Bisniss Cinta Dengan PakBoss

Bisniss Cinta Dengan PakBoss
Permainan Panas


__ADS_3

Gara gara menemani ku, Kamidia jadi ikut tertidur.


Ku lihat jam di atas meja, sudah jam setengah empat sore. Nggak tega rasa nya kalau harus membangun kan Kamidia.


Lebih baik mandi dulu biar lebih segar, baru rapat dengan dewan Direksi. Masih ada waktu setengah jam.


Kebetulan juga masih ada kemeja yang bersih dan Rapi di Lemari kecil di sudut ruangan. Aku memang sengaja menyimpan kemeja untuk cadangan.


Setelah selesai mandi, sebenar nya mau langsung ganti baju saja. Tapi tiba tiba mataku beralih melihat Kamidia yang sedang tertidur.


Posisi nya benar benar menantang dan menggoda, Kebetulan Posisi Kamidia miring menghadap padaku.


Tadi aku memang sengaja membuka dua kancing kemeja nya, jadi Buwah dada nya kelihatan menyembul kalau tidur miring gini.


kemeja nya juga tertarik ke atas, sampai perut nya yang putih kelihatan.


Rok Hitam yang dipakai nya juga menyembul ke atas sehingga paha mulus nya terlihat.


Benar benar membuat ku tergoda.


Shitt!!! Kamidia kamu sudah membangun kan Junior!!!.


Otak ku mulai mengajak ku untuk melakukan hal yang lebih, agar mendapat kan sensasi yang berbeda. Karena selama ini kami hanya melakukan nya di Rumah..


Tanpa berbasa basi, Aku langsung menindih tubuh Kamidia, dan menahan kedua tangan nya.


"Mas Adit mau ngapain!!" Kamidia terlihat kaget, mungkin kesadaran nya belum pulih.


"Aku mau Kamu!!!" terus ku ciumi wajah nya.


Mulai ku susuri setiap lekuk tubuh nya yang membuat ku menjadi Candu.


Kutanggal kan semua pakain nya satu persatu. Lalu ku buka Handuk yang meliliti tubuh ku.


Permaianan panas pun terjadi.


"Terus! Mid!! sebut nama ku!! Terus!!!" kata ku sambil menggerayangi Tubuh Istriku. Dan merasakan sesuatu yang benar benar membuat ku melayang.


"Mas Akuuu-" Wajah Kamidia sangat sensual, dan semakin membuat ku bergairah.


Suara mereka saling bersambut, Kamidia terus menyebut nama Adit dalam desyahan nya. Begitupun dengan Adit terdengar menggema menyelimuti Ruangan.


Membuat Keringat Dingin Keluar dari tubuh Renata karena mendengar nya. Ternyata perempuan ini sudah berada di depan pintu kamar Adit.

__ADS_1


Sebenar nya,ia ingin memberitahu Adit kalau Jam Meeting bersama Dewan direksi akan segera Dimulai.


Wajah Renata berubah merengut dan juga penasaran


"Dit!!! Kamu di dalem kan!!!" tanya Renata sambil mengetuk pintu .


"Hmmm iyaaa!!!" jawab Adit terbata bata karena nafas nya memburu, Masih berada di atas tubuh Kamidia dan beraktifitas memaju mundur kan pinggul nya.


"Kamu lagi ngapain sih!!!! Ayok! Bentar lagi Meeting!"


"Du-..Duluan aja!! Aku belum selesai!!!!" Adit hampir sampai pada puncak nya.


"Kamu ngapain sih!!! Aku nungguin kamu tahu!!!"


"Ahhhhhhhhhh Miidddd!!!" Terdrngar seksi, dan lolos begitu saja dari mulut Adit.


Membuat Kamidia merasakan hangat dibawah sana.


"Renata!! ngapain disini!!! Tanya Erwin, kenapa Renata bisa masuk pikir Erwin.


"Nyari Adit!! Bentar lagi Meeting sama Dewan Direksi!"


"Aku tahu?? Tapi kan Adit nggak ada di Ruangan nya! Ngapain masih di sini??? Bukan nya kamu tahu, Ruangan Manager itu seharus nya steril???"


"Kamu kan sekretaris nya Mas Reza.. Ngapain bisa di sini???"


"Emang nya nggak boleh??" jawab Renata dengan sewot.


"Bukan nya gitu..Lain kali kalau nggak Ada Adit..jangan masuk ke sini! Bisa kan nunggi di depan!"


Adit mendengar ada suara mereka, Namun Adit tidak tahu siapa yang datang. Setahu nya hanya Erwin saja.


"Kamu mandi dulu Mid! Biar aku keluar nemuin Erwin!" perintah nya sambil memakai handuk..


"Baju aku Mana!!"


Adit memberikan baju Kamidia.


"Ahh! Kan jadi lusuh baju aku!!" Kamidia mencebikan bibir nya


Adit hanya menggaruk- garuk kepala nya, "Heheh Maaf! Pakai aja.. Yang penting nggak kotor!"


"Ini sprey nya gimana Mas!! Kotor kena-" Kamidia tak menerus kan ucapan nya, hanya memicingkan mata nya.

__ADS_1


"Biar aku aja nanti yang urus!.. Jangan lama-lama. Gantian aku! sebentar lagi aku ada Meeting".


Kemudian Adit keluar hanya memakai handuk nya saja.


"Ada Apa Win!! Gimana tadi hasil nya????" tanya Adit


Renata dan Adit Menoleh dan menatap nya dengan tidak percaya.


"Adit!!" pekik Renata.


"Ada kamu Ren!! Sorry Gue nggak tahu!!" Adit dengan santai nya duduk bersilang.


Kemudian Renata mendekati dan menatap Adit Intens..mata nya mengamati tubuh Adit.


"Dit Kamu-" tanya Renata tak percaya,melihat tanda merah di dada Adit.


"Kenapa Ren????berkas yang kemarin sudah sku berikan ke Mas Reza..."


"Sebener nya tadi kamu ngapain sih di dalem!!!" tanya Renata penuh selidik dn curiga


"Emang nya kamu udah di sini dari tadi???" tanya Adit, namun sorot mata nya menatap mata Erwin yang masih Duduk.


"Mas Aku duluan ya!! Nanti aku pulang sendiri aja-" Kata Midia keluar , dan menutup kembali pintu kamar nya. Dengan Rambut yang masih basah.


Ia tak menyangka jika.disana sudah ada Renata dan Erwin. Apalagi Adit hanya mengenekan handuk saja.


Membuat Kamidia canggung dan Kikuk


"Ya! Nanti kalau meeting nya sudah selasai aku kabari kamu.."


Lalu Kamidia berpamitan dengan malu malu.


"Nggak tahu Malu!!!" umpat Renata ,karena sebagai perempuan Dewasa pasti ia faham, Dengan Hal yang baru saja di lakukan oleh Adit.


"Sah sah saja! Kamidia kan Istri Adit! Bebas dong mau ngapain aja!" sela Erwin membuat Renata merengut.


"Gue tahu!! Tapi nggal di kantor juga kan!!!"


"Terserah mereka dong Ren!! Lagian ini kan kantor punya Om Chairul! Bebas Adit mau ngelakuin apa saja!"


"Aku nggak tanya sama Kamu!!!" jawab Renata dengan nada kesal.


"Kenapa sih Dit kamu jadi aneh Gini!!" imbuh nya lagi.

__ADS_1


Namun Adit tidak menghiraukan Renata.


__ADS_2