
"Er,aku minta maaf ya atas kejadian kemarin."Saka sudah duduk di hadapan erika dan disamping desi
Mereka sudah berada dikantin.Sebelum makan saka berinisiatif meminta maaf agar nanti dia lebih nyaman saat makan.
''Hem."hanya menjawab singkat
Erika langsung sibuk dengan makanannya sendiri
Saka menatap Desi lama,matanya seolah bertanya Apa erika sudah memaafkan
Desi mengangkat bahu tanda tidak tau,Erika kadang susah di tebak,dasarnya pendiam,marahnya juga diam.
"Ka,pak Anan sudah kembali hari ini,gimana posisi pak sigit ya?"mulai kepo
Saka berhenti dari kegiatannya makan sejenak
"Kata kak sigit dia masih bekerja disini menggantikan posisinya pak anan ,pak Anan akan naik jabatan."menjelaskan
Erika tersedak,terkejut mendengar kata kata saka.
"Minum dulu Er."menyodorkan es teh manis
Erika cepat meminumnya
"Benarkah?"Erika memastikan lagi
"Iya,itu yang ku dengar dari kak sigit."kembali memakan makanannya
Apa yang harus aku lakuin..Huaaaaaaa
Desi menatap Erika
Kasian banget kamu er
"Eh,aku masih penasaran sama Riri,bahkan aku mengendap endap ke kamar kak sigit,sialnya ketahuan."cerita saka
"Kenapa kamu gak tanya langsung sama sepupumu?"Erika penasaran
"Dia gak mau ngasih tau,malah bilang Nanti kamu juga akan tau sendiri."Menirukan kata kata sigit
Erika dan desi kompak tersenyum
"Kenapa kalian tersenyum barengan gitu?"heran
Erika dan desi menoleh,saling menatap lalu tersenyum lagi
"Jangan kepo kepo deh jadi cowok,gak baik."ucap Erika
"Iya ka,jangan terlalu ngurusin privasi orang,walaupun itu sepupu sendiri."tambah desi
Saka melongo mendengar omongan Erika dan desi
"Ayo abisin."Mereka makan lagi dengan lahapnya
###
Anan sedang telepon seseorang
Hallo kak
Hallo juga,
Sudah sampai di rumah?
Sudah,kamu lagi ngapain?
__ADS_1
Lagi tiduran ,kakak?
Lagi kangen kamu
Ih gombal
Hahaha,aku serius..Aku selalu merindukanmu
Aku juga.(malu malu)
Istirahat lah pasti kakak capek perjalanan jauh
Baiklah..kamu baik baik disana ..love U
Iya,kakak juga..Love U too
Panggilan terputus,Anan begitu bahagia bisa bertemu cewek yang membuatnya nyaman saat bersama..Badan yang terasa capek membuatnya tertidur pulas
###
Sunan menghubungi erika saat istirahat kerjanya,mendengar saran Anan kalau dirinya harus sering menghubungi erika,agar erika tidak ada waktu buat memikirkan mantan pacarnya sigit.Walaupun ragu tapi sunan menuruti saran Anan.Entahlah benar atau tidak.
Hallo mas
Hallo dek
Tumben
Mas kangen
Tiap hari juga ketemu mas
Tetap kangen kapan pun
Hehe
Iya
I love you
Hem
Kenapa gak bales
Apanya
Cintanya
Love you too
makasih dek,selamat bekerja lagi
Iya mas
Sambungan telepon terputus
Erika menatap layar hpnya
Dia sedang duduk berdua bersama Desi ,saka lagi ke toilet
Kenapa aku jadi bingung ya
Mengelus layar hpnya
"Siapa er?Sunan telepon?"Tanya desi
__ADS_1
Erika mengangguk
"Gimana perasaanmu sekarang?"
Erika bingung
"Gak tau."jawab datar
"Pelan pelan ya er,buka hatimu buat sunan..lupain Sigit."memberi saran
"Apa kamu bisa melupakan seseorang yang setiap hari kamu lihat dan perhatian sama kamu?"
Desi berpikir sejenak
Aku rasa itu sulit er,hum."kini desi ikut bingung
"Apa aku keluar aja ya des?"ingin kabur dari keadaan yang rumit
"Er,sayang tau udah jadi karyawan tetap..dan jaman sekarang ini susah banget nyari kerja dengan status itu dan kamu juga harus bantu orang tua,itu kan tujuan pertamamu ke sini
."menasehati
"Iya juga ya."menengadahkan wajahnya ke atas
Aku harus bantu orang tua,itu tujuan pertamaku merantau
"Kenapa aku nerima sunan ya?"bertanya pada diri sendiri
Tapi desi mendengarnya
"Aku gak tau er."
Erika menoleh melihat desi
"Apa kamu yakin perasaanmu sama saka?"kini Erika berganti membahas desi
"Kalau aku sih yakin,gak tau si saka..sampai sekarang belum nembak nembak."Desi sedih juga melihat statusnya yang masih TTM
"Kalau seumpama kalian jadian terus suatu saat putus,bagaimana hubungan persahabatan kita?"Erika berpikir jauh ke depan
"Iya juga ,aku gak kepikiran sampe di situ."Nyengir terpaksa
"Kalau saka tau aku adalah Riri gimana ya?dia masih mau sahabatan sama aku gak ya?''
"Itu aku juga gak tau er."
Erika gemas sendiri sama desi
"Apa sih yang kau tau des."
Desi terkekeh
"Gak ada er."
"Hem."
Saka berjalan keluar dari toilet.
"Maaf lama."berdiri di hadapan Erika dan Desi
"Gak Papa".jawab kompak
"Ayo masuk."
"Ayo."
__ADS_1
Mereka bertiga berjalan bersama menuju gedung tempat mereka bekerja