Apakah Itu CINTA

Apakah Itu CINTA
Jujur


__ADS_3

Seperti yang sudah di janjikan,Desi datang kekontrakan Erika setelah magrib.


''Hai eri''.sapa desi setelah erika membuka pintu


''Ayo masuk,kamu bawa pesananku kan?"


''Iya,bawa nih". menyodorkan dua kantong plastik berisi dua bungkus nasi goreng yang panas dan es teh.


''Aku ambil piring dan sendok dulu''.masuk kedapur


Desi sudah duduk lesehan sambil memainkan ponselnya.


Erika kembali dari dapur sambil membawa dua piring dan dua sendok,tidak lupa dua gelas.Menaruh nasi goreng kebatas piring dan es teh kedalam gelas.


''Eri,tadi cowokmu dateng?Tanya desi setelah memasukkan satu suapan nasi goreng


''Iya,aku suruh dateng cepet.''


''Dia gak curiga??''kepo desi


''Enggak lah,aku bilang kamu mau dateng..udah abisin dulu makannya.''


Erika tidak suka ngomongin orang sambil makan,takut mood makannya hilang,apalagi kalo ngomongin sunan dan sigit.


Selesai makan


''Oh ya er,kamu jadi cerita gak??"Tanya desi


Mereka sudah membersihkan piring dan gelasnya.


''Ummm...cerita gak ya??''berpikir


Desi melotot


''Eri,aku udah jauh jauh kesini buat dengerin ceritamu tau gak''.memonyongkan bibirnya


Erika tertawa


''Haha,gitu aja marah''.Ejek erika


''Ayolah cerita,seminggu ini kamu gak semangat kerja.''merengek

__ADS_1


''Entahlah''.menarik nafas berat


''Kamu kenapa eri??''


''Aku gak nyaman sering di liatin pak sigit dari atas ruangannya.''Memanggil pak agar desi tidak curiga


''Emang dia liatin kamu terus??Koq aku gak nyadar ya?''Nyengir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


''Ya iyalah ,kamu liatnya ke yang lain''.mendengus


''Apa mungkin dia naksir sama kamu er??''


Bukan naksir tapi cinta


''Gak mungkin,cewek dipabrik itu cantik cantik,kinyis kinyis,aku mah gak ada apa apanya''.Masih pura pura


''Ya sapa tau,,ehh apa dia sigit mantanmu ya?''


deg


Ah jawab apa ya


"Tapi kalo dia liatin kamu terus aku jadi yakin dia mantanmu,secara ya dari waktu briefing itu dia ngeliatin kamu terus,aku yakin."Manggut manggut kepalanya


Erika terdiam,lidahnya kelu,mulutnya kaku untuk mengeluarkan suara,menyangkal omongan desi


Desi menatap erika


"Eri,kamu jujur sama aku sekarang". mendekatkan kepalanya ke Erika


Erika masih terdiam


Ahh ketahuan


"Kalo kamu gak mau jujur aku pulang dan gak mau temenan lagi sama kamu."Hendak berdiri


"Tunggu des,iya aku cerita jujur."menahan tangan desi


Desi duduk lagi,siap mendengarkan cerita Erika


"Sebenarnya dia memang sigit mantanku."Bibirnya gemetar saar mengucapkan kenyataan itu.

__ADS_1


Desi melongo,


Jadi benar


"Pantes kamu gak semangat kerja,apa kamu masih cinta dia?Lagi lagi pertanyaan yang membuat Erika terdiam


Desi meraih tangan erika,menggenggamnya


"Eri,apa dia juga yang ngirimin kamu cokelat?"


Erika semakin terdiam,lalu mengangguk


"Iya ,aku udah bilang sama dia untuk jangan deketin aku lagi,tapi dia masih kekeuh."Ada rasa takut


"Sepertinya hubungan kalian belum benar benar selesai,dan hatimu seperti masih ada buat dia,kamu udah jadian sama sunan,jangan sakitin dia karena masa lalumu."Nasehat desi


"Aku udah mutusin dia des,dia gak terima,aku harus gimana?"


Desi berpikir sejenak


"Aku gak tau eri,itu masalah kalian,aku bahkan masih jomblo."Desi terkekeh mengingat statusnya sendiri


"Aku bingung".


"Kamu selesaikan baik baik,jangan sampai merusak hubunganmu sama sunan nantinya,aku pulang dulu ya udah malem.''nasehat desi lalu melihat jam yang melingkar ditangannya


Waktu menunjukan pukul sembilan malam


"Keren kata katamu."memuji


"Makaci." desi tersenyum bangga


"Tapi jomblo".Ejek erika


"Hei biar jomblo aku bahagia."Melotot horor


"Peace."erika nyengir sambil mengangkat dua jari telunjuk dan tengah membentuk huruf V


"Aku pulang dulu."beranjak pergi


"Ati ati".Mengantarkan sampai depan pintu

__ADS_1


__ADS_2