Bahagia Setelah Menderita

Bahagia Setelah Menderita
Kania bingung


__ADS_3

Kania dicegat oleh Marvel saat ia tengah dalam perjalanan menuju kampus. Kania pun meminta supirnya untuk berhenti, lalu perlahan ia turun dari mobil dan menemui Marvel di luar sana karena penasaran. Ya Kania ingin tahu, apa yang hendak dilakukan Marvel saat ini dan sampai membuat pria itu mencegatnya disana.


Tanpa basa-basi lagi, Marvel kini mendekati gadis itu sambil tersenyum. Ia tahu bahwa yang ada di hadapannya adalah Kania, sebab gadis itu mengenakan kalung yang berinisial 'k" alias Kania. Namun, Marvel memang sengaja menemui Kania saat ini agar ia bisa meminta bantuan gadis itu untuk mendekati Aisyah nantinya.


"Ada apa ya kak? Kenapa kak Marvel cegat jalan aku kayak gini?" tanya Kania dengan wajah bingung.


Marvel hanya tersenyum dan meneruskan langkahnya sampai tepat berada di dekat gadis itu, ia pun menghentikan langkah kakinya dan kini fokus menatap wajah Kania yang sudah terlihat amat penasaran. Tentu saja Kania masih kebingungan, sebab selama ini dia tak pernah memiliki masalah atau hubungan apa-apa dengan Marvel.


"Simpel aja Kania, aku cuma mau minta ke kamu untuk sampaikan apa yang mau aku katakan ini ke Aisyah nanti!" pinta Marvel.


Kania mengernyitkan dahinya, "Emangnya kak Marvel mau bicara apa?" tanyanya penasaran.

__ADS_1


"Iya Nia, jadi aku ini mau bilang kalau aku masih sayang dan cinta sama kakak kamu itu. Aku beneran gak bisa melupakan Aisyah dari dalam hidup aku sampai sekarang," jawab Marvel.


Kania menggeleng heran mendengar kata-kata yang keluar dari mulut pria itu, ia tidak mungkin terpedaya oleh perkataan Marvel barusan. Ia tahu betul sifat Marvel seperti apa, dan ia yakin kalau lelaki seperti Marvel tak mungkin bisa merasakan jatuh cinta yang sebenarnya. Apalagi, setelah Marvel sempat menyakiti perasaan Aisyah kala itu.


"Kamu kira aku bakal percaya gitu sama perkataan kamu? Sorry ya kak, tapi aku cuma gak mau Aisyah tersakiti lagi untuk kedua kalinya!" tegas Kania.


"Kamu gak perlu takut soal itu, Kania. Aku ini tulus dan benar-benar cinta sama Aisyah, gak mungkin aku menyakiti dia seperti yang kamu duga itu. Tolong, kamu percaya ya sama aku!" bujuk Marvel.


Deg


Ucapan Kania barusan berhasil membuat pertahanan tubuh Marvel hancur, pria itu mulai melancarkan aksinya yang lain untuk bisa meyakinkan Kania. Kini Marvel berlutut di hadapan gadis itu, memohon padanya agar mau membantu dirinya mendapatkan cinta Aisyah kembali.

__ADS_1


"Aku mohon sama kamu Kania, tolong bantu aku buat mendapatkan cinta Aisyah! Cuma kamu yang bisa bantu aku untuk saat ini, aku gak tahu lagi harus ngelakuin apa!" bujuk Marvel.


Kania sampai melongok lebar melihat kelakuan Marvel saat ini, ia tak menyangka pria itu akan berlutut di hadapannya dan memohon-mohon agar ia mau membantunya untuk mendapatkan cinta Aisyah kembali. Tentu Kania tampak bingung, ia merasa kasihan pada Marvel. Namun, ia juga tidak mungkin mau membantu pria itu.


"Sorry kak, aku beneran kagak bisa bantu kamu buat bujuk Aisyah!" ucap Kania menolaknya.


"Tapi kenapa Kania? Aku gak akan minta apa-apa lagi dari kamu, aku cuma pengen kamu bantu aku bujuk Aisyah kok!" paksa Marvel.


Kania benar-benar bingung harus mengatakan apa, ia tidak tahu mana yang akan ia pilih. Membantu Marvel atau menolak permintaan dari pria itu karena ia menyayangi saudara kembarnya, sungguh Kania berada dalam situasi yang membingungkan dan membuatnya merasa pusing.


__ADS_1



__ADS_2