Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Kepulangan Anan


__ADS_3

Hari ini Anan kembali ke tanah air,Sunan sendiri yang menjemputnya di bandara SOETTA.Pagi sekali sunan datang ke bandara,jam lima sudah sampai padahal pesawat yang Anan tumpangi tiba jam enam.Rajin sekali ya Sunan.


''Hai bro,apa kabar?"Anan memeluk sunan dengan erat


"Aku baik,lepaskan pelukanmu..aku bukan kekasihmu."melotot horor


Anan tergelak


''Ya elah,udah lama gak ketemu juga,apa kau gak kangen sama aku?''goda Anan


''Kangen,Tapi Jangan erat erat,nanti di kira nya kita .."Sunan menggantung kata katanya


''Kita apa?otakmu ini mikirnya''.menuding kepala sunan


Lalu berjalan menuju mobil sunan


''Hei..Aku ini atasanmu jangan sembarangan menyentuh."cemberut lalu


menyusul langkah kaki Anan


Anan acuh dan tetap berjalan menyeret kopernya yang lumayan besar,maklumlah dua bulan berada di luar negeri,segala keperluan memang harus di persiapkan dengan baik.


''Kapan aku mulai pindah bagian?"Anan bertanya sambil menaruh koper ke dalam bagasi mobil Sunan.


''Besok mungkin.''


''Mungkin?kau gak tau pastinya?''Anan menautkan kedua alisnya


Sunan nyengir


''Yang ngatur papa,aku terima beres aja.''Masuk kedalam mobil dibelakang kemudi.


''Astaga nih anak..kau calon pewaris perusahaan Nan.''Anan menggeleng kepala pelan


''Masih lama,santai aja.''memasang sabuk pengaman


Anan mengikuti masuk ke dalam mobil,duduk di samping sunan.Mobil melaju dengan pelan keluar bandara.

__ADS_1


''Gimana kabar pabrik?"


Sunan menoleh


''Kau tanya aja sama sigit.''jawab datar


Anan menahan senyumnya


''Kau masih cemburu?''


''Kau pikir?"malah balik nanya


Sunan sedikit kesal ke Anan,gara gara dia naik jabatan sigit jadi lebih lama kerja di tempat yang sama dengan Erika.


''Jangan nyalahin aku,kan bukan mauku naik jabatan.''membela diri


''Tapi kau ikut andil .''ngambek


Akhirnya Anan tertawa


''Baik,tapi aku gak suka dia masih kerja di tempat yang sama dengan sigit."


''Kau gak percaya sama erika?''Anan bertanya serius


Sejenak Sunan berpikir


Benar juga,apa aku gak percaya sama Erika??


"Udah berapa lama kalian jadian?"bertanya sambil menatap layar hp


"Empat bulan."masih datar menjawab


Anan berhenti menatap layar hpnya,kini matanya menatap sunan cukup lama.


''Jangan menatap seperti itu,aku geli".masih fokus menyetir


Senyum mengembang di bibir Anan.

__ADS_1


"Empat bulan itu ibarat bayi yang baru terbentuk di rahim ibunya,baru dikasih roh sama ALLAH.Kau sedang dalam fase memulai nan."sok menasehati


Sunan melirik sekilas Anan


"Kau pikir aku Hamil?"ngambek lagi


Anan tergelak


"Kau sensi amat,itu ibarat nan..hanya perumpamaan.Hubunganmu sama Erika baru sebentar,butuh waktu untuk memahami dia,percaya sama dia."masih sok menasehati


''Sok pinter kau,kayak udah pengalaman aja."Ejek sunan


''Hehe.''nyengir


Anan kembali menatap layar hpnya,melihat foto dirinya bersama seorang cewek yang masih malu malu diajak foto.


"Gimana kerjaan disana?"mengganti topik


Hening...


''Anan.''Suara sunan naik satu oktaf menyadarkan Anan yang sibuk dengan hpnya


''Eh kau nanya apa?"gelagapan


''Hemm,kau sedang melihat apa di hp,sampai gak dengar aku ngomong.''


''Ada deh.''menyembunyikan hp di saku celana


''Ada yang kau rahasiakan ya?"menyelidik


''Hehe,kau nanya apa tadi?"Fokus menatap Sunan


''Udah aku bilang jangan menatap seperti itu.''


''Biar aku denger kau ngomong apa''.menaikkan kedua alisnya


''Huuhh.''

__ADS_1


__ADS_2