BERBAGI CINTA: Aku Tak Rela

BERBAGI CINTA: Aku Tak Rela
Flasback on lll. + Visual


__ADS_3

#Dimas Raharga#



Seorang pria yang berumur 27 thn.


Dan Merupakan seorang Ceo dari Enternal Group. Yang merupakan Perusahaan terbesar


Se Asia maupun Eropa. Yang saat ini memiliki 2 Istri. Hebat bukan.๐Ÿคจ


Perpect...


#Salsa Siregar#



Seorang Gadis yang berumur: 21 Thn.


Yang memiliki nasib yang sangat memperihatinkan dan juga malang. Ia adalah seorang gadis cantik yang tidak di akui oleh


Ayah kandung nya sendiri. Dan akhirnya Ia bertemu dengan seorang Pria yang sangat Ia cintai.


Tetapi Pria itu malah mengkhianati cintanya, dan menduakan nya. Pria itu menikah lagi dengan seorang wanita cantik Eropa yang merupakan Madunya sendiri.


#Bella Niach#



Seorang pelakor yang berumur: 25 Thn.


Ia merupakan wanita belasteran Eropa.


Yang berasal dari Keluarga Kaya Raya. Ibunya berasal dari Indonesia, Sementara Ayah nya yang berasal dari Kanada.


#Nazwa Baldwin#



Wanita ini adalah saudara tiri Salsa. Yang saat ini berusia 22 thn, dan hanya selisih 1 thn dengan Salsa.


Bonus.


#Sherly Simanjuntak #



Sherly, dia adalah gadis berusia 21 thn. Dan merupakan sahabat gersek nya Salsa. Ia lah satu-satu nya orang yang selalu memahami kehidupan Salsa. Dan selalu ada disaat Salsa mengalami masalah, maupun sedang dalam keadaan terpuruk.


*Putih-putih ya Tante. Kok si Sherly pulak yang dandanan nya yang paling menor. Wkwkw.


Maklum! Susah nyari foto dia yang dandan nya agak natural. Soalnya dia kan Miss Universe tahun 2018 asal Fhilipina.


Nama nya Catriona Elisa Magnayon Gray.


Tante sedikit ngefans ama dia.


Tapi sedikit, sedikit๐Ÿ‘Œkok, enggak banyak.


Cukup Visual sekian dan terima kasih.


๐Ÿ’…๐Ÿ™๐Ÿ™‡โ€โ™‚๐Ÿ™‡โ€โ™€๐Ÿ’‹


Tante pamit undur diri.


Eh tapi boong.


Mari kita lanjut nulis lagi. โœ๏ธ๐Ÿค

__ADS_1


Salsa dan juga Sherly, berniat hendak pulang.


Tapi sebelum itu mata Sherly malah tertuju ke sebuah buku yang ternyata Ia cari-cari dari tadi.


"Eh, Eh tunggu!" cegah Sherly.


Salsa membalikan tubuhnya.


"Apaan sih Sher?"


Sherly mengambil bukunya, dan menunjukan nya kepada Salsa.


"Ini nih Biang Kerok yang gua cari dari tadi." kata Sherly.


Salsa menepuk jidat nya.


"Astaga! Jadi ternyata elo cuman nyari buku Sund*l Bolong?"


"Hehe! Iya." Sherly nyengir kuda.


Salsa mendengus sebal. "Yaudah deh buruan!" seru Salsa.


Sherly terus berjalan, dan masih terus memperhatikan bukunya tanpa melihat-lihat jalan.


GEDUBRAK.


'Anggap ajalah suara orang jatoh'


"Aduh Sasa! Kamu kenapa sih main pakek berhenti segala." Protes Sherly, yang masih saja terus mengelus pantat nya yang terasa panas.


"Ye' Maaf! Kamu sih lagian jalan bukan nya lait-liat."


Ternyata saat Sherly masih asik melihat bukunya, Ia tak sadar kalau Salsa tengah berhenti. Dan membuat Sherly menubruk bagian belakang Salsa, dan jadi terpental kebelakang, dan akhirnya terjungkal, dan tersongkang-songkang.


Salsa mengulurkan tangan nya untuk membantu Sherly berdiri. Sherly pun langsung menerima uluran tangan Salsa.


Salsa membolak-balik buku itu lalu berkata.


"Tumben lo minjem buku klenik-klenik beginian?


Mana judul nya Sund*l bolong lagi, iuhh!๐Ÿคฎ


Jijik bet gua, mana perut bolong nya banyak bel*tung nya lagi." Salsa langsung melempar kembali buku nya kearah Sherly.


"Ihhh! Kamu apaan sih Dar? Ini tu buku nya seru tauk. Horor-horor gimana gitu. Namanya juga Sund*l bolong, ya' pasti perut nya bolong lah. Kalok perut nya rata kan jadi aneh entar."


"Alah! Sok gaya-gayaan lo." Salsa menunjuk kearah muka Sherly.


"Awas aja entar malem. Gua tebak lo pasti enggak bakalan bisa tidur." sambung Salsa lagi.


"Salsa! Jangan nakut-nakutin ih!"


"Aku enggak nakut-nakutin kok. Aku kan cu...,"


GREEET. 'Suara kursi bergeser'.


"Lah anj*r apaan tuh?" tanya Sherly.


"Lah ko tanya gua, Ya' mana gua tau lah!


Palingan juga suster ngesot numpang lewat."


Sherly langsung memukul punda Salsa.


"Heh! Jan ngadi-ngadi anj*r. Astagfirullah." kata Sherly.


Bukan nya langsung pergi mereka berdua malah masih berdiam diri di sana.

__ADS_1


Sherly celingak-celinguk melihat sekeliling Perpustakaan yang kini hanya ada mereka berdua didalam nya. Karena memang Anak-anak Kampus sudah pada berpulangan. Dan kecuali mungkin Para Siswa-Siswi Kampus yang mengambil jadwal malam.


Apalagi di tambah, matahari yang sudah mulai meredup. Karena saat ini sudah jam 5 sore.


"Sa!" panggil Sherly.


"Hem! Apa?"


Sherly langsung menoleh kearah belakang.


Keduanya sama-sama terkejut.


"Anj*r! Lu ngaget-ngagetin aja Sher." kata Salsa, dan langsung spontan memukul Sherly.


"Ngapain pakek balik badan segala sih? Gua kan kaget jadinya." protes Salsa.


"Ya' sama, gua juga kaget Dar. Gua balik badan karena gua takut Dar. Takut entar kalok tiba-tiba ternyata elu berubah jadi Sund*l bolong kayak yang di Film-film gimana?"


"Ya m*mpus lu."


"Ih tega bener." Sherly langsung memukul tangan Salsa. "Eh ngemeng-ngemeng! Kampus kita serem juga yak?" Kata Sherly dengan mata yang masih terus menelusuri Perpustakaan.


"Ah! Lo ngapain pakek bahas-bahas beginian sih. Bulu kuduk gua jadi merinding nih!" protes Salsa.


"Ya' sama bulu kuduk gua juga merinding nih!


Malahan udah dari tadi lagi." jawab Sherly.


"Lo yakin mau pinjem buku itu?" tanya Salsa menunjuk kearah buku yang gambar Kuntilan*k dengan perut yang ****ng. Yang saat ini tengah di pegang oleh Sherly.


"Iya, eh enggak tau." jawab Sherly bingung.


"Hah! Lu yang jelas dong ngangok, biar kita buruan pulang."


GEDUBRAK. 'Suara benda berat terjatuh'


Mata keduanya langsung melotot.


"Aaaaaaaaaaaa.....!" Rara dan Sherly langsung berlari kalang kabut. Terutama Sherly, Ia langsung melemparkan buku yang hendak di pinjam nya tadi, dan langsung berlari kencang.


"Aduh! Badan ku remuk semua ini." kata seorang wanita gendut, yang kini tengah memasang kembali kaca mata nya yang copot, dan mencoba untuk berdiri.


Dan ternyata suara benda berat terjatuh tadi adalah berasal dari suara seorang wanita gendut, penjaga Perpus yang terjatuh dari kursi saat tertidur di kursi penjaga, yang berada di balik meja besar, dan melingkar itu.



"Aduh! Mana kursi nya patah lagi.


Ampun dah! Gua mesti denda nih sama Kepala Sekolah. Ada-ada aja deh!" gerutu penjaga gendut itu.


"Astaga mana udah jam segini lagi. Bisa-bisa nya gua ketiduran. Anak-anak pasti udah pada pulang ini." kata nya lagi dan langsung menendang 2 kursi yang sudah hancur remuk akibat ulah nya tadi, yang ketiduran di kursi.


Entah karena badan nya kegemukan mungkin. Makanya kursi nya jadi patah.


Saat wanita tambun itu hendak melangkah.


"Eh! Perasaan gua tadi denger suara deh? Tapi apa? Gak ada orang kok disini" ucap nya bermonolog sendiri.


"Apa mungkin? Ah enggak mungkin deh. Mana ada demit siang-siang begini. Eh tapi ini kan udah enggak siang. Ah tapi udahlah gua mau buruan pulang. Takut juga kalok lama-lama sendirian disini." Wanita itu pun langsung melangkah menuju ke arah pintu.


Namun langkah nya langsung terhenti saat melihat buku yang sampul nya sangat-sangat mengerihkan tergeletak di lantai.


" Ihh! Ini buku kok bisa disini sih? Aduh gambar nya kok begitu?" Penjaga wanita itu pun berjalan tapi mata nya masih terus melihat ke arah buku yang tergeletak di lantai itu. Dan.


BRUK. 'Penjaga wanita gendut itu menabrak dinding pintu perpustakaan'


Sekian dan terima gaji...๐Ÿ™‡โ€โ™‚๐Ÿ™‡โ€โ™€ SALAM๐Ÿ™๐Ÿ™‹โ€โ™‚๐Ÿ™‹โ€โ™€

__ADS_1


__ADS_2