Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Sampai kapan


__ADS_3

Pagi pagi sekali erika sudah bangun,sehabis sholat subuh dirinya ingin jogging.Menghirup udara pagi yang masih segar tanpa polusi.Inikan tujuannya Erika kabur kesini, menenangkan diri.Erika sedang melakukan pemanasan dulu di depan rumah kakaknya.Menggerak gerakan badan,kepala kaki dan tangannya secara bergantian.


''Dek,kamu kalau jogging jangan jauh jauh ya,mbak mau masak gak bisa nemenin.''Ucap jasmine


''Iya mbak,aku bawa hp juga jangan khawatir.''Memasang earphone di telinga menyetel lagu naff kesukaannya


''Ya udah mbak masuk dulu.''


''Ok.''Erika mulai berlari lari kecil keluar gang


Satu demi satu gang dia lewati sampai lelah dia mulai duduk di pinggiran dekat taman.Meluruskan kakinya terus mengelap keringat yang bercucuran di wajah dan leher.


''Huh capek,haus.''Tangannya mengelus tenggorokan yang kering


Aku lupa bawa minum


Menengok ke sekitar,mencari warung.Akhirnya ketemu juga.


''Bu,beli air mineral."


''Iya,ini.''


''Berapa?''


''Lima ribu.''


Erika mengeluarkan selembar Sepuluh ribuan.


''Kembaliannya ambil aja bu''.Pergi meninggalkan warung


''Makasih neng''.Ibu itu tersenyum senang


Pagi pagi dapet rejeki lumayan bagi dia yang punya warung kecil.


Erika berjalan lagi ke taman,mencari tempat duduk dan meneguk air yang dia beli tadi.


''Segarnya.''


Cuaca sangat cerah,matahari sudah mulai menampakkan diri.


Kalau kayak gini aku jadi betah di sini.hehe


Masih memutar musik lagu naff.


"Sampai kapan"


Saat sendiriku merasa


Mengingatmu tenangkan jiwa


Aku bahagia


Karna memilikimu


Saat kau jauh aku melara


Hampa terasa tak berdaya


Aku tak pernah bisa


Terpisah darimu


Tak dapatkah diriku menyentuh kekasihku


Hanya bisa di dalam mimpiku


Sesungguhnya hatiku perih menahan rindu


Entah kapan kau kembali padaku


Entah kapan


Sampai kapan


Kau ada di sisiku


Kau kembali padaku


Tak dapatkah diriku menyentuh kekasihku


Hanya bisa di dalam mimpiku


Sesungguhnya hatiku perih menahan rindu


Entah kapan kau kembali padaku


Tak dapatkah diriku menyentuh kekasihku


Hanya bisa di dalam mimpiku


Sesungguhnya hatiku perih menahan rindu


Entah kapan


Sampai kapan


Entah kapan kau kembali padaku




Kepala erika manggut manggut sambil bernyanyi mengikuti lagu tersebut.Suaranya lumayan bagus,kepalanya sedikit mendongak sambil matanya terpejam menikmati arti lagu yang dalam.



Tiba tiba mata erika terasa lebih gelap.Seketika langsung membuka matanya.



Terkejut melihat seseorang di hadapannya.


***Astagfirullah***



''Hai,boleh ikut duduk?''sapa seorang laki laki yang masih muda dan ganteng



Kelihatannya sehabis jogging juga,terlihat dari pakaian yang di kenakan dan badannya yang berkeringat.



Erika hanya diam saja,laki laki itu duduk di sampingnya.



''Sepertinya aku baru melihatmu.''ucapnya mengamati Erika



Erika hanya melirik sebentar lalu fokus lagi mendengarkan musik.



*Please aku males ngladenin cowok..dua aja pusing*



Beranjak berdiri tapi bingung.Melihat gang gang yang hampir sama.



*Tadi aku lewat mana ya*



Menoleh ke sekitar



"Kamu orang baru di sini?''laki laki tersebut bertanya lagi


__ADS_1


*Jawab donk*



"Hem."jawab singkat


mengeluarkan hpnya dari saku celana



*Yah batrenya lowbat..Gak bisa telepon mbak jasmine*



Erika mulai panik,menoleh kesana kemari mengabaikan laki laki yang masih duduk di bangku.



"Mau ku antar?Kau tinggal di mana?''ikut berdiri



''Gak tau.''



"Kau sendiri di sini?''



''Sama kakak.''



''Siapa?''



''Mbak jasmine dan mas Regi.''



''Ooh,pak Regi..Aku kenal ayo aku antar pulang.''mau menggandeng tangan Erika



Erika melotot horor



''Maaf..ayo ikut aku.''berjalan duluan



Erika diam mengikuti


*Bodohnya aku,belum tau tempat malah jogging jauh jauh*.



Erika mengikuti jalan laki laki tersebut.



"Terima kasih.''langsung masuk kedalam



''Namamu siapa?''sedikit berteriak



Erika hanya menoleh tanpa menjawab.



*Cuek banget tuh cewek..tapi bikin penasaran..eh dia siapanya pak Regi ya*




"Dek koq lama,kamu nyasar ya?''



"Iya mbak."



"Koq gak telepon mbak sih."



"Batrenya lowbat mbak "jawab datar



Efek ketemu laki laki itu membuat Erika kesal.Berjalan ke kamar untuk mengecas hpnya.



"Mau sarapan apa mandi dulu dek."sudah duduk di depan tv



''Sarapan mbak,aku masih berkeringat.''



''Baiklah.''



...\*\*\*...


Sigit sudah berada di depan kontrakan Erika,menunggu satu jam.Tapi yang ditunggu benar benar tidak muncul.Pintu kontrakan masih di gembok seperti hari kemarin.



*Kemana kamu ri*



Memilih pulang karena sudah bosan menunggu.



...\*\*\*...


Sunan juga galau karena pesan yang dia kirim ke Erika hanya di baca doank tanpa di balas,di telepon juga tidak di angkat.



*Apa sinyalnya jelek banget ya..hemmm*



Mengirim banyak pesan agar di balas Erika walaupun cuma satu.



...\*\*\*...


Saka mengendap ngendap lagi ke kamar sigit.Mencari tau tentang Riri,tangannya bergerak kesana kemari mencari sesuatu yang penting untuk menghilangkan rasa penasaran.Tiba saat tangannya membuka lemari,menemukan foto di bawah tumpukkan baju sigit.



"Riri."matanya membulat sempurna



*Jadi riri itu Erika..Ya Tuhan..pantes saja*


__ADS_1


Saat saka sibuk memandang foto tersebut terdengar suara mobil datang.Dia hafal kalau itu mobil sigit.Buru buru saka menaruh kembali foto tersebut lalu keluar dari kamar sigit.Menutup pintu pelan pelan.



...\*\*\*...


"Dek,tadi kayak ada suara laki laki,siapa?''Tanya jasmine di sela sela sarapan



''Gak tau.''menjawab tanpa menoleh



''Apa dia yang mengantarkanmu pulang?''Nanya lagi



Erika hanya mengangguk



''Dek.''



''Iya mbak,aku lagi makan gak suka di ajak ngobrol ntar gak nafsu makannya.''rada kesal



''Tumben,bukannya dulu waktu bareng mbak kamu suka nyerocos sana sini''.Ejek Jasmine



''Itu dulu mbak.''mulai menyuapkan makanan lagi lebih banyak agar cepat habis



Jasmine hanya tersenyum


*Kamu banyak berubah dek*



Selesai makan


Hallo er..gimana kabarmu?



**Aku** **baik**,***kamu***?



*Sangat baik.(tertawa*)



***Seneng banget,udah jadian sama upin atau ipin***??



*Bukan dua duanya er*,*aku* *udah jadian sama cowok Made In Indonesia(Hehehe*)



***Kamu*** ***di tolak upin ipin ya sampai nyari yang lokal sini***.



*Erikaaaa*



Menjauhkan hp dari telinga.Ika kalau teriak kenceng banget.



***Jangan kenceng kenceng teriaknya,aku lagi di rumah kakak***..***Gak enak sama mbak jasmine***



*Apa?kamu di rumah kak jasmine..bukannya dia di kota M*?



***Dia udah pindah ke bogor***



*Ooo jadi kamu sekarang ada di bogor*?



***Hemm. .siapa cowok apes yang mau jadi pacarmu?(Ejek erika***)



*Erikaaaa..Dia tuh ganteng banget.. namanya Anandra*



Terkejut bukan main


*Anandra?? Maksudnya pak Anan*??



***Siapa dia?Orang biasa atau punya jabatan?(memastikan***)



*Aku* *gak tau er,yang aku tau dia kesini dua bulan buat ngerjain pekerjaan,dia berada di pabrik tempatku kerja*.



***Ooh ..kamu mau jadi pacarnya dan LDR an***?



*Mau donk..akhir taun aku mau pulang ke Indonesia jadi bisa ketemu..hehe*



***Kamu*** ***yakin dia cinta sama kamu?Gak takut kalau dia punya pacar di sini?(menakut nakuti***)



*Aku* *gak tau er(sedih*)



***Kalau dia punya pacar gimana?lebih cantik (tambah menakut nakuti***)



*Erikaaaaaaaaaaa*



***Hahaha jangan marah***..



Langsung mematikan sambungan telepon,sedangkan yang di seberang sedang marah marah sama Erika.



"Jadi pak Anan pacar ika..dunia terasa sempit ya."gumam erika



Erika menatap layar hp,ada banyak panggilan dan pesan,tapi gak mau dia balas.Hpnya di letakkan kembali di meja dan Erika keluar mencari udara segar.


__ADS_1


Padahal ada yang gelisah berharap erika membalasnya.


__ADS_2