
2 bulan adalah waktu yang singkat untuk mempersiapkan pernikahan apalagi pernikahan seorang prajurit. Beruntung keluarga abinaya keluarga besar bayu lah yang mengurus semua bersama eo. Apalagi leni memiliki butik sendiri dan mengenal baik beberapa MUA terkenal yang bisa diminta untuk pernikahan ini. Sebenarnya danu dan faiqa hanya menginginkan pernikahan sederhana dikantor saja. Namun mengingat danu dan ayahnya yang memiliki jabatan tidak akan mungkin menyelenggarakan pernikahan seperti itu. Terlebih bayu yang sudah menganggap danu seperti adiknya sendiri dia ingin melihat momen bahagia danu yang seorang letnan kolonel menikahi anak seorang mayor jenderal atasan danu yang selama ini dekat dan sangat menyayangi danu seperti keluarga.
Pernikahan dilaksanakan disebuah hotel berbintang milik keluarga abinaya. Sedangkan pakaian dari butik leni yang memang sudah sangat terkenal hingga mancanegara. Hari ini dijadwalkan untuk fitting baju pengantin. Faiqa datang bersama nasya yang memang 1 kampus. Sedang danu tak ikut karena dia pikir dia hanya akan memakai seragamnya.
Leni memilihkan 7 kebaya yang akan dipakai faiqa untuk akad dan 7 gaun untuk dicoba saat resepsi. Sebelum faiqa mencoba kebaya dan gaun dia terlebih dahulu mengirim pesan pada danu
kak... kakak ga dateng untuk liat gaun yang aku pakai?
1 detik
2detik
5 detik
faiqa menjadi gemas karena tak juga dibalas oleh danu. Faiqa menerima gaun dari pelayan yang bekerja di butik lina. Leni datang dengan beberapa pelayan, "bagaimana fai? mau mencoba sekarang?" tanya leni yang datang dengan pelayan disisinya.
Faiqa mengangguk dia tersenyum saat melihat gaun-gaun yang indah itu. Nasya yang duduk disamping maminya seketika takjub melihat betapa cantiknya faiqa dengan balutan kebaya putih yang ekornya panjang menjuntai. Kebaya itu sangat cantik hanya saja bagian dada sedikit terbuka disebelah kiri nasya memotret faiqa dan dikirim pada pamannya.
om tante faiqa benar-benar cantik π
Tak sampai menunggu lama danu membalas pesan nasya
bilang mertuamu jangan kasih baju yang aneh-aneh
nasya tertawa membaca balasan danu membuat mertuanya heran, "kenapa kamu tertawa sayang?"
"mi..." nasya memberukan ponselnya pada mami leni. Seketika ide usil leni muncul. Karena faiqa memiliki dada yang membusung dan berisi mami meminta faiqa mencoba sebuah kebaya yang tidak menutup bagian dada yang membentuk segitiga dibagian dadanya. dan kain panjang dibelakang bahu sebelah kiri.
Faiqa terkejut dengan leni memberikan kebaya ini, "mba ini apa ga terlalu seksi? bisa-bisa kak danu nyanyi ini" faiqa memperhatikan kebaya yang dipakainya. Nasya memotret dan mengirim pada danu. Leni dan nasya tertawa cekikikan membuat faiqa heran karena leni tidak menjawab pertanyaannya.
__ADS_1
Nasya melihat pada faiqa, "tante sini deh" faiqa mendekati nasya. Menunjukkan pesan dari om-nya saat dia mengirim pesan baju seksi yang dikenakan faiqa.
ga ada yang lebih terbuka lagi baju dari butik mertuamu? minta di bom itu butik
Faiqa yang melihat pun ikut tertawa melihat kemarahan danu, "kalian ini usil banget deh hihihi"
Leni beranjak dia mengambil salah 1 koleksi terbaru kebayanya. Dia memberikan pada faiqa untuk dicoba. Lagi-lagi nasya memotret dan mengirimnya pada danu. Namun danu hanya mengirim emot jempol tanda setuju. Kebaya kali ini tertutup dengn brukat yang menutup seluruh bagian kebaya tanpa detil yang aneh-aneh namun sangat anggun dan cantik juga berkilau. ekornya yang panjang menjuntai hingga ke lantai membentuk burung merak benar-benar kebaya sempurna.
Leni melihat pada nasya yang memandang faiqa dengan tatapan kagum. Leni yang merasa bersalah karena belum memberikan resepsi mewah pada pernikahan nasya dan anak bungsunya merasa sedih, "sayang..." leni menyentuh pundak nasya membuat nasya menoleh.
"ya mi..." sahut nasya
"maafkan mami dan papi ya belum membuatkan kamu resepsi pernikahan mewah" terlihat dimata leni dia sangat merasa bersalah. Nasya memeluk leni erat.
"mi... aku ga pernah minta resepsi mewah yang paling penting pernikaham kami awet sampai tua seperti mami dan papi sampai maut memisahkan seperti ayah dan bunda"
"apa kamu ga ada keinginan?" kali ini mami berharap agar menantunya ini mau mengadakan resepsi.
"betapa beruntungnya mami mendapat menantu seperti kamu dan hana" ucap mami.
Faiqa telah selesai berganti pakaian dengan dress kuning yang dia pakai saat ke butik. Rambut panjang bergelombangnya dibiarkan terurai. Nasya benar-benar mengagumi kecantikan faiqa begitu pun lina, "beruntung banget ya danu bisa dapat istri yang cantik dan muda seperti kamu"
Faiqa tersenyum masam, "mba ga tau aja untuk ngedapetin hati adik mba yang kaya benteng baja itu aku butuh 10 tahun untuk bisa bikin baja itu meleleh"
"wahhh.... tante beneran ngejar om udah 10 tahun?" nasya melongo tak percaya yang diangguki faiqa.
"dari smp aku tuh udah suka sama om kamu"
"ckckckc... kuat banget mental kamu ya fai" mami menggelengkan kepala tak mengerti.
__ADS_1
"memang begitu mba, untuk mendapatkan barang bagus memang penuh perjuangan" faiqa berucap bangga.
"hhahha bisa aja kamu" lina tertawa mendengar ucapan faiqa.
"tapi dengan kecantikan tante pasti banyak deh yang ngejar tante kenapa tante betah 10 tahun ngejar om?" nasya bertanya tak mengerti
Faiqa duduk di sofa samping nasya, "banyak bahkan ada yang terang-terangan sama ayah mau melamat aku. Tapi hati aku udah buat om kamu dari aku umur 14 tahun gimana dong" faiqa menatap nasya dengan puppy eyes yang dibuat sok imut.
"Alhamdulillah kan penantian 10 tahun terjawab sudah" leni tersenyum yang diangguki faiqa, "so, kebaya yang mana nih yang kamu mau pakai?"
Faiqa tak langsung menjawab dia melihat ke ponselnya yang berbunyi. Dia melihat danu mengirim pesan berupa foto kebaya terakhir yang dia pakai dengan emot jempol. Faiqa tersenyum senang, "kebaya terakhir aja mba" jawab faiqa.
"kalau untuk resepsi gaunnya yang mana?" tanya leni lagi
"yang ini aja tante cantik" nasya menunjuk pada gun yang tertutup bagian depan namun belakangnya terbuka hingga bokong.
Faiqa melipat tangannya, "kamu ini bukannya kasih tante saran pakaian tertutup kok malah yang begini bisa-bisa nanti tante kena amarah om kamu"
Nasya tertawa diikuti lina, "habis badan kamu bagus banget sih fai apapun cocok untuk kamu" mami berucap sambil memeluk nasya dari samping.
"mba lina bisa aja" faiqa merona malu.
ππππ
kini dirimu yang selalu bertahta dibenakku
dan aku kan mengiringi bersama disetiap langkahmu
πΈπΈπΈπΈ
__ADS_1
jangan lupa untuk like, komen dan vote ya ππ