
''Naik...taksi online.''Berbohong
''Kamu yakin??''Menyipitkan kedua matanya
''Iya''.
''Er,kamu penasaran gak sih sama sepupunya saka?''
Erika terkejut,tapi tidak batuk.Dirinya pura pura cuek
Tau
''Gak tau.''
''Aku penasaran deh."
''Ngapain penasaran??''
''Yaa tuh cowok susah move on dari mantannya,siapa riri.. cewek yang bikin dia susah move on??''Masih penasaran sama riri
Itu aku
"Au ah gelap,,eh kamu nginep sini aja ya?"merebahkan tubuhnya dikasur
"Kenapa??"menyenderkan badan di tembok
"Besok aku naik apa kalau gak ada motor?"bingung
"Taksi online."
"Aku mau ngirit,kalau dua hari naik mobil terus bisa lebih banyak pengeluaran".pura pura sedih
Padahal naik mobilnya sigit kan gratis
"Tapi aku mau dijemput saka er."
"Batalin aja,bisa lain kali."
Desi berpikir sejenak,
"Baik lah demi kamu."mengambil hpnya didalam tas lalu menghubungi saka
Halo des
Hallo ka,emm..besok gak usah jemput ya..aku dikontrakan Erika.Besok berangkat kerja bareng.
Hemm baiklah,ati ati disana yaa
Iya
Menaruh hpnya kembali kedalam tas
"Ciee cieee yang udah pengertian."goda erika
Desi cuma tersenyum
"Gimana hubunganmu sama sigit?"Mengambil sepotong martabak manis dan memakannya
"Gak ada hubungan apa apa lagi."
"Kalo sunan?"kepo lagi
"Aku sedang berusaha."
"Apa?"
"Mencintainya."
Desi terkejut
"Aku belum mencintai sunan selama ini?"
Erika hanya diam menatap langit langit kamarnya
"Eri."
Erika beranjak duduk
"Gimana akubbisa mantap mencintai sunan kalau sigit terus perhatian sama aku."Erika keceplosan
"Perhatian?"
duh nih mulut
Erika menabok mulutnya sendiri.
"Er,kamu masih di perhatikan sama sigit??"
Erika nyengir lalu mengangguk pelan
"Jangan jangan martabak ini dari sigit??"Desi menatap martabak yang dia pegang dan baru satu gigitan
"Bukan,itu dari sunan..yang dari sigit udah aku abisin sendiri."tergelak
"Apa?kamublebih memilih martabak sigit dari pada martabak dari sunan?"menggelengkan kepalanya
"Bukan gitu,sebenarnya sigit ngasih duluan tadi waktu pulang."
__ADS_1
"Humm jadi kamu pulang dianter sigit?"kesal
"Hehehe."ketahuan
"Kalau sunan tau pasti dia marah."
"Jangan di kasih tau des."
"Kamu udah punya pacar tapi masih jalan sama sigit?"
"Gak jalan des,dia yang maksa dan cuma nganterin..aku takut ujan sama petir,mereka keroyokan."memajukan bibir bawahnya
Desi mengamati wajah erika
"Er,kamu pake susuk atau pelet ya?kenapa ada dua cowok tampan yang sama sama mencintaimu."menatap wajah erika lekat lekat
Erika melotot
"Desi,aku gak punya duit buat masang begituan,buat makan aja susah sampai merantau jauh kesini."jengkel
"Maaf er."Nyengir
"Cinta gak bisa memilih pada siapa dia berlabuh,dia datang begitu saja."ucap Erika
"Aku sedang berusaha melupakan sigit,dua tahun sudah..tapi dia datang tiba tiba dan jadi atasan di tempat kita kerja,dia masih berharap sama aku,masih inget apa yang aku suka dan tidak suka,dan...hatiku masih deg deg an saat dekat dengan dia."jelas erika galau
"Er,kamu masih mencintai sigit?"
"Entahlah,perasaan apa yang saat ini ada dihatiku,aku gak tega nyakitin sigit lagi,tapi aku lebih gak tega nyakitin sunan..mereka berdua sayang banget sama aku."Erika memejamkan kedua matanya mengingat sigit dan sunan
"Ambil dua duanya aja er."mencoba bercanda
Erika langsung membuka matanya dan bangun,menatap horor ke arah desi.
''Peace er,bercanda.''mengangkat dua jari telunjuk dan jari tengah membentuk huruf V
''Eh ri,aku gak bawa baju seragam.''Desi lupa kalau dia cuma main ke tempat erika bukan nginep
''Pake seragamku.''jawab enteng
''Bajunya pasti ketat.''
Badan desi lebih gemuk daripada Erika
''Gak papa,paling nanti kamu kayak LEPET.''Erika terkikik geli
''Eriii''.teriak desi
''Aku punya seragam yang belum di permak koq.''
''Syukurlah.''Desi merasa lega
Desi menatap heran
''Kenapa er?''
''Tadi sunan nanya sama aku kapan siap nikah dan kamu tiba tiba telepon.''
''Memangnya kenapa dengan pertanyaan itu?''Kepo
''Aku gak tau harus jawab apa,semenjak rencanaku dan sigit dulu yang ingin menikah muda gagal,aku belum pengin nikah.''
''Kamu tinggal jawab aja er,belum pengin nikah.''desi memberi solusi
''Gak semudah itu lah.''
''Kenapa?''
''Karena aku..ah gak jadi deh.Tidur aja yuk udah malam.''Erika kembali merebahkan tubuhnya dan menarik selimut
''Erikaaaa..kamu suka banget menggantung cerita sih.''Desi kesal namun ikut merebahkan tubuhnya dikasur.
''Des,kadang ada hal yang tidak bisa kita ceritakan pada siapa pun dan hanya kita dan Tuhan yang tau.''jelas erika
Kini tangannya memegang hp,memasang earphone ditelinga dan jarinya menggeser memilih menu music.Erika menyimpan lagu lagu dari grub band Naff.Ada salah satu lagu yang sering dia dan sigit nyanyikan ketika mereka masih bersama selain judul lagu Akhirnya ku menemukanmu.Satu lagi lagu naff berjudul Bila nanti kau milikku
Ha-yaya-ya
Ha-yaya-ya
Ha-yaya-ya
Ha-yaya-ya
Temani, temani aku
Temani, temani aku
Bila nanti kau milikku
Bila nanti aku milikmu
Mencintaimu kurasakan begitu indah
Kasih sayangmu kurasakan sungguh sempurna
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
__ADS_1
Kumerasa tenang bila tanganmu memelukku
Temani, temani aku
Temani, temani aku
Menyayangimu kulakukan setulus hatiku
Mengagumi membuatku merasa tenang
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Kumerasa tenang bila tanganmu memelukku
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Kumerasa tenang bila tanganmu memelukku
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku, oh
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Temani, temani aku
Temani, temani aku
Bila nanti kau milikku
Bila nanti aku milikmu**
##
"Er,kamu dengerin lagu apa?kenapa sampai menangis?"desi terkejut melihat ada bulir bening keluar dari ujungmata Erika yang terpejam
Tangan desi mengusap salah satu ujung mata erika
Erika membuka matanya
"Hah,benarkah??"mengelap kedua ujung matanya
"Lagu apa sampai melow begitu?"
"Lagu salah satu band Indonesia,bagus banget liriknya".
"Apa liriknya mirip dengan kisah cintamu?"goda desi
"Begitu lah..loe mau dengerin?"
"Gak lah,ntar aku mewek kayak kamu."Ejek desi
"Huft. ''ayo tidur sudah malam."erika kembali memasang earphone ditelinga
"Kamu kalau tidur selalu dengerin musik er?"
"Iya,kalau lagi susah tidur."
''Baiklah ayo kita tidur,semoga besok tidak ujan lagi karena aku cuma punya satu mantol dan payung erika ada dirumahku."ucap desi lalu menarik selimut dan memejamkan matanya
Semoga besok tidak ujan,agar aku gak berangkat bareng sigit
Doa erika sebelum tidur
🌷
🌷
🌷
🌷
__ADS_1
Makasih readers yang udah baca novelku,
maaf ya aku lagi suka banget sama lagu NAFF