
Buat Desi aja besok deh
Erika kembali asyik bermain hp,melihat sosmed fb.Melihat beranda dan profil dirinya.Belum ada status berpacaran di profil erika dan sunan.
Kenapa gak bikin status berpacaran ya
Sejenak Erika berpikir tentang statusnya dengan sunan,banyak cowok yang inbox fbnya erika.Ada yang minta kenalan,minta nomer hp,dll. Sebenarnya malas meladeni cowok cowok seperti itu,mereka akan terus mengganggu selama erika belum punya status yang jelas.Makanya erika jarang update status di beranda fbnya.
Ketika sedang asyik bermain hp,ada suara ketukan yang menghentikan aktivitas jari erika.
Siapa ya,,apa sunan
Erika berjalan menuju pintu lalu membukanya
Ceklek
Terlihat wajah yang sedang tersenyum saat melihat erika membuka pintu
"Malam dek".Sapa sunan langsung memeluk Erika
"Malam mas,lepasin ntar ada yang liat".mendorong dada sunan agar menjauh
Kepala erika bergerak ke kanan ke kiri melihat sekitar
"Gak ada orang koq".Senyum jail
"Iihh..Ayo duduk".mengajak duduk diteras kontrakan
"Aku bawa bakso sama es teh buat kamu,ayo makan bareng".Ucap sunan sembari duduk di sebelah erika
Mata erika berbinar senang
"Tau aja,sebentar aku ambil mangkok sama gelas". Melangkah masuk mengambil mangkok beserta gelas.
Kembali dengan dua mangkok dan dua gelas,lalu menuangkannya
"Ayo makan".Ajak erika
Sunan menyantap baksonya
"Dek,siapa yang ngirim kamu cokelat??Tanya sunan disela sela mengunyah bakso
"Gak tau,tadi pagi ada didepan pintu."
"Apa ada yang naksir kamu??''tanya lagi
__ADS_1
"Gak tau,lagian gak ada yang tau kalo aku suka cokelat kecuali..".Hampir keceplosan
Sunan menatap erika
"Kecuali siapa dek?"memiringkan kepalanya
Erika gugup
Ini mulut hampir aja
"Kecuali ibuku lah hehe". Ngeles terus mengunyah baksonya cepat
"Apa mungkin ibu kamu mengirimmu cokelat sampe sini??"
Uhuk uhuk
Erika terbatuk
Kenapa gak kepikiran sampe situ ya..ahh bodoh bodoh
"Minum dulu".menyodorkan segelas es teh
Erika meraihnya lalu meminum dengan cepat
Percaya donk..percaya
"Oh desi temen kamu itu."
"Iya". Menghabiskan baksonya dengan cepat
"Aku udah abis,cepetan abisin".pinta erika
"Kamu nyuruh cepet cepet makan pengin aku segera pergi??"Sunan sebal
Erika terkekeh
"Kamu Sensi amat sih kayak cewek.''meledek
Sunan melengos
"Bisa gak dek jangan panggil aku kamu terus,kan udah ganti mas sama dek".Menaruh mangkok kosong setelah baksonya berpindah ke perut.
"Iya mas,maaf".Masuk hendak mencuci mangkok dan gelas kotor
Baru jadi pacar udah banyak aturan,gimana kalo jadi suami
__ADS_1
"Sini mas bantu."mengekor membantu erika
Setelah selesai mereka duduk kembali diteras kontrakan.
"Dek,kamu belum jawab pertanyaan mas kemarin."Ucap sunan menoleh ke erika
"Pertanyaan apa?"bener bener lupa
"Itu lho".
"Apa??"
"Ee..kamu benar mau nikah umur dua empat atau dua lima??''
Erika teringat,lalu tersenyum jahil
"Kalo iya kenapa??"
Sunan menunduk sedih
Bisa jadi bujang lapuk aku
tahun ini aja sudah 26 tahun umurku
Akhirnya erika tidak tega mengerjai sunan
"Jadi mas kesini cuma mau nanya itu??hahaha". Terbahak bahak
Sunan mendongak,menatap erika yang tertawa
Kenapa dia malah ketawa
"Mas percaya??"Masih tertawa
"Kamuuu.''Sunan tersadar kalo di kerjai
Erika yang melihat perubahan wajah sunan langsung berhenti tertawa
"Maaf mas maaf".Mengangkat dua jari membentuk huruf V sambil nyengir kuda
Sunan gemas
"Awas kamu ya". Tangannya hendak mencubit pipi erika
Wekkkk erika kabur masuk kedalam kontrakan
__ADS_1