Bidadari Syurgaku

Bidadari Syurgaku
bab 60


__ADS_3

Araf dan nasya hanya di apartemen seharian rencana araf untuk ngedate batal karena nasya enggan diajak keluar. Setelah makan siang araf melihat laptopnya dan mengerjakan sesuatu sedangkan nasya setia menemani araf disisinya sambil menempel pada araf. Seperti enggan untuk beranjak. Sambil memainkan ponselnya membalas pesan teman-teman nasya di grup kuliahnya.


Araf merentangkan tangan kirinya dan memeluk nasya dari samping namun masih fokus pada laptopnya. Terlihat nasya sesekali tersenyum dan tertawa pelan. Karena penasaran araf menoleh pada istrinya yang masih fokus pada ponselnya. Araf pun bertanya karena penasaran, "kamu itu liat hp tp ketawa sendiri seru banget ya?"


Nasya menoleh pada suaminya kemudian mengecup cepat bibir araf. Araf mengerutkan kening, "sya..."


"hmmm...."


"dari kemarin kok aku ngerasa ada yang beda ya dengan tingkah kamu belakangan ini?" araf bertanya sambil memiringkan tubuhnya menghadap nasya yang masih asyik dengan ponselnya.


"ga kok biasa aja mas" jawab nasya masih memainkan ponselnya.


Karena penasaran dia pun merebut paksa ponsel nasya, "apaan sih yang bikin kamu asyik banget sama hp sampe ngomong sama aku aja ga liat ke aku"


"ga ada apa-apa kok mas cuma baca oesan digrup"


Araf terkejut melihat chat grup dari teman-teman nasya dikampus. Araf menoleh pada nasya yang cengengesan, "apa ini sya?"


"bukan apa-apa mas" nasya menunduk antara malu dan merasa bersalah.


"kamu mau belajar mesum?"


Nasya langsung mendongak, "hah ga kok mas"


Araf memberikan ponsel nasya, "ini apa bahas ciuman terus cara menggoda ini grup kampus kok jd grup mesum"


"itu.... itu...." nasya merasa bersalah


"jadi kemarin kamu mencoba melepas baju aku terus jadi sering cium aku karena ini? ajaran temen-temen kamu?" araf mengomeli nasya seperti seorang ayah ngomel pada anaknya.


"maaf mas" suara nasya memelas sambil terus menunduk


"haihhh kemana istriku yang polos dan lugu dulu. Sekarang terkontaminasi hal-hal ga bener ckckckc...."


Araf meletakkan laptopnya diatas meja kemudian berdiri dan meninggalkan nasya. Nasya mengejar, "mas maaf"


"sya... aku gapapa asal kamu jangan genit dan tetap jaga adab diluar sana" araf menoleh pada istrinya kemufian berbalik naik ke atas tangga masuk kamar.


Nasya mengikuti suaminya dilihatnya araf merebahkan diri sambil membaca pesan di layar ponselnya.


"mas..."

__ADS_1


"hmmm"


"masih ngambek?"


"ga"


Nasya duduk disisi araf, "Aku kan cuma menggida suami aku sendiri emang salah?"


Seketika araf menghentikan mengetik ponselnya dia duduk didepan nasya, "sayang aku gapapa asal kamu bisa menempatkan diri dan menjaga kehormatan suami. Bergaul dengan orang baik maka kamu akan menjadi baik"


"aku cuma ga mau kamu bosen sama aku yang kaku dan ga asyik terus nanti kamu cari wanita lain diluar sana. makanya aku coba berubah. Lagipula dulu waktu jaman sekolah kamu juga mesum" nasya bersuara pelan.


Araf tertawa mendengar penuturan nasya membuat nasya bingung. Araf mengacak rambut panjang nasya yang tergerai cantik, "kamu ada-ada aja"


"mas aku pernah ke kantor kamu disana banyak cewe-cewe pakaian mini cantik lagi tinggi-tinggi aku kan cuma antisipasi supaya kamu ga tergoda cewe diluar sana. Apalagi kalau cewe itu seperti erika yang tulus cinta sama kamu" gumam nasya namun masih terdengar oleh araf.


Araf menggenggam tangan nasya membingkai wajah nasya dengan tangan kanannya, "sayang dengerin aku... wanita cantik memang bertebaran diluar sana tapi wanita solehah yang kalau aku peluk saat pulang kerja bisa menghilangkan lelah aku cuma ada dirumah ini yaitu istriku. Maaf kalau udah buat kamu takut tapi (meletakkan tangan nasya didadanya) yang bisa bikin aku tenang dihati cuma kamu"


Nasya terharu mwndengarnya kemudian memeluk araf, "mas beneran kan ga bohong?"


"ga sayang. Aku seneng liat kamu lebih inisiatif sekarang udah yuk kita siap-siap katanya kamu mau ke pesta ulang tahun temen" araf menciumi rambut nasya.


"iya..."


"udah mas"


####


Nasya memakai gamis krem dengan kerudung dan cadar yang sama. Sedang araf terlihat tampan memakai kemeja panjang kotak-kotak dan celana jeans biru.


Sesampainya ditempat acara teman-teman nasya menyambut nasya dengan senang apalagi mereka diperkenalkan dengan suami nasya yang tampan. Banyak wanita yang merasa takjub melihat tampannya araf.


Nasya menghampiri yang sedang ultah, "selamat ulang tahun ya jessica"


"makasih ya nasya... btw ini siapa?" tanya jessica saat melihat lelaki tampan disisi nasya


"owh iya kenalin ini suami aku namanya araf" jawab nasya.


Jessica melihat ke arah araf, "owh suami kamu sya, aku pikir suami kamu itu pakai gamis terus sorban ga taunya gaul juga ya hehehe"


Araf hanya tersenyum mendengar ucapan jessica. Teman-teman nasya pun mendekat pada mereka. Mita twman nasya ikut bicara, "kak kok boleh sih istrinya pakai cadar?" tanya mita dengan nada sedikit genit.

__ADS_1


Araf memegang tangan nasya, "aku ga mau ada yang melihat betapa cantiknya istriku"


"hoooo" semua teman nasya bersorak


"sweet banget deh" ucap jessica


Nasya tersenyum manis dibalik cadarnya. Dia tertunduk malu-malu.


"ok nikmati pestanya ya teman-teman jangan gidain nasya terus pasti mukanya merah kaya kepiting rebus" kelakar jessica


Nasya dan araf duduk ditepi kolam renang bersama teman-teman nasya. Bercanda tawa bersama teman-temannya. Araf pun bisa mengimbangi.


"kak araf kuliah apa kerja?" tanya seorang pria yang duduk diseberang nasya


"aku kuliah sambil kerja" jawab araf sambil tersenyum


"wahhh harus kerja ekstra keras ya kak apalagi nasya sekarang juga kuliah" celetuk nina teman nasya


"seorang suami kan emang harus kerja keras buat bahagiain istrinya"


"ahhh manis banget sih kalian..." ucap mita


Pesta belum selesai nasya dan araf sudah pamit pulang. Awalnya araf ingin mengajak nasya pacaran layaknya anak muda. Namun araf enggan karena malam sudah larut.


Sesampainya dirumah jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Nasya membersihkan diri dikamar mandi. Araf masuk ke ruang kerjanya menyelesaikan sisa pekerjaannya yang masih belum selesai. Sisa waktu 2 hari ia akan gunakan sebaik mungkin untuk memberi kejutan di hari ulang tahun nasya.


Pernikahan bukan hanya seberapa besar nafkah yang diberikan suami pada istri juga bukan hanya tentang bagaimana istri melayani suami. Tapi tentang seberapa besar cinta dan pengertian diantara keduanya.


Badai dalam pernikahan pasti akan terjadi namun saat badai kuat menerpa keduanya harus tau bagaiman cara bertahan.


****


Aku menyukaimu, mencintaimu


Apapun yang ada pada dirimu


Wajahmu, senyummu, tawamu, ceriamu, suaramu, wangi tubuhmu, rambut cantikmu


Semua tentangmu yang tak bisa aku lupakan


Aku mencintaimu tanpa alasan

__ADS_1


💓💓💓💓💓


__ADS_2