
Pagi ini setelah mendengar tentang keberadaan Luby,Gavin memutuskan segera terbang ke negara J, tepatnya ke kota H, sebuah ibukota besar yang memiliki penduduk kurang lebih 1.268.246 jiwa itu memiliki keindahan yang luar biasa dengan rata-rata penduduknya bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang otomotif hingga perusahaan yang menyediakan rempah-rempah terbesar.
Dengan bentang alam yang sebagian besar terdiri dari daratan yang subur membuat kota H juga menjadi salah satu kota pariwisata yang menjanjikan.
Saat ini Gavin telah berada di sebuah cafe bersama seorang ditektife yang Bims sewa sebelumnya.
"Tolong antarkan saya segera ke tempat istri saya berada"
"Baik bos saya akan mengantarkan anda segera, namun saya rasa tidak begitu mudah untuk bos menemui istri bos secara langsung"
"Apa maksud kamu!"
"Jujur saja bos selama ini saya mengalami kesulitan dalam melacak keberadaan istri bos, karena seperti keluarga nya keluarganya telah menutup semua akses informasi tentang nona"
"Dan saat saya telah mendapatkan titik terang akan keberadaan nya saya melihat ada beberapa orang bodyguard yang selalu mengikuti nya dari jarak jauh"
"Apa? jadi seketat itu papa Brian melindungi Luby?"
__ADS_1
Sambil mengurut ujung pelipis nya, Gavin mulai memikirkan cara untuk menerobos penjagaan yang sang mertua buat untuk Luby.
Hingga ia pun mendapatkan sebuah ide agar bisa mendekati Luby tanpa sepengetahuan para bodyguard yang di siapkan untuk sang istri.
Siang ini sesuai rencana yang telah ia susun rapi sebelumnya Gavin mulai mengawasi di mana Luby sering terlihat oleh detektif bayarannya, dari sebuah kamar penginapan yang sangat sederhana yang ia sewa Gavin mulai menelusuri setiap titik jalanan melalui teropong yang ada di tangannya.
"Di mana kamu By? saya sudah sangat merindukan kamu, tolong kembali lah kepada saya By, saya janji jika kamu menerima saya maka saya akan menerima kamu seutuhnya, meski kamu telah memiliki anak dari laki-laki brengsek mana pun, saya rela By"
Gavin terus bergumam sepanjang pencariannya, hingga ia melihat sebuah minny cooper berwarna merah mulai terparkir di depan sebuah butik tepat di sisi kiri penginapan yang ia sewa.
Seketika sebuah senyuman terbit di bibir nya saat ia melihat ke arah wanita yang saat ini baru saja turun dari dalam mobil,
***
Di sisi lain saat ini dokter Aryan dan kelurga Luby tengah berada di sebuah hotel bintang lima, di sana rencananya mereka ingin membuat pesta kejutan ulang tahun Luby yang akan diadakan dua hari lagi.
"Apa kah anda yakin, akan melamar Luby di pesta nya nanti?"
__ADS_1
"Saya yakin Az, sejujurnya saya sudah menyimpan rasa cinta ini sudah sangat lama kepada Luby , namun karena keadaan membuat saya harus ikhlas saat mengetahui ia telah menikah,"
"Tapi apa anda yakin bisa menerima Luby dengan masa lalunya? karena saya tidak ingin melihat lagi kesedihan dari mata Luby"
"Saya yakin, jika Luby menerima saya maka saya pastikan kebahagian untuk Luby dan Darren, anda bisa melakukan apa pun kepada saya jika suatu saat saya menyakiti Luby"
Seketika Azka langsung menepuk pundak dr Aryan beberapa kali sembari memberi dukungannya kepada sang dokter yang baru beberapa bulan ia kenal dari sang mama.
"Saya akan pegang kata-kata anda, semoga Luby bisa menerima anda dokter Aryan, namun jika Luby belum bisa menerima anda saya harap anda tidak memaksa nya, karena saya hanya ingin melihat Luby dan Darren bahagia tanpa ada tekanan apapun, saya tidak ingin kejadian yang dulu terulang kembali"
"Baik tuan Azka, sebagai mantan dokter Luby saya tahu apa yang harus dan tidak harus saya lakukan"
Azka dapat melihat kejujuran dari mata Aryan, di tambah sebelumnya sang mama yang juga bersahabat dengan orang tua Aryan ternyata dulu sempat ingin menjodohkan mereka sebelum tragedi kelam itu terjadi kepada Luby.
Semua latar belakang dan sifat yang di miliki kedua orang tua Aryan seakan sudah sangat di hapal oleh kedua orang tua Luby, bak buah jatuh tak jauh dari pohonnya bagaimana sifat Aryan pasti tidak jauh dari sifat kedua orangtuanya.
Hal itulah yang membuat Luna yakin untuk menjodohkan Luby dan Aryan demi kebahagian Darren sang cucu kesayangan.
__ADS_1
Bersambung....😁