
''Hai Ri''.sapa seseorang dibelakang erika
Erika menoleh dan tertegun melihat siapa yang memangilnya
''Iya''.berusaha setenang mungkin
Padahal hatinya deg deg an
''Gimana kabarmu??''
''Baik''.jawab datar
''Kamu suka cokelatnya??''
cokelat?jadi benar kamu yang ngirim
''Jadi kakak yang ngirim?? Aku udah gak suka cokelat''.Berbohong
''Benarkah??''sigit kaget dengan jawaban erika
''Kakak mau apa kesini??''Mengalihkan topik
''Aku kangen sama kamu''.
Erika terdiam,ada rasa senang sekaligus benci
Benci dengan keadaan yang menurutnya rumit
''Riri''.sigit berjalan mendekat
''Jangan mendekat,atau aku akan menjauh selamanya.''ucapnya dengan emosi
''Ri.''wajahnya memelas
''Aku udah punya cowok kak,jadi tolong jangan deketin aku lagi,jika waktu dua taun gak cukup buat memperjelas hubungan kita,sekarang aku bilang kita putus,dan jangan ganggu hidupku lagi.''Berbalik berjalan cepat masuk kekontrakan.
Bammm
Suara keras pintu yang ditutup
Sigit terdiam melihat kepergian erika
''Kenapa ri,kamu tega sama aku''.gumam sigit
__ADS_1
Tapi aku gak akan menyerah sebelum janur kuning melengkung
Sigit menyeringai dan pergi dari kontrakan Erika
Dikontrakan
Erika terdiam dibalik pintu,tubuhnya melorot kelantai.Bulir air matanya jatuh membasahi pipi,hatinya goyah kembali ketika bertemu sigit.
Kenapa kamu muncul terus,aku harus gimana
Hatiku sakit
Cukup lama erika menangis,sampai nasi goreng yang dia beli belum di makan,rasa lapar yang tadi ada tiba tiba menghilang.Kantong plastik yang berisi sebungkus nasi goreng masih dia pegang ditangannya.
Cukup lama erika menangis dan bersandar di pintu.Sampai suara ketukan pintu mengagetkannya.
Tok tok tok
Erika bangun dan mengusap sisa air mata dipipinya lalu membuka pintu.
Siapa si
Mengintip dibalik pintu yang sedikit terbuka
Sunan
Sunan terdiam sejenak lalu membalas pelukan erika,tangannya mengelus rambut erika yang terurai.
''Kamu kenapa dek??''Melepaskan pelukan dan menatap erika
''Engak papa mas''.pura pura tersenyum
''Matamu bengkak,abis nangis??''melihat kedua mata erika
Erika bingung
''Cuma kelilipan mas''.ngeles
''Humm,kamu udah makan''.
Menggeleng
''Belum''.
__ADS_1
''Itu apa??''melihat bungkusan yang di pegang Erika
''Eh ini nasi goreng tadi baru beli''.
''Ayo makan,mas temenin''.
''Iya,tunggu disini''.
Sunan duduk didepan teras,sedangkan erika masuk mengambil piring dan gelas berisi air putih.
''Mas gak makan??''tanya erika yang sudah memasukkan satu sendok nasi goreng
''Udah makan tadi,tapi kalau kamu mau nyuapin mas mau makan lagi''.goda sunan
''Ihh,sebentar aku ambil sendok lagi''. hendak berdiri
''Tidak usah''. menahan tangan erika
''Sendok bekas kamu aja gak papa''.tersenyum jail
Astaga,ini sih namanya ciuman tidak langsung
Erika masih terdiam bingung
''Aaaaa''.sunan mulai membuka mulutnya
haha kena kamu dek
Akhirnya mau tidak mau erika menyuapi sunan dan dirinya bergantian sampai nasi gorengnya habis tak tersisa.
''Bentar aku ambil minum dulu''.
''Tidak usah,ini ada minumnya''.meneguk air di gelas erika hingga tersisa setengah
''Tapi itu gelasku mas''.merengek
''Anggap aja nyicil,nanti kalo kita sudah menikah juga tidak masalah kayak gitu,milikmu adalah miliku,begitu pun sebaliknya.''Ucap sunan menggoda
Erika melongo
Apasih bahas nikah,aku belum siap
Dan akhirnya Erika berbagi gelas dengan sunan,menghabiskan setengah gelas sisa air minum yang di teguk oleh sunan.
__ADS_1
Sunan tersenyum melihat erika yang menurutnya menggemaskan saat nurutin apa kata dia.