Bisniss Cinta Dengan PakBoss

Bisniss Cinta Dengan PakBoss
Reflek


__ADS_3

Kamidia


Seharian ini aku capek menyalami para tamu undangan, aku tidak menyangka akan menikah di hari ini. Tidak pernah terfikir oleh ku sebelum nya.


Mama mah kebangetan.. Ngasih surprise gini amat.


"Cie.. TEteh udah nggak jadi perawan tua lagi!" goda Rizal, Lalu ku pukul pundak nya.


"Teteh ih!! Suka kekerasan hehehe" sambil mengelus elus pundak nya.


"Titip Teteh ya Mas!! Jangan sampai di buat nangis!! Kalau udah nagis.. Susah buat ketawa nya.." saat menyalami Mas Adit.


Apalagi foto Copy nya King Faaz.. seperti nya kecapean, sudah mulai riweuh.


Padahal masih pake jarik dan kebaya begini duduk di Pelaminan..tapi anak ini kambuh manja nya mulai minta gendong.


"Aduh.. Kakak masih pake jarik atuh..enggak bisa menggendong!!" sambil ku cubit hidung nya.


"Kapan selesai nya tante!! Aku capek!!" bocah ini mulai merengek.


"Di Gendong samA Om nya.." bujuk Mas Adit sambil merentang kan tangan nya.


Mama Ivone dan Papa Chairul sudah membujuk tapi tidak di hirau kan.


"Nggak mau!! Aku mau sama Tante Midia!!" alis anak ini mulai menyatu, terlihat tajam tatapan nya kalau lagi kesal begini.


Untuk punya Adik multitalenta meski terkadang Rese. Rizal berhasil membujuk bocah ini.


"Kita naik motor keliling keliling mau nggak Tan??? Nanti Kita beli cilok! Cakwe! Terus Es Teh... Mau nggak!!" bujuk nya


"Beli Es Teh?? Mau! Mau om!!!" anak ini antusian sekali kalau mendengar Es teh.


"Jangan panggil Om dong anak ganteng!! Panggil Uncle Rizal ya!!"


"oke uncle!!"


Membuat Mas Adit tertawa,


Badan serasa remuk, hari yang melelah kan dan cukup drama. Bahkan masih nggak percaya kalau Aku sudah Saah menjadi menantu di Keluarga Sasmita.

__ADS_1


"Capek Mid.." tanya Mas Adit,keluar dari Kamar Mandi sambil mengusap ngusap kepala nya dengan handuk kecil.


"Banget!!!" jawab ku, sambil berusaha untuk membuka kancing kebaya ku.


"Mas Adit mau ngapain!!!"


"Ngebantuin kamu buka kancing!!"


"Nggak boleh!! Ingat ya!! Mas Adit udah Janji!! Nggak bakal ngapa ngapin aku!! Sampai aku yakin dan siap!!"


"Aku cuma mau membantu membuka kancing kebaya mu saja! Dari tadi aku lihat kamu nggak bisa membuka kancing nya!" Mas Adit mulai membuka kancing Resleting kebaya ku.


"Maaf.." Aku menurut seperti anak kecil.


"Mas Adit nggak mau pake celana-"


"Aku nggak bisa tidur pakai celana panjang Mid..apa lagi nggak ada AC nya gini.. " Mas Adit sudah menata bantal di bangku panjang.


"Tidur di Bangku???"


"Dimana lagi?! Aku tahu kamu belum siap tidur satu ranjang dengan ku!"


Sekeluar nya dari kamar Mandi, aku melihat Mas Adit sudah terlelap. Sebenar nya aku kasihan, tapi mau bagaima lagi. Ranjang nya cuma ada satu, dan aku belum siap untuk tidur dengan nya. Ternyata emang beneran Ganteng, kalau dilihat dari dekat.


Setelah berganti baju, aku keluar untuk menemui mertua.


"Eh! Yang di tunggu tunggu sudah keluar!!" ledek Mama Ivone.


"Mama Ivone mau pulang Teh! Ayok pamitan dulu.. Mana Nak Adit???" tanya Mama ku.


"Mama mau pulang??? Nggak nginep?? Aku bangunin Mas Adit dulu ya Ma..Pa!!"


"Tidak usah.. Kasihan, pasti capek..biarkan saja dia tidur.. Kami Pamita ya??" Kata Papa mertua.


"Tristan Mana Pa???"


"Sama Erwin tadi.. Biar pulang ke Jakarta saja..nanti gangguin kalian lagi.." goda Mama mertua.


"Lagian hari senin Lusa, Tristan kan harus sekolah Mid.." kata Papa mertua.

__ADS_1


"Mama pamit ya Mid!!" lalu ku cium punggung tangan kedua mertua ku.


Ku Lihat mas Adit masih tidur,kini posisi nya meringkuk keringat nya mulai bercucuran. Orang kaya kan biasa nya tidur pake Ac. Jadi kasihan aku melihat nya.


Ku nyalakan kipas agar rasa gerah nya berkurang. Aku masih belum bisa tidur, Masih tidak percaya saja.


Berada dalam satu kamar dengan Mas Adit.


Mata sudah mulai tidak bisa di ajak kompromi ,ya sudah lah waktu nya untuk tidur.


Pagi menjelang, perutku terasa berat. Seperti ada yqng menimpa di perut ku. Saat ku buka Mata. Ternyata Mas Adit tidur memeluk ku


"Aaa!!!!" teriak ku sambil ku tendang.


Gedebukk!! Mas Adit jatuh dari kasur.


"Apa apan sih kamu Mid!! Kasar bangett!" dengan wajah nya yang sangat kesal.


"Habis nya.. Mas Adit tidur disini! Aku kaget lah!!"


"Badan ku sakit tidur di bangku! Kalau kamu nggak suka..kan bisa bilang baik baik! Jangan nendang nendang gini dong!!"


"Maaf! Maaf aku nggak sengaja Mas!"


"Nggak sengaja apa nya! Kamu sengaja nendang aku kok!"


"Sumpah aku nggak sengaja!! Aku reflek Mas!! Maafin aku ya??"


Mas Adit masih Diam dan memilih keluar dari kamar..aku merasa sangat bersalah.


Ku cari cari di halaman nggak ada,


"Mama ngeliat Mas Adit nggak??"


"Cieeee baru aja di tinggal sebentar..udah nyariin..mentang mentang suami nya Ganteng!!" Ledek Papa sambil menyerutup kopi.


"Papa ih!! Aku seriusan nanya!!"


"Jalan jalan sama Rizal teh!" kata Mama

__ADS_1


Syukur lah batinku. Aku kira pulang ke Jakarta. Adit kalau marah kan suka aneh gitu


__ADS_2