagi.Hari libur yang sangat dia manfaatkan,bebas.Tidak seperti dulu waktu di kampung,sebelum subuh dia harus bangun dan membantu ibunya untuk bersiap siap ke pasar, ya itu rutinitas setiap pagi sebelum berangkat sekolah,dihari minggu sedikit berbeda,sehabis subuh baru bangun.
Hari ini tidak ada jadwal bertemu dengan dua makhluk yang bikin hatinya galau,siapa lagi kalau bukan sunan dan sigit.
''Hoamm". menguap lalu membetulkan posisi tidurnya memeluk bantal guling
Hpnya berdering menandakan ada panggilan.Diraihnya hp yang berada dimeja samping tempat tidur.
''Hallo.''masih memejamkan mata
''Eri,ayo jogging aku jemput ya.''Suara desi diseberang
''Aku lagi males mau tidur.''meletakkan hpnya kembali
''Hallo er,,halloo,,eriii.''Sambungan telpon belum terputus namun suara erika menghilang,dia tidur lagi
''Ah nih anak.''akhirnya desi memutuskan sambungan telepon
Beberapa menit kemudian hpnya kembali berdering.
''Siapa lagi sih.''meraih hp kembali tetapi mata masih merem
''Hallo''.suara malas
''Hallo dek,gimana kabarmu,lagi ngapain?''suara kak jasmine
''Hemm aku baik kak,kenapa??''
''Suaramu kenapa dek??''khawatir
''Aku ngantuk kak mau tidur lagi,ntar aja teleponnya.''Kembali meletakkan hpnya
''Hallo dek, hallo..ish ni bocah''.gerutu jasmine lalu mematikan panggilan
Beberapa menit hpnya kembali berdering
Kali ini erika menjadi emosi karena waktu tidurnya diganggu.Meraih hp dan menggeser warna hijau
''Apalagi,aku ngantuk banget tau,jangan ganggu aku.''tanpa melihat yang menelepon
''Hallo sayang,kamu kenapa marah marah''.
Erika membuka matanya,mendengar suara cowok membuatnya segera melihat nama penelepon
Ah Sunan,mati aku
"Dek."suara sunan memangilnya
__ADS_1
''Eh iya mas kenapa??''Gugup
''Nanti siang mas mau ngajak jalan,mau??''
Erika terlihat berpikir
''Mau,jam berapa??''
Aku pikir gak ada jadwal ketemu
''Jam satuan,nanti mas kabarin kalo udah siap.''
''Baiklah.''
''Daa sayaang''.kebiasaan sunan langsung memutus sambungan telepon duluan setelah mengucap sayang
Soyang sayang mulu ih
Erika kembali memejamkan matanya,tidak lupa mematikan hp agar tidak ada yang mengganggu.Jadwal kencan masih beberapa jam lagi.Ah ternyata harus ketemu..
Sunan memutuskan panggilan telepon erika.Tubuhnya kini sedang duduk di ruang kerjanya,menatap layar komputer didepannya.Ada sebuah data diri seseorang lengkap dengan foto.
Kemarin sunan meminta email data diri kepada asisten anan yang kini menjadi asisten sigit.
''Huuuhh, sepertinya aku pernah melihatmu.. jangan jangan kamu..mantannya erika.''Gumam sunan
Apa cowok itu yang membuatmu ragu padaku?
Walaupun akhir pekan,sigit tetap seperti biasanya menunggu erika didekat gang kontrakannya,sehari tak melihatnya membuat sigit rindu.Sigit terdiam didalam mobilnya,menatap kedepan.
Satu jam dua jam,Sigit masih betah menunggu erika yang sekedar keluar ngapain kek terserah.hehehe
"Kamu lagi ngapain sih ri,apa lagi tidur?"gumam sigit
Tak kunjung kelihatan batang hidungnya membuat sigit memutuskan untuk mengunjungi erika dikontrakan.Sigit keluar dari mobilnya dengan membawa kantong plastik berisi dua bungkus nasi uduk,dia sengaja membelinya agar bisa sarapan bersama erika,ah niat sekali sigit.Tadi hanya mau melihat eh sekarang mau ngajak sarapan.
Sampai didepan kontrakan Erika,sigit memberanikan diri mengetuk pintu
Tok tok tok
Tidak ada sautan ataupun bunyi pintu dibuka
Tok tok tok
Lagi lagi tidak ada respon,kali ini dengan suara ketukan sedikit keras dan pintu mulai terbuka
"Siapa sih ngetuk ngetuk pintu mulu kurang kerja__an".Erika terkejut dengan kedatangan sigit
__ADS_1
"Hai ri."
sigit
"Kamu baru bangun tidur??"menatap erika dari ujung rambut sampai ujung kaki
"Aarrrggghhhh".teriak erika kaget dengan penampilannya lalu menutup pintu
Sigit terkekeh
Erika deg deg an
''Ngapain kakak kesini?"Suara dibalik pintu
"Aku bawain sarapan,sepertinya kamu belum sarapan dilihat dari penampilanmu.''tersenyum
aaa malunyaa
"Mandi dulu sana,aku tunggu diluar.''mendudukkan bokongnya dikursi depan kontrakan
Kamu tidak banyak berubah ri
Erika segera mandi secepat kilat,keramas juga,duuh sempat sempatnya.
Selesai mandi dan berpakaian santai, lalu membuka pintu melihat sigit yang masih menunggu.
"Kakak ngapain kesini."lagi lagi bertanya
Sigit tersenyum
"Nengokin kamu."
"Aku gak sakit". Ucap datar
"Aku bawa sarapan,ayo makan".membuka isi dikantong plastik
"Aku udah punya cowok,nanti dia marah."
Ada rasa sakit dihati sigit ketika erika berkata sudah punya cowok
Baru pacar,belum suami kan
"Aku hanya mengajakmu sarapan,bukan pelukan dan ciuman".jengkel
Ragu
"Baiklah."akhirnya mengalah
__ADS_1