
Hai Readers.
Wahai readers ghoib yang baca cerita saya tapi kagak like. Lu kagak like saya maafin, namanya juga saya buat cerita untuk di baca. Tapi gak usah gini juga Wak, kalau gak suka silahkan baca di sinopsis terlebih dahulu. Di situ sudah saya cantumkan " Jika tak suka tinggalkan tanpa jejak." tapi kok lu nyolot sih.
Kemarin rate novel saya 5.0 turun jadi 4.5. Yah gak papa masih saya terima. Eh tiba makin turun jadi 4.1 selanjutnya mau sampai berapa?
Masalah anda apa?
Anda tak suka jalur ceritanya.?
Kan tiap novel beda author beda jalur, liat dulu sinopsis sebelum membaca. Jangan udah baca karena anda tak suka main turunin rate gitu.
Sungguh anda membuat mood saya jadi berantakan.
Anda tidak suka alurnya karena banyak kekerasan jadi tidak menarik.
Kan udah di tulis di sinopsis bahwa di novel ini memang banyak adegan kekerasan nya jadi ngapa lu nyolot buat baca.
Lu kagak like gak papa gue maafin. Masih ada Readers lain yang mau menghargai jeri payah saya mengetik setiap bab nya.
Pembaca saya memang tak sebanyak novel kelas atas yang mencapai puluhan ribu pembaca dalam sehari. Tapi saya senang ketika ada beberapa readers Yang mau menghargai tulisan saya yang susah payah saya ketik dan membaca tulisan saya walau gak like.
Jadi kalau anda tidak suka, yah silahkan tinggalkan tanpa jejak. Gak usah kayak gini, Anda sama saja membuat semangat saya menurun.
😶😶😶
*************
Hari semakin siang tepatnya sudah menunjukan jam 14.00. Leon yang kini baru saja pulang memilih segera masuk ke dalam mansion karena lelah. Ia ingin segera berbaring di ranjang empuknya dengan memeluk istri tercintanya.
"Selamat datang tuan muda." Ucap pak Andi menunduk hormat.
"Hmmm dimana Alea dan Mita.?" Tanya Leon.
"Mereka sedang berada di taman belakang tuan." Ucap pak Andi membantu Leon mengambil tas nya.
"Panggil mereka.!" Ucap Leon berjalan menuju sofa. Ia tak ingin masuk kamar sebelum di sambut dengan sebuah ciuman dari Alea.
"Vino, pulanglah.!" Ucap Leon melirik Vino yang masih berdiri.
"Baik tuan nanti setelah anda masuk masuk ke dalam kamar." Ucap Vino.
"Leon.!" Panggil seseorang membuat Leon membuka matanya yang tadinya tertutup dan menoleh mendapati seorang wanita yang berjalan menujunya dengan senyuman bahagia.
Leon segera berdiri dengan tampang tak suka nya ia menatap tajam pada Bella yang terus saja berjalan di ikuti oleh Maya.
Bukkk
"Aku merindukanmu." Ucap Bella memeluk Leon dengan erat, tak ada balasan dan juga penolakan dari Leon. Leon yang masih terpaku merasa aneh dengan situasi seperti ini.
"Ekhm." Suara Alea yang membuat Leon tersadar dengan apa yang telah ia lakukan. Ia menatap Alea yang sudah berdiri dengan Mita menatap tak suka ke arah nya. Dengan sigap Leon segera melepas pelukan Bella dengan kasar.
"Leon sakit." Ucap Bella merintih kesakitan ketika Leon menghempas dengan kasar tubuh Bella hingga terjatuh ke lantai.
"Leon apa yang kau lakukan.? Kau sudah menyakiti Bella." Ucap Maya membantu Bella untuk berdiri.
__ADS_1
"Leon aku sudah datang kemari hanya untuk mu, melupakan rasa lelah ku hanya untuk mu, tapi ini yang ku dapat dari mu ha hiks hiks." Ucap Bella terisak-isak.
"Leon kau sungguh keterlaluan, kau tahu Bella langsung kemari setelah turun dari pesawat, ia tak memikirkan bahwa ia lelah. Yang ia pikirkan setelah turun dari pesawat yang ingin ia temui untuk pertama kalinya adalah kau. Kau cinta pertamanya." Ucap Maya.
"Diam.!!!" Bentak Leon membuat seisi rumah terkejut.
Leon kembali menatap Alea dan berjalan menuju Alea, sungguh ia merasa sakit ketika melihat tatapan kecewa dari Alea. Setalah sampai di depan Alea Leon pun ingin menyentuh tangan Alea dan ingin meminta maaf tapi dengan kasar Alea menepis tangan Leon dan menatap Leon dengan kekecewaan yang dalam.
"Jangan pernah menyentuhku ketika tubuh mu sudah kotor oleh wanita lain." Ucap Alea dingin dan memilih naik ke atas menuju kamar.
"Alea." Panggil Leon yang pergi mengikuti Alea ke kamar. Sedangkan di ruang tamu Bella memasang wajah sedih karena Leon tak menghargai nya.
"Yang sabar yah sayang, Leon pasti sedang lelah makanya dia memperlakukan mu seperti ini. Kau tahu sendiri kan bagaimana sifat Leon." Ucap Maya menenangkan Bella.
"He, berusaha lah sekuat tenaga kalian." Ucap Mita tersenyum mengejek.
"Diam kau." Bentak Maya memelototi Mita.
"Kalau aku tak mau.?" Ucap Mita.
"Dasar anak durhaka." Ucap Maya.
"Dasar perempuan tua yang tidak berguna." Ucap Mita memilih meninggalkan mereka semua.
"Anda tahu yang anda lakukan itu salah nyonya. Jadi bersiaplah untuk menerima hukuman dari tuan muda nanti ya." Ucap Vino terdengar tajam membuat Maya dan Bella merinding.
Di dalam kamar, Leon berusaha membujuk Alea untuk memaafkannya dan tak mengabaikan nya.
"Sayang maafkan aku." Ucap Leon terus memohon.
"Untuk apa kau terus meminta maaf.?" Tanya Alea jengkel.
Tanpa di sadari sebenarnya ada rasa sakit di hati Alea melihat Leon hanya diam saja ketika Bella memeluknya. Kalau memang Leon menghargai Alea seharusnya Leon langsung menolak pelukan itu, bagaimana kalau tadi Alea tak datang apakah pelukan itu akan terus berlanjut.
Apa yang telah terjadi.?
Rasanya sangat sakit.
"Lea." Ucap Leon memegang tangan Alea dan langsung di tepis kasar oleh Alea.
"Sudah ku bilang jangan sentuh aku dengan tubuh kotor mu itu." Bentak Alea.
"Lalu apa yang harus aku lakukan supaya aku bisa menyentuh mu.?" Tanya Leon frustasi.
"Pergi bersihkan dirimu bodoh.!" Ucap Alea marah.
"Baiklah." Ucap Leon pergi ke kamar mandi dengan terburu-buru.
*********
Setelah beberapa menit mandi dengan gosokan super dan sabun yang banyak. Akhirnya Leon pun selesai dan ayah berpakaian. Leon menghampiri Alea yang sedang duduk di balkon.
"Sayang." Panggil Leon mendekat dan dengan cepat Alea menghindar.
"Mengapa kau menjauh Lea? Aku kan sudah mandi." Ucap Leon.
__ADS_1
"Siapa bilang kalau kau sudah mandi atau apapun itu kau bisa dekat dengan mu. Aku masih kecewa pada mu." Ucap Alea berkata jujur dari hatinya bahwa ia kecewa. Ingin rasanya ia menangis karena melihat ada wanita lain yang memeluk suaminya, tapi Alea menepis semua itu ia tak akan pernah mau mengeluarkan air matanya yang berharga itu untuk hal sepele seperti ini.
Lagi pula ia tak punya perasaan pada Leon.
Lalu yang tadi itu apa?
"Sayang." Ucap Leon.
"Menyingkir lah." Teriak Alea ketika Leon berusaha memegang tangan Alea.
"Aku minta maaf, semua sudah kulakukan agar kau mau memaafkan ku. Aku tak tahu dia ada di sini dan terkejut ketika dia memeluk ku. Maafkan aku." Ucap Leon.
"Oh, mungkin saja tadi itu jika aku tak datang kalian akan berpelukan mesra, maaf karena sudah mengganggu waktu kalian." Ucap Alea dingin.
"Bukan begitu maksud ku Lea, mengapa kau malah berbicara omong kosong.?" Ucap Leon.
"Sudah lah, pergi dari hadapan ku dan temui wanita cinta pertama mu itu." Ucap Alea menekankan tegas pada kalimat cinta pertama.
"Apa maksud mu, aku tak mencintainya lagi. Mau dia mantan ku, mantan pembantuku, mantan ibu ku, atau apapun kau tak peduli Lea. Yang terpenting aku sudah menikah dan mempunyai wanita yang kucintai sekarang." Ucap Leon.
"Kalau begitu, lakukan apa yang harus kau lakukan agar aku memaafkan mu." Ucap Alea.
"Apa itu.?" Tanya Leon.
"Mengapa bertanya padaku,? Seharusnya kau tahu sendiri apa yang harus kau lakukan." Ucap Alea.
"Ibu mu sengaja membawa wanita itu dan mempertemukan kalian tanpa memikirkan ku. Dia membandingkan aku dengan wanita itu, siapa yang cocok untuk mendampingi mu. Jadi kau tahu sendiri apa yang harus kau lakukan sebagai seorang pria kan.?" Tanya Alea.
"Akan kulakukan apapun agar kau mau memaafkan ku." Ucap Leon mantap.
Bagus, kau sangat penurut jadi sangat mudah memanfaatkan mu.
"Pergi sana, dari tadi aku belum makan siang karena cinta pertama mu itu membuat ku kesal." Ucap Alea.
"Akan ku usir mereka berdua agar segera pergi dari rumah ini dan kau bisa makan dengan tenang Lea. Tunggu di sini." Ucap Leon pergi meninggalkan Alea menuju ruang tamu.
Alea tersenyum puas melihat Leon yang begitu menurut padanya.
Maafkan aku ibu mertua, tapi aku akan membuat anak mu sendiri yang menendang mu dari sini bersama ja*ang liar itu.
_
_
_
_
_
_
Si Alea pantas di sebut menantu durhaka gak readers? 🤣🤣
Jangan lupa vote dan tinggalkan jejak yah agar Author makin semangat untuk update setiap hari nya.
__ADS_1
Typo bertebaran dimana-mana harap bijak dalam berkomentar yah.
tbc