Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Ini waktunya


__ADS_3

''Makasih dev udah nganterin".Erika bergegas membuka pintu mobil


Pulang ke rumah kakaknya dulu numpang istirahat


Perjalanan hampir tiga jaman membuat badannya lelah.


''Tunggu eri''.Menahan tangannya


Deva mengumpulkan keberaniannya untuk menyatakan perasaan pada erika.Selama ini deva menyukai erika,namun sikap judes erika membuat nyalinya menciut.Belum melangkah tapi mau mundur.


''Apa?''


Mau ngomong apa dia


Apa kau menyukaiku?


Ucapannya lembut,baru kali ini Erika bicara dengan nada seperti itu.


Deva terkejut mendengarnya


''Em,bolehkah aku menyukaimu?''Akhirnya kalimat itu keluar juga


Sudah ku duga,tapi kenapa harus ijin?hadeh


"Boleh."memberikan senyum manis lalu keluar dari mobil


Boleh menyukaiku tapi jangan berharap lebih dulu


Erika hanya bicara dalam hati,tidak mau menyakiti perasaan deva yang baru mau berjuang.Biarlah waktu yang menentukan perasaan erika nantinya.


Deva tersenyum mendengar jawaban erika yang membuat dirinya mempunyai semangat lagi.


Apa ini efek dia bertemu seseorang tadi?


Tapi syukurlah kalau begitu


Deva bergegas menyusul erika dan bertemu dengan mas Regi untuk mengembalikan kunci mobil yang dia pinjam.Eh,bukan deva yang pinjam tapi mas Regi yang meminjamkannya.Ah sama aja..pinjam.


...###...


Sunan sedang menatap foto erika di galeri hpnya.Ada rasa rindu karena lama tidak bertemu setelah pertemuan tidak sengaja beberapa waktu yang lalu.


Apa kabarmu dek,aku rindu


Sunan dan Anan sudah beberapa kali ke bogor,berharap bisa bertemu lagi dengan erika.Tapi nihil,mereka tidak bertemu lagi,sampai sunan akhirnya pulang dengan rasa kecewa.


Anan tiba tiba nyelonong masuk ke ruangan Sunan.


"Hai bro,apa kabar?"berucap semanis mungkin


Lalu duduk di kursi depan meja kerja sunan.


Sunan menoleh sebentar lalu kembali sibuk menatap hpnya


"Baik,ada apa?"


Pasti ada maunya kalau datang ke kantor pusat apalagi menemui Sunan langsung.


"Aku mau nikah."ucapnya sambil tersenyum


Kedua tangannya menyangga dagu


"Sudah tau".


"Dua bulan lagi."


"Sudah tau."

__ADS_1


"Sama ika."


"Sudah tau."jawaban yang sama


"Di rumah ika."


"Sudah tau."lagi lagi jawaban sama


"Calon istriku akan mengundang erika."


"Sudah ta__..Apa?"Terkejut lalu menoleh dan menatap Anan


"Calon istriku akan mengundang erika."ulang anan sambil menahan tawa


"Benarkah?"Berbinar senang


Anan mengangguk


"Iya,ternyata mereka sahabat..pastikan kau datang agar bisa bertemu sama erika."


"Tentu,aku pasti datang."Sunan punya semangat lagi


"Ok,aku cuma mau mengatakan itu."Beranjak keluar dari ruangan Sunan


Sunan tampak bahagia


Semoga kita bertemu lagi dek


...###...


Pesta pernikahan Desi dan saka sudah selesai.


Sigit sedang duduk di kursi tamu bersama ibunya.Sedangkan sang pengantin sudah masuk ke dalam kamar dari tadi.


"Ma,kenapa mama tadi bicara seperti itu pada Riri?"Sigit merasa kesal


"Memang kenapa?salah?"Bu Ratna dalam mode tidak suka


Karena ibu erika mantan pacar ayahmu,cinta pertama ayahmu


"Kamu dan dia tidak pantas,mama tidak akan pernah merestui kalian..ingat itu."Memberi ketegasan


"Ma,aku dan riri sekarang hanya berteman,mama jangan memperlakukannya seperti dulu lagi..kasian ma."


"Tapi kamu masih punya perasaan padanya kan?"Nada tidak suka masih keluar dari mulut Bu Ratna


Masih


"Ma,aku sudah menuruti semua keinginan mama,tapi untuk perasaanku jangan di paksa lagi,ok..Aku dan riri sudah berakhir..tolong biarkan aku memilih pasangan hidupku sendiri nanti ma."Mata sigit sudah berkaca kaca


Menggenggam tangan ibunya lebih erat.


Bu Ratna yang melihatnya merasa iba,kasihan.


Aku sudah keterlaluan pada anakku sendiri..Ya Tuhan maafkan aku


Mata mama sigit ikut berkaca kaca,bahkan bulir bening kini keluar perlahan dari kedua matanya.


"Maafkan mama nak,baiklah..Kau bisa memilih pasangan hidupmu sendiri asal bukan riri."Masih mengecualikan nama Riri


Mama


"Iya ma,makasih."Mengalah demi ibunya


Yang terpenting sekarang,sigit tidak akan tertekan lagi dengan pilihannya kelak.


...###...

__ADS_1


Di kamar Desi


''Ka,tadi kamu liat erika ngobrol sama ibunya sigit gak?''


Desi sudah mandi dan wangi,memakai piyama tidur lalu duduk di tepi ranjang.


Menjadi ratu sehari membuatnya sangat bahagia,tetapi melelahkan juga.Acara baru selesai satu jam yang lalu.


''Lihat sekilas.''Jawab saka


Dia hanya memakai kaos polos dan celana pendek


Bersiap siap mau mandi


''Apa yang mereka bicarakan ya?"Desi masih bicara tanpa menoleh ke arah saka yang sekarang sudah menjadi suaminya


''Tidak tau.''Ikut duduk di samping desi


''Yang tadi itu pacar erika beneran?''Masih kepo


''Tidak tau.''Matanya menatap Desi lekat lekat


Yang di tatap sedang melihat kedepan.


''Mereka terlihat cocok,semoga erika berjodoh dengannya ya".Berharap lebih


Sudah beberapa tahun ini Erika menyendiri,sedangkan desi sudah menikah.Bagaimana tidak kasihan desi sama erika.


''Iya.''Masih menatap Desi


yang sekarang sudah menjadi istrinya


Saka akhirnya mulai mencintai desi setelah beberapa tahun menjalin hubungan.Dan Alhamdulillah kedua orang tua mereka juga merestui sehingga jalan menuju pernikahan semakin lancar.


''Ka,aku..''Menoleh ke arah saka


Wajah mereka sangat dekat,membuat hembusan nafas kedua bertemu.Desi deg deg an,begitu pun saka.Waktu pacaran hanya pegangan tangan tidak lebih.Saka benar benar menjaga Desi yang belum menjadi miliknya sepenuhnya.


''Ka.''


''Hem.''Tangan saka bergerak menyentuh pipi desi membuat jantungnya semakin berdebar kencang.


''Mandi dulu sana.''mencoba mengalihkan topik


''Nanti aja.''Tangannya bergerak lagi menyentuh bibir desi


''Kau tau,aku ingin sekali mencium bibirmu ini.''Mengelus dengan ibu jarinya


Desi hanya diam menikmati


Apa dia mau meminta haknya malam ini juga?


''Aku sudah menunggu beberapa tahun ini,menahannya begitu lama.. apakah malam ini boleh...''Menatap wajah Desi


Desi memejamkan matanya ,dia pun ingin merasakan hal yang sama.Pacaran beberapa tahun dan tidak melakukan hal hal di luar batas itu sungguh sulit,tapi desi dan saka bisa melewati godaan hebat tersebut.Mungkin ada yang bilang mustahil,tapi nyatanya ada yang bisa


Ini waktunya


Akhirnya mengangguk pelan,saka sangat bersemangat melihat jawaban Desi lewat anggukan kepalanya.Pelan mendekatkan bibirnya ke bibir desi.Merasakan apa yang sebenarnya ingin dia rasakan sejak dulu dan baru kali ini terwujud setelah menikah.


Ini pengalaman pertamanya bagi keduanya,namun naluri lelaki untuk hal itu bisa mengalir secara alami.Desi hanya menikmati setiap sentuhan yang saka berikan.


"Pelan pelan ka."merasa takut karena baru pertama kali


"Iya sayang."Memulai aksinya lagi dengan lembut dan hati hati


Mereka sedang merasakan rasa yang baru mereka tau setelah menikah.Menikmati semuanya dengan rasa cinta yang sudah ada di hati keduanya.

__ADS_1


☘☘☘


Trimakasih sudah membaca novelku


__ADS_2