BERBAGI CINTA: Aku Tak Rela

BERBAGI CINTA: Aku Tak Rela
Menikahi Salsa


__ADS_3

"Ada apa ini?" tanya Dave kepada salah satu Suster.


Karena saat Dave hendak mengajak Salsa masuk, dan beristirahat. Tapi Dave malah melihat ada keramaian serta keributan yang terjadi.


"Dokter! Ada seorang wanita korban tabrak lari. Dan saat ini wanita itu sedang di tangani oleh para Tim Medis di Ruangan Darurat. Dan kondisi nya sangat parah Dok! Sangat kecil kemungkinan Wanita itu untuk bisa terselamat kan." jelas Sang Suster.


"Oh! Saya kirain ada apa?"


Dave pun lebih memilih untuk pergi dari sana, dan kembali mendorong kursi roda Salsa menuju ke Ruangan Rawat Inap.


):


Tiga hari pun telah berlalu


............................... ):


Tibalah di mana saat nya Salsa pulang. Dan pergi meninggalkan Tempat yang merupakan Tempat yang sangat tidak di sukai oleh Salsa.


"Sayang! Apa kau yakin Nak? Tinggalah bersama kami! Setidak nya, walaupun kamu sudah tidak menganggap Dimas lagi. Tapi setidak nya anggaplah kami ini ada, dan anggaplah Mama, dan Papa sebagai kedua orang tua kandung mu." ucap Mama Dinda dengan sendu.


Salsa pun langsung membalikan tubuh nya sambil meraba-raba dengan tongkat yang ada di tangan nya sebagai alat petunjuk jalan.


Salsa meraih tangan Mama Dinda, lalu meletakan nya di pipi nya.


"Percayalah sama Salsa Mah! Kalau Salsa akan selalu mengingat semua kebaikan Mama selama ini. Dan juga Papa. Tapi untuk sekali ini, izinin Salsa untuk hidup mandiri. Salsa gak mau nyusahin kalian lagi. Terima kasih atas semua dan segalanya dari kalian." ucap Salsa dengan tersenyum.


"Oh' Ya! Kabarin aku kalau Dimas udah siap untuk menceraikan aku. Aku bakalan nungguin dia sampai Dimas selesai merenung akan kesalahan yang udah di perbuat nya selama ini." sambung Salsa lagi.


Mama Dinda mencium pucuk kepala Salsa, lalu memeluk Salsa. Dan setelah itu bergantian dengan Papa Bram.


"Pah!" panggil Salsa.


"Kemarilah Nak!" kata Papa Bram yang juga langsung memeluk Salsa.


Setelah itu, Salsa pun langsung masuk ke dalam mobil. Dengan di bantu oleh Dave.


Dan setelah nya Dave pun langsung menyusul masuk. Dan akan mengantarkan Salsa ke Kediaman Keluarga Siregar.

__ADS_1


Ya' Salsa memang memutuskan untuk tinggal di rumah milik Peninggalan Keluarga nya dulu. Karena saat ini Salsa sudah tidak mau lagi memiliki hubungan dengan Dimas, dan ingin meminta pisah dari Dimas.


Mesti awal nya Dimas menolak. Namun akhirnya Dimas pun tak kuasa jika harus menahan Salsa untuk nya dan demi keegoisan nya seorang diri.


Namun Dimas meminta waktu terlebih dahulu untuk menenangkan fikiran nya sampai pulih. Dan setelah itu barulah Dimas nanti nya akan menceraikan Salsa, dan menjatuhkan Talak kepada Wanita yang selama ini sangat di cintai nya.


......................**************........................


Hari-hari yang di lalui oleh Salsa begitu banyak meninggalkan kesan-kesan tersendiri.


Bik Sum yang memang di tugas kan Mama Dinda untuk ikut bersama Salsa, dan menjaga, serta mengasuh Shireen untuk sementara. Hingga menunggu sampai akhirnya ada orang yang bersiap untuk mendonorkan mata nya kepada Salsa. Menunggu hingga sampai Salsa kembali sehat, pulih dan bisa melihat kembali.


Namun untuk mendapatkan pendonor itu sangat lah sulit. Bahkan sampai sekarang pun tidak ada yang mau mendonor kan mata nya. Meskipun Papa Bram sudah menawarkan sejumlah nilai uang yang Fantastis sebagai pengganti nya.


*****


Di kediaman Keluarga Besar Rubio.


Mr Costra bersama dengan kedua Putra, dan juga kedua Menantu nya itu sedang menikmati Makan siang di Meja Makan. Beserta juga dengan Dave yang ikut di sana. Namun tidak untuk Bima. Mungkin Bima saat ini sedang sibuk mengurus masalah nya dan juga Bella.


"Iya Mam! Kenapa emang nya?"


"Mami ikut yah!"


Ayu pun langsung bangkit dari duduk nya.


"Mami udah Masak buat Salsa, dan sekalian Mami mau ikut ngejenguk Salsa." kata Ayu dengan senyum sumringah.


Dave pun mengangguk, dan tersenyum bahagia.


"Kakak Ipar! Buat apa sih you itu capek-capek ngejenguk, dan bahkan masak buat wanita buta itu." kata Sarah yang merupakan Mama nya Bima.


BRAK. 'Dave menggebrak meja makan.'


"Hentikan semua omong kosong mu itu Sarah! Kamu tau? Ini semua adalah hasil dari perbuatan mu itu." bentak Ayu.


"Granpa! Lihat lah dia! Dia bahkan sudah berani membentak Saudara Ipar nya hanya demi untuk membela wanita buta itu." ucap Sarah mengadu.

__ADS_1


"Berhenti!" bentak Mr Costra.


"Kau Sarah!"


'Mr Costra menunjuk wajah Sarah.'


"Memang benar dengan apa yang telah di katakan oleh Ayu. Kau lah memang penyebab dari semua nya. Jika seandai nya kau merestui hubungan Bella dengan Bima cucuku. Semua ini pasti tidak akan terjadi. Padahal masalah di antara Keluarga Rubio, dan juga Keluarga Niach tidak lah terlalu berat seperti ini. Karena kesyirikan mu terhadap Ibu nya Bella lah yang membuat mu menjadi dendam hingga melibat kan Keluarga Rubio ikut terseret ke dalam nya." bentak Mr Costra.


"A-Ayah! Maafkan aku!" Sarah bersujud memegang kedua kaki Mr Costra.


"Sekarang semua nya telah terlambat! Dave!" panggil Mr Costra.


"Iya." sahut Dave.


"Apa kau mencintai Salsa?" tanya Mr Costra dengan bersungguh-sungguh.


"Iya! Aku cinta sama Salsa." jawab Dave dengan lantang nya.


"Kalau begitu nikahi dia! Dan bahagiakan dia! Granpa menjadi sangat merasa bersalah terhadap Salsa setelah mengetahui Fakta di balik kehancuran Rumah Tangga yang menimpa Tuan Muda Raharga. Dan itu semua ada kaitan nya dengan Keluarga kita. Jika seandai nya Sarah tidak menentang keras hubungan Bima, dan juga Bella. Mungkin semua ini pasti tidak akan terjadi. Dan Bella pasti tidak akan mau menghancurkan Rumah Tangga orang lain. Karena sudah berbahagia dengan Bima."


Mr Costra kembali duduk.


"Bangkit lah!" perintah Mr Costra membantu Sarah untuk berdiri.


"Apa sifat syirik mu itu bisa hilang? Aku akan memaafkan mu. Dengan syarat. Restuin Bima dan juga Bella. Dan biarkan Keluarga Rubio berdamai dengan Keluarga Niach." kata Mr Costra.


Sementara Dave. Ia hanya bisa menundukan kepala nya, entah hal apa yang di fikir kan oleh nya saat ini.


"Baik Ayah! Aku akan menghilangkan semua Kesyirikan yang ada pada diriku. Dan mau menerima Bella sebagai menantu ku." jawab Sarah dengan bersungguh-sungguh.


"Dan sekarang Dave! Mami mohon pada mu! Kamu bersediakan menikahi Salsa? Dia wanita yang sangat baik. Kau pasti akan beruntung jika nanti nya menikah dengan Salsa."


"Yess Mam!" jawab Dave.


Ayu pun mengangguk dan tersenyum ke arah Putra nya itu.


"Lakukan lah! Dady akan merestui mu." ucap Frans menepuk-nepuk pundak Dave.

__ADS_1


__ADS_2