
Baru kali ini aku melihat dari dekat seorang Kamidia. Seperti gadis lain nya, hanya saja penampilan nya lebih sederhana dan tidak mencolok.
Meski hanya mengenakan celana pendek, dan Tshirt saja dengan rambut kucir kuda , Kamidia terlihat sangan cantik.
Ku pandangi dari ujung rambut sampai ujung Kaki.
"Kita jadi pergi Mid???"
"Jadi lah!! kata nya mau beli baju sekalian oleh oleh??"
"Pakai celana itu???"
"Kenapa emang nya.. Ada yang salah??" sambil memutar mutar badan nya.
"Ganti! pakao celana yang lebih panjang!!"
"Mas..aku kita kan cuma mau belanja?? Deket kok..lagian juga naik mobil?? Celana ku juga nggak pendek pendek banget kan?? Aku tu suka pakai baju yang santai.."
"Mau pamer paha sama siapa?? "
"Mas Adit kok ngomong nya gitu sih!!"
"Mid..kita ini sudah sama sama dewasa.. Berpakaian lah dengan selayak nya dan lebih sopan. Aku nggak suka ,kamu pake celana pendek gitu.. "
Midia tak sedikit pun menjawab omongan ku. Aku tahu dia sangat kesal..Lalu memnggnti pakain nya.
"Gimana?? Udah sopan belum ini???" tanya Midia dengan jutek.
Kenapa gadis ini justru semakin terlihat seksi dan staylish, padahal sudah membawa rok yang lebih panjang dari celanan yang di paikai nya tadi.
Tshirt nya masih sama, hanya saja kali ini Midia mengganti celana nya yang pendek tadi dengan Rok jeans di atas lutut. Dengan mengenakan Totebag.. Sial!! Kamida sangat cantik!! Bahkan sampai membuat ku kagum.
"Terserah kamu saja!" kata ku.
Kemudian aku berpamitan dengan Mama dan papa Mertua ku.
Kamidia mengalih kan pandangan nya dengan arah jalanan dari balik kaca. Jujur saja, kami masih sama sama canggung
"Mid..uang belanja nya minta Cash atau di transfer saja??" kata ku membuka pembicaraan.
__ADS_1
"Terserah kamu aja Mas.."
"Marah??? Gara gara tadi aku nyurih kamu ganti baju???"
"Nggak!!" jawab nya masih ketus.
"Maaf.. Aku cuma nggak mau, ada orang lain yang melihat bagian tubuh mu..selain aku!"
" Apa??? Aku nggak salah denger nih!!!" Baru Midia mau memperhati kan ku.
"Mid..aku kan sudah bilang, aku mau belajar untuk mencintai kamu.."
"Ya... Oh iya Mas..Tristan apa kabar??? Kenapa nggak tefon aku???"
"Baik.. sengaja Mama kan tahu kalau kita pengantin Baru.."
Wajah Kamidia terlihat malu, Pipi nya sudah memerah. "Jangan kamu fikir kan Mid! Fokus saja untuk Tristan.. Aku bisa mengurus diri ku sendiri.. Utamakan Tristan..karena Tristan lah yang lebih membutuh kan kamu.."
"Nggak perlu di ulang ulang Mas Adit..Aku tahu, aku ini ibu untuk Tristan!" Wajah Midia berubah seketika.
Hati ku terasa di remas..saat Midia berkata jika ia hanya ibu untuk Tristan. Apa kata kata ku telah menyakiti Midia??.
Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mukut Midia sampai mobil kami berhenti di parkiran Mall.
Ku pejam kan mata ku sejenak. "Mid..Maaf kan kata kata ku..."
"Tidak ada yang salah.." jawab nya tanpa mau melihat ke arah ku sampil membuka pintu Mobil.
Midia membantu ku untuk memilih beberapa baju. Ternyata selera perempuan ini Lumayan tinggi.
Dari tadi sibuk memilih baju untuk ku, ku kira dia marah pada ku tapi ternyata tidak.
"Ini lebih cocok buat kamu deh Mas!!" sambil di cobakan di badan ku.
"Kamidia!!!" Sapa seorang lelaki mendekati kami.
"Gatra!!!"
"Mid!! Ngapain disini??? Nggak nyangka ya kita ketemu di sini!!" sambil mengulur kan tangan nya.
__ADS_1
"Kamu apa kabar Ga??? Iya nih!! lagi belanja.. Sama siapa kesini??"
"Sendiri lah!! Mau sama siapa lagi??? Mau nya sih sama kamu! Tapi kamu nya udah punya pacar heheeh" kata cowok ini sok dekat banget sama Midia.
"Apa'an sih!! Eh iya!! Sekarang kerja dimana atuh!! Lama enggak pernah ketemu.. Tambah ganteng wae!! wkwkwkw".
"Bea cukai di Bandara Soeta Mid! Kamu tambah gelis atuh! Padahal lama nggak ketemu.."
"Ada ada wae kamu Ga!!"
"Kamu sekarang teh kerja dimana??"
"Jakarta juga atuh!!"
"Jakarta??? Jakarta nya mana?? Mana nomer Wa kamu Mid?? Bisa kan kita ketemu di jakarta.. Walaupun di Bandung kita belum bisa bersama..siapa tahu nanti di Jakarta kita bisa bersama sama". Kata Gatea bercanda sambil memberika Hape nya kepada Midia.
"Ehem!!!" peringat ku. Apasih sebenar nya mau Kamidia. Apa dia enggak sadar kalau ada suami di sebelah nya.
Lagian siapa sih cowok sok sukses ini.
"Gatra!! Kenalin..ini teh suami aku?? Kenalin Mas??" kata Midia.
Cowok ini berubah ekspresi saat dia tahu bahwa aku ini suami Midia.
"Suami?????"
"Iya!! Saya suami Midia! Kebetulan kami sedang menikmati bulan Madu di Bandung" jawab ku dengan dingin.aku memang tidak suka dengan cowok ini yang sok dekat dengan Midia.
"Mid.. aku duluan ya!! Sampai ketemu di Jakarta!!" pamit nya.
Sesampai nya di rumah
"Siapa cowok tadi???" tanyaku
"Oh tadi?? Gatra temen waktu SMA" jelas Midia membersih dan menata kasur ku.
Midia tidur di atas ranjang, dan aku tidur di bawah.
"Aku nggak suka ,kamu dekat dekat sama dia. Sok deket banget dia sama kamu??"
__ADS_1
"Kenapa?? Mas..Gatra itu temen aku.. Lama nggak ketemu jadi wajar aja kalau tadi bawaan nya heboh. ."