Bisniss Cinta Dengan PakBoss

Bisniss Cinta Dengan PakBoss
Baru


__ADS_3

Hari ini hari pertama ku masuk kerja setelah berganti setatus dari Single menjadi double. Lebih irit bicara saja. Masih malas kalau teringat hari Sabtu kemarin.


Kenapa bisa jadi sejengkel ini, mungkin karena aku terlalu berharap pada pernikahan ini. Pada kenyataan nya kan Pak Adit Sasmita tetep Cuek dan dingin.


Sejak subuh tadi, aku sudah berkutat di dapur bersama Mbok Ngat, meski sebenar nya mbok Ngat melarang ku untuk membantu nya.


Kata Mama Aku harus menjadi istri yang baik. Butih kesabaran untuk membiasakan semua ini.


Tristan sudah rapai dan ganteng dengan mengenakan sragam sekolah nya.


"Sayang.. Ini bekal, buah dan susu nya.. Sudah kakak jadika satu ya" jelas ku oada Tristan


"Iya Kak!"


"Ingat pesan Kakak.. Jangan berantem, belajar yang rajin ya.. Teristan mau lauk apa ini???" tawarku sambil mengambil kan nasi untuk nya.


"Telur sama sayur Kak!!" jawab nya antusias sambil memegangi sendok dan garpu.


"Mid.. Bisa ambil kan nasi nya???" Mas Adit menyodori ku piring, serius??? Nggak budeg kan ini telinga.


"Mau lauk apa Mas???"


"Ambilkan balado ikan."


kesambet apa ini orang.


"Tristan..biar di antar Kak Midia ke sekolah nanti ya..,"


"Nggak boleh sama Teacher Om!! Sudah besar harus berangkat sendiri!!" jawab Tristan, dengan mulut nya masih penuh dengan nasi.


"Pelan..pelan, nanti tersedak" ingat ku.


Mas Adit menatap ku tajam,

__ADS_1


Setalah Tristan berangkat sekolah, aku beranjak untuk berganti baju untuk berangkat ke kantor.


"Mid.. Aku harap, kita bisa Profesional dikantor.."


"Jangan khawatir.."


"Dan satu lagi, jaga jarak dengan Mas Budi! Aku enggak suka kamu dekat dekat sama dia."


"Baik!!"


Di Kantor.


Habis aku di ledek Mr dan Miss Gosip.


"Bu Kamidia..tolong laporan nya di minta kan tanda tangan nya Pak Adi??" kata Mas Budi mengejek ku.


"Mas Budi apaan sih!!! Nggak usah lebai gitu kaliii!!"


"Ya kan emang bener.. Sekarang Gue harus Manggil Lo dengan sebutan Bu Kamidia.. Lo kan istri Boss Gue Mid!!"


"Nggak usah lebay kali Mas!! Nggak suka Gue di panggil sama sebutan Bu!! "


"Terus apa??? Manggil Nyonya!!!" Mbak Dela semakin memanaa manasi.


"Udah deh Ah!! Gue ke Ruang Paka Manager Dulu!!"


"Cieee mau ketemu suami!!!" ledek Mbak Dela.


Ruang Manager


"Selamat siang Pak Adit!!"


"Renata!!!" Adit menatap tak percaya

__ADS_1


"How Areyou!! Biasa aja kali.. Kayak melihat setan aja.." Mendekati Adit.


"Kenapa kamu disini??"


"Sekarang dan seterus nya..aku ini Sekretaris Pak Reza dan kita akan lebih sering bertemu" Renata menyungging kan sudut bibir nya.


"Maaf Pak!! Tadi saya sudah mengetuk pintu..tapi Seperti nya Pak Adit tidak dengar..jadi saya langsung masuk.." jelas Midia.


"Silah kan masuk.."


"Ini berkas rencana anggaran..Mohon di tandatangani Pak..".


"Tinggal saja..biar Erwin nanti yang mengantar nya."


"Baik..permisi Pak!!" pamit ku.


Aku belum pernah melihat perempuan tadi sebelum nya..apa dia Karyawan baru..atau Rekan bisnis Mas Adit??.


Adit PoV.


Aku tidak menyangka Kenapa Renata bisa kembali ke Indonesia bahkan bisa bekerja di perusahaan ini sebagai sekretaris Mas Reza.


ini semua harus diri konfirmasi terlebih dahulu kepada master reza apa coba maksudnya menerima karyawan tanpa sepengetahuan ku.


aku segera menelfon Mas Reza agar datang ke ruangan ku.


" Mas Reza Kenapa Mas Reza tidak bilang atau konfirmasi dulu ke aku! Kalau sekarang Renata menjadi Sekertaris Mas Reza!!"


" kenapa ???? mengenai siapapun yang menjadi sekertaris ku sekarang!! itu adalah Hak ku!!"


"Aku tahu Mas!! Tapi!!"


"Tapi apa Dit??? Jangan bawa bawa masalah Pribadi ke kantor!!".

__ADS_1


__ADS_2