Bisniss Cinta Dengan PakBoss

Bisniss Cinta Dengan PakBoss
Damai


__ADS_3

Kamidia harus mengendap endap seperti Maling saat masuk ke dalam mobil. Ia tidak mau sampai teman- teman nya mengetahui Jika Adit adalah suami nya. Apalagi Naima sangat mengidola kan Adit


Adit menatap nya dengan tajam..


"Syukur lah!!" kata Kamida sambil membuang nafas. Setelah menutup pintu mobil


Tanpa berbasa- basi Adit segera menyala kan mesin mobil dan melaju.


"Eh!!!" Kamidia hampir jatuh terjerembab.


Adit masih saja diam, seolah tak melihat jika Kamidia hampir jatuh karena Ulah nya.


Adit hanya diam saat menyetir..menahan Emosi karena masih teringat Kamidia meminta uang pada Elgi.


Membuat Kamidia semakin merasa tidak nyaman dan serba salah. Seharus nya kan dia yang harus marah.. Kenapa Malah jadi Adit yang diam gini.


Kamidia menarik nafas dengan dalam, mencoba tenang menghadapI Adit ,meski sebenar nya ia sendiri sedang Marag dan kesal.


"Sebenar nya mau kamu apa Sih Mas!!" tanya Midia karena sudah tidak tahan dengan sikap Adit.


Adit hanya menoleh kepada nya dengann wajah kesal, tanpa mau berbicara. Lalu Fokus lagi ke arah jalanan.

__ADS_1


"Mas Adit!! Kalau cuma diem- diem an gini..Mending tadi aku pulang sendiri naik ojek!"


"Brak!!!!" Adit memukul stir mobil nya. "Banar-benar keterlaluan kamu ya Mid!!"


"Keterlaluan???? Kamu yang terlaluan!!! Harus nya tuh aku yang marah!!"


Mendengar jawaban Kamidia yang tak mau kalah, Adit meraup wajah nya dengan kasar. "Ngapain kamu minta uang sama Elgin!!! Malu maluin tau nggak!! Kamu sengaja minta uang sama Elgin!! biar Image aku sebagai suami jadi jelak kan!!" tuduh Adit


Membuat Kamidia semakin menggebu -gebu "Menurut kamu?? Image kamu sendiri gimana Mas??? Tau kan hari ini Istri kamu Masuk kuliah di hari pertama! Ya itu pun sih kalau masih mau mengakui aku sebagai istri ya!! Nggak kamu bantuin buat persipaan buat ospek!! Boro boro ngebantuin??? inget aja nggak!!!" Kamidi mendelik dengan kesal, lalau melihat ke dua tangan nya dan membuang muka.


" Maksud kamu apa!!" Adit tidak terima di bilang suami yang lupa dengan Istri nya.


"Kamu masih nanya Mas??? Seharus nya hari ini, di hari pertama aku masuk kuliah! Kamu tu ngebantuin keperluan aku buat ospek! Nganterin aku kuliah!! Bukan nya bersenang senang sampai Mbok!! Bahkan kenapa aku sampai Minta uang sama Elgin?? Karena kamu nggak ngasih aku uang saku!!!"


"Kamu bener bener keterlaluan ya Maa! Udah salah?? Tapi nggak mau ngaku salah!!" Membuat Kamidia semakin kesal.


"Yang salah tu kamu!! Nggak pernah mau percaya sama Aku!!!" Adit tak kalah kesal nya.


"Gimana aku mau percaya!! Kamu sendiri nggak bisa di percaya!! Sudah berapa kali kamu di jebak Perempuan sihir itu! Tapi nyata nya???? Kamu masih aja kan..merespin dia!!"


"Midia cukup!! Jangan bahas Renata lagi!! "

__ADS_1


"Kamu yang mulai!!!" kamidia tak kalah sengit nya.


"Sekarang aku perjelas lagi! Jaga sikap kamu!! "


"Seharus nya..perintah itu cocok untuk diri Mas Adit sendiri!! "


"Bisa nggak sih!! Kamu nggak melawan!!!" Adit benar benar kesal dengan sikap Midia, yang selalu membantah dan membalikan pertanyaan.


"Nggak!! Sampai kamu benar benar jauh dan tidak berhubungan lagi dengan Perempuan Sihir itu!!"


Adit menepikan Mobil nya di pinggir jalanan yang sepi, karena kesabaran nya sudah habis..tidak tahan mendengar ucapan Kamidia yang semakin berani kepadanya.


"Renata! Aku tidak tertarik dengan nya! Masalah suka itu urusan dia!! Bukan aku tidak mau menjauh dari Renata!! Tapi aku masih ingat jasa Baik nya dan keluarga nya saat dulu! Saat aku masih di australia!!" jelas Adit dengan serius, ia sudah tidak bisa menutupi nya lagi dari Kamida.


Kamidia terdiam membisu. Ada perasaan bersalah, karena diri nya telah berfikir yang tidak tidak kepada Adit. Tapi walau bagaimanab pun Adit tetap salah dalam memposisi kan diri..


"Please Mid..aku harap kamu mengerti, Aku ini tahu kalau aku sudah beristri.. Jika aku mau berhianat..tadi malam Aku bisa saja membalas ciuman Renata dan Making Love di appartemen nya, tanpa sepengetahuan kamu.. Aku bisa saja berbohong.. Tapi aku tidak seburuk itu Mid.." Jelas Adit penuh keyakinan, Menatap Kamidia dengan serius.


"Kamu nggak bohong kan????" Kamidia menatap Adit dengan mata berkaca-kaca mencari kejujuran di sorot mata Pria yang menjadi suami nya itu., ia merasa terharu dengan pengakuan Adit.


"Please..Mulai sekarang, percaya sama Aku Mid.. " jelas Adit meyakin kan Kamidia sambil mengelus pucuk kepala nya

__ADS_1


Kamidia mengangguk, lalu Adit memeluk nya.


__ADS_2