
*Mansion Utama*
Salsa saat ini sedang berada di dalam kamar dan menggendong Shireen, untuk menidurkan Putri kecil nya itu.
"Bobo ya Nak!" ucap nya dengan tersenyum, sambil mengelus-elus pucuk kepala Shireen.
Senyum Salsa pun mengembang saat melihat Putri kecil nya itu sudah tertidur lelap. Lalu Salsa langsung meletakan Shireen di atas ranjang dengan perlahan.
Untuk sejenak Salsa terus memandang wajah Cantik, nan Ayu Putri nya itu.
Salsa tersenyum, dan mengelus-elus pipi gembul Shireen.
CUP. 'Salsa menciumi wajah Putri nya'
Lalu Ia pun segera bangkit dari ranjang, dan berjalan ke luar kamar.
Salsa menutup pintu kamar nya. Dan setelah itu Ia berjalan menuruni anak tangga.
Kebetulan ada Bik Sum di lantai bawah, yang saat ini sedang menonton tv.
"Bik!" panggil Salsa.
Bik Sum pun langsung mengalihkan pandangan nya menoleh ke arah Salsa.
"Iya Non! Sini duduk!" kata Bik Sum menepuk-nepuk Sofa di samping nya.
Salsa pun langsung saja duduk di samping Bik Sum, dan menyandarkan kepala nya di bahu Bik Sum.
"Ada apa to?" tanya Bik Sum sambil mengelus-elus rambut panjang milik Salsa.
"Mas! Aku kangen nyandar di bahu kamu." batin Salsa.
Salsa kembali ke posisi duduk. Dan menatap Bik Sum dengan tersenyum.
"Bik! Aku titip Shireen ya! Aku mau keluar bentar."
"Loh! Non Salsa mau kemana?" tanya Bik Sum.
"Saya lagi pengen jajan aja Bik." jawab nya.
"Oh! Iya." balas Bik Sum menganggukan kepala nya dengan tersenyum.
"Shireen lagi tidur di Kamar Utama. Baru aja dia nya tidur." kata Salsa.
"Kalau gitu hati-hati!" pesan Bik Sum.
"Iya"
Salsa pun bangkit dari duduk nya. Ia berjalan ke arah luar, menuju halaman Mansion.
Salsa menghampiri salah satu koleksi Mobil milik Dimas.
Saat Salsa membuka pintu bagian kemudi. Dan hendak masuk kedalam.
Tiba-tiba saja seorang penjaga langsung datang menghampiri Salsa.
"Maaf Nona! Tapi Nona tidak di izinkan keluar."
"Loh! Kamu apaan sih!"
__ADS_1
"Tapi saya hanya menjalan kan tugas dari Tuan Muda." kata penjaga itu menundukan kepala nya.
"Ma-maksud kamu Dimas yang ngelarang saya buat keluar?" tanya Salsa tak yakin.
"Betul Nona." jawab Penjaga itu.
"Gak! Saya pokok nya mau keluar. Minggir!" ketus Salsa, dan langsung menerobos masuk tanpa menghiraukan Penjaga itu.
Salsa langsung menyalakan mesin mobil nya dan menjalankan nya pergi keluar dari halaman Mansion.
"Haduh! Gimana ini? Nanti Tuan Muda pasti bakalan marah." tanya Penjaga itu kepada teman nya dengan panik.
"Hubungin Tuan Muda." saran teman nya.
Penjaga itu pun langsung mengambil Hp nya, dan langsung menelpon Dimas.
*VILA ANDARU*
"Ah! Mas bentar dulu. Angkat dulu, itu Hp kamu lagi geter." kata Bella mencoba menyingkirkan kepala Dimas yang saat ini sedang asyik mencumbui leher nya.
Namun Dimas seakan tidak perduli, dan malah semangkin mengganas menghisap leher jenjang milik Bella.
Hingga membuat Bella yang saat ini berada di bawah kungkungan Dimas, mendesah tak karuan menikmati indah nya Surga Dunia yang di ciptakan oleh Dimas.
Dimas tidak memperdulikan Hp nya yang dari tadi masih terus bergetar di atas nakas. Hasrat nya saat ini sudah berada di puncak, dan minta segera di tuntaskan.
Dimas membuka resleting celana nya, lalu terjadi lah...... Jeng...Jeng...Jeng...,
Suara ******* kedua Insan yang saling memadu kasih berdua di dalam kamar mewah itu terus saling bersahut-sahutan.
*****
"Semuanya Rp 300.000 Mbak."
"Oh!"
Salsa pun langsung mengambil 3 lembar uang berwarna merah, lalu menyerahkan nya ke pada Mbak kasir tersebut.
"Terima kasih." kata Kasir itu ramah kepada Salsa.
"Sama-sama" jawab Salsa tersenyum, dan langsung mengambil beberapa kantong pelastik belanjaan nya.
Salsa berjalan keluar Alfamart dengan membawa belanjaan nya, menuju ke arah parkiran.
Salsa memasukan semua kantong pelastik belanjaan nya ke dalam Bagasi Mobil.
Lalu setelah nya Salsa pun kembali menutup Bagasi mobil nya. Salsa menyandarkan tubuh nya di badan mobil.
Dengan perlahan Salsa berjalan ke arah lobi Alfamart, lalu duduk di sana.
Ia memegangi pinggul nya yang terasa sangat pegal, dan juga ngilu. Nafas nya serasa ngos-ngosan. Padahal hanya membawa belanjaan, karena tidak biasa nya Salsa akan murah lelah seperti itu.
Namun. Tiba-tiba saja seorang Pria Asing malah duduk di samping nya.
Untuk sesaat Salsa terus memandangi wajah Pria itu.
Namun tiba-tiba saja Pria Asing itu juga malah menoleh ke arah nya.
__ADS_1
Dan langsung membuat Salsa keblabakan, dan spontan membuang wajah nya.
"Haha!" tawa Pria itu pun pecah.
"Kamu udah ketauan. Gak usah ngelak." ucap Pria Asing itu mengarahkan jari telunjuk nya ke arah pipi Salsa.
"Heh! Jangan sembarangan ya Mas. Gak sopan yah!" ketus Salsa.
Dan langsung saja membuat Pria Asing itu melototkan mata nya, dan tersenyum jahil ke arah Salsa.
Salsa yang tidak tahan pun akhirnya tertawa juga.
"Apaan sih kamu? Jahil banget." protes Salsa, namun masih dengan di iringi tawa.
"Apaan sih! Geer kamu."
Salsa langsung melotot kan mata. Namun Pria itu malah menantang balik, dan melotot kan mata nya ke arah Salsa.
"Sana kamu! Ngeselin banget ni anak orang." ketus Salsa mendorong tubuh Pria itu, lalu Ia pun agak menjauhkan posisi duduk nya.
Namun Pria itu malah semangkin mendekat kan posisi duduk nya ke arah Salsa.
"Kalok aku gak anak orang! Terus aku anak siapa? Anak Cebong." kata Pria Asing itu tersenyum jahil kepada Salsa.
PLAK. 'Salsa menggeplak bahu Pria itu'
"Bodo amat!" ketus Salsa.
"Aw! Kamu judes banget jadi cewek." kata Pria itu.
Salsa hanya bisa tersenyum. Lalu membuang wajah nya ke samping.
"Nih!" Pria itu menyerahkan sebuah botol Aqua dingin di hadapan Salsa.
"Makasih." Salsa pun langsung menerima botol Aqua itu, dan langsung meminum nya. Karena memang Salsa saat ini sedang haus.
"Kenalin nama aku Dave." ucap Pria itu mengulurkan tangan nya.
Salsa pun membalas uluran tangan Dave.
"Salsa." ucap nya.
"Salam kenal yah!" kata Dave.
"Oke👌" jawab Salsa, dan kembali menegak Aqua nya.
Untuk sejenak kedua nya sama-sama terdiam.
"Kamu Jodoh aku kayak nya." kata Dave akhirnya buka suara.
Salsa langsung menoleh ke arah Dave.
"Hah! Kamu apaan sih? Ngaco banget."
"Kamu sebener nya sukak kan sama aku?" kata Dave dengan pedenya.
"Apaan sih? Ni cowok aneh banget. Udah sedeng ni kayak nya." balas Salsa sambil tertawa geli.
😂😂😂
__ADS_1
Siapa itu Dave woy?🙄