Api Cinta Sang Dewi Agung

Api Cinta Sang Dewi Agung
Eps. 63: Satu Pernikahan


__ADS_3

Setelah melepaskan segala belenggu dan beban di hati serta memutuskan untuk bersama, jawaban atas lamaran Dongfang Yue ke Qingqiu akhirnya tiba. Setelah berjuang selama lebih dari satu minggu, Qingqiu akhirnya menyetujui lamaran Kaisar Langit untuk putri mereka, Dewi Agung Bai Feng Xian.


Pada awal musim dingin ketika salju masih turun tipis, tandu pernikahan dari Istana Langit terparkir di depan gerbang Istana Qingyun. Tandu pernikahan yang didominasi warna perak dan putih itu terlihat sangat megah dan mewah. Tandu itu dikawal oleh sembilan ratus prajurit surgawi, serta sembilan ratus pelayan peri.


Bai Feng Xian dalam balutan busana pengantin Kerajaan Langit keluar dari Istana Qingyun bersama Bai Chi, kakak ketujuhnya. Orang tuanya telah pergi sehari sebelum hari pernikahan karena tidak ingin menangis melihat putri kesayangan mereka menikah. Setelah dua puluh ribu tahun, akhirnya putri mereka menemukan tambatan hatinya, yang telah terikat dengannya sejak delapan ratus tahun yang lalu.


"Gadis kecilku, kuharap pilihanmu tidak akan membawa petaka lagi," ucap Ming Ye yang ikut mengantar Bai Feng Xian di belakang Bai Chi.


Pernikahan antara Kaisar Langit dan Dewi Agung Bai Feng Xian merupakan kejadian istimewa. Pasalnya, semua orang tahu betul kisah di antara keduanya. Cinta menyatukan mereka, mengesampingkan segala macam rasa sakit dan kesalahpahaman di masa lalu. Pada pernikahan kali ini, Kerajaan Langit mengundang banyak dewa-dewi dari Empat Lautan dan Tiga Daratan.


Waktunya memang terkesan mendadak, namun ini adalah sebuah pernikahan besar. Dewa-dewi yang diundang segera datang ke Istana Langit, menunggu di aula sembari menikmati jamuan. Hadiah-hadiah yang istimewa juga berdatangan, memenuhi ruangan samping.


Mereka semakin merasa penasaran ketika kumpulan awan berwarna-warni muncul di depan gerbang Istana Langit. Suara musik surgawi membahana, mengiringi kemunculan rombongan penjemput pengantin yang datang secara bergiliran.


Tandu pernikahan memasuki Istana Langit. Di depan pintu masuk aula, Dongfang Yue dengan pakaian pengantin dewanya yang berwarna putih tulang menunggu dengan raut wajah bahagia. Perlahan, tirai penutup tandu terbuka, sosok seorang wanita berpakaian pengantin berwarna serupa dengannya mulai melangkahkan kaki.


Dongfang Yue segera memapahnya. Walau kepala Bai Feng Xian ditutupi kerudung, namun Dongfang Yue dapat menebak jika wanita itu juga sedang tersenyum.


Perjalanan panjang mereka adalah kisah paling epik di Tiga Alam. Kaisar Langit dan Dewi Agung Qingqiu menghabiskan waktu delapan ratus tahun untuk menempa kisah mereka, mengubah kepedihan dan rasa sakit dengan sebuah kebahagiaan.


"A-Xian, apa kau gugup?" tanya Dongfang Yue pelan.


"Tidak. Tian Jun, apa kau gugup?"

__ADS_1


"Sedikit."


Keduanya berjalan memasuki aula, disambut dengan decak kagum dari semua orang. Dua orang pasangan surgawi ini sungguh membuat semua orang terharu dan iri. Saat melihat mereka bersanding di altar dewa, tidak ada yang tidak menitikkan air mata.


Setelah puluhan ribu tahun, akhirnya mereka bisa menyaksikan Kaisar Langit mereka menikah secara resmi. Terlebih, wanita yang dinikahinya adalah wanita yang dicintainya sepenuh hati. Tidak seperti Yingzhao yang malah membawa petaka. Dibandingkan dengan hari itu, hari ini jelas jauh lebih baik.


Yao Yan yang duduk di antara para undangan dewa, menghela napas tak rela. Dia menyukai Bai Feng Xian, tetapi cintanya justru harus kandas. Saingannya adalah Kaisar Langit, yang lebih dulu terikat dengannya dan berjumpa lebih dulu dengannya. Ia hanya diam, meminum anggurnya dengan wajah masam.


Pada perjamuan pernikahan itu, beberapa dewa mengenang kembali peristiwa beberapa tahun lalu saat mereka pertama kali melihat Bai Feng Xian. Saat perjamuan ulang tahun Yingzhao, Bai Feng Xian diseret ke tengah aula dan dituduh sebagai pencuri yang menghancurkan hadiah, namun seseorang kemudian mengonfirmasi bahwa dia adalah Dewi Agung Bai Feng Xian.


Sekarang, wanita itu memasuki kembali aula ini, namun dengan status yang berbeda. Sekarang dia berdiri sebagai Permaisuri Langit, pendamping hidup Kaisar Langit. Dua Dewa Agung bersatu dalam ikatan pernikahan, ini adalah kebahagiaan ribuan tahun untuk Tiga Alam.


Anggur pernikahan di atas baki kemudian dipegang oleh masing-masing, lalu Bai Feng Xian dan Dongfang Yue bersulang dan menyilangkan tangan, meminum anggur tersebut sampai tandas. Saat itu, tidak ada yang aneh. Namun setelah beberapa saat, tiba-tiba kepala Dongfang Yue terasa pening dan sosok Bai Feng Xian di depannya perlahan berubah menjadi bayangan.


"A-Xian.... Apa.. yang kau lakukan?" tanya Dongfang Yue. Dia mencoba menetralisir racun yang ia minum dari anggur pernikahan, namun Bai Feng Xian menahan tangannya dan menggelengkan kepala.


Dongfang Yue mencoba menepis tangan Bai Feng Xian, tetapi tenaganya seperti terkunci. Kemudian ia menyadari jika inti kekuatannya telah tersegel. Mungkin saat malam itu, Bai Feng Xian telah menguncinya diam-diam dan Dongfang Yue sama sekali tidak sadar. Apa yang sebenarnya diinginkan wanita ini?


Dongfang Yue tersungkur di altar dewa, menatap Bai Feng Xian dengan kesadaran yang tidak penuh. Ia melihat mata Bai Feng Xian berkilat, semacam ada kesedihan namun penuh keterpaksaan.


"Kau sudah terlalu lama hidup dalam bayang-bayang. Dongfang Yue, kau bebas," ucap Bai Feng Xian.


Pada saat itu, semua orang di aula sudah tidak sadarkan diri. Dongfang Yue jatuh pingsan. Sang Hui dan yang lainnya juga sama. Bai Feng Xian turun dari altar dewa, kemudian meninggalkan aula dengan langkah konstan tanpa menoleh lagi.

__ADS_1


***


Di tepi Danau Cermin, Ming Ye merasakan suatu firasat yang buruk.


Rombongan penjemput pengantin mungkin sudah tiba di Istana Langit, Bai Feng Xian juga seharusnya sudah selesai melakukan upacara pernikahan. Mereka seharusnya sedang menjamu tamu dewa saat ini, namun entah mengapa firasat Ming Ye merasakan keanehan.


"Apa yang ingin dilakukan gadis itu?" ucapnya.


"Ming Ye, apakah ibuku berulah lagi?" tanya A-Rou, yang saat itu memilih tidak ikut ke Istana Langit dan malah bermain di Danau Cermin bersama Ming Ye.


"A-Rou, bisakah kau tetap di sini? Aku akan memeriksanya. Jangan pergi ke manapun dan duduk dengan patuh!"


"Ming Ye, jika terjadi sesuatu pada ayah dan ibuku, kau harus menolong mereka."


"Ya."


Ming Ye langsung pergi ke Istana Langit setelah menyegel Danau Cermin. Ia rasa, Bai Feng Xian pasti merencanakan sesuatu. Kemarin, gadis itu datang ke Danau Cermin, menyelinap ke kilang anggurnya dan mengambil beberapa kendi anggur. Anggur-anggur yang diambilnya adalah anggur yang sudah dicampuri dengan racun, yang sengaja dibuat Ming Ye untuk kepentingan pribadinya.


Siapa sangka, Bai Feng Xian malah mengambilnya! Apakah dia berencana meracuni suaminya sendiri di hari pernikahan? Apakah dendam dan rasa sakit hatinya ternyata belum dilepaskan?


Sesampainya di Istana Langit, Ming Ye sangat terkejut. Semua tamu dewa di aula tidak sadarkan diri. Di altar dewa, dia juga melihat Dongfang Yue terkapar sambil menutup mata. Ming Ye tidak melihat keberadaan Bai Feng Xian, itu artinya gadis itu sudah pergi beberapa saat yang lalu.


Ming Ye menghela napas lelah.

__ADS_1


"Bai Feng Xian, kau benar-benar menyebalkan," keluh Ming Ye.


Ia tidak menyangka Bai Feng Xian akan senekat ini. Mungkin, gadis itu memang masih memiliki simpul di hatinya yang belum teruraikan. Tapi, mengapa dia harus meracuni mereka hari ini?


__ADS_2