Bisniss Cinta Dengan PakBoss

Bisniss Cinta Dengan PakBoss
Plus plus


__ADS_3

"Bang ayok pulang!" ajak Kamida menghampiri Tristan di ruang tamu ,anak itu masih asik bermain sama anak dari keponakan Mama.


"Aku mau Menginap di rumah nenek Kak!! Aku masih mau main sama Rama" Tristan mengangkat wajah nya.


"


"Biar menginap disini aja Mid..lagian besok kan tanggal Merah" Kata Mama Ivone


"Mama nggak apa apa Kalau Tristan menginah disini.. Nanti Mama capek lagi.." jawab ku , Aku nggak mau Mama kecapean.


Tristan kalau sudah ada temen nya, pasti usil banget.. Semua jadi berantakan.


"Iya Mbak!! Mumpumg kami di sini..Biar Rame!! sahut Devi, keponakan Mama.


"Iya Dev! Tritsan kan aktiv banget anak nya.. Kasihan kalau nggak ada yang ngebantuin Mama..Yau udah..kalau Tristan menginap di sini.. biar Malam ini Mbok Ngat nginep di sini ya Ma.."


"Iya..Rumah Mama biar Rame!!"


"Susu nya Tristan ada nggak Ma?? Kalau nggak ada biar nanti di bawa sama Mbok Ngat sekalian.."


"Habis kayak nya Mid.. ,Mama lupa beli kemarin!!"


"Ya Udah Ma..aku pulang dulu ya, sekalian nyuruh Mbok Ngat kesini..Mama mau di bawain apa lagi???"


"Hahaha ya Ampun Mid! Rumah kita hanya berjarak beberapa rumah saja.. Nggak usah dibawain apa apa.. Kayak jauh aja!!" Mama Ivone terkekeh.


Setelah Mbok Ngat pergi ke rumah Mama rumah terasa sepi.


Ya Udah deh..Mandi aja, badan udah lengket begini.


Beberapa kali Adit menekan Bel Rumah, tapi nggak ada jawaban. Rumah juga terkunci


Untung saja Adit selalau membawa Kunci Duplikat.


"Mid...!! Kamidia!!!" teriak Adit saat memasuki rumah sambil mencari cari keberadaan Kamidia. Nggak biasa nya Rumah sepi begini.


Terasa sepi, tapi Terdengar gemercik Air dari dalam kamar.. Tanda nya Kamidia ada Di dala.

__ADS_1


Ternyata Kamar tidak terkunci. Adit langsung masuk .. Duduk di tepi Ranjang sambil melepas Jass dan sepatu nya. Menghirup Aroma sabun milik Midia.. Membuat nya menjadi nyaman.


Beberapa detik kemudian, Kamida keluar dari kamar Mandi.


"Mas Adit!!: Mata nya membulat kenapa tiba tiba sudah ad di kamar.


"Lain kali..meski nggak ada orang! Pintu kamar harus tetap di kunci!" perintah Adit.


"Iya Lupa!! Udah pulang dari tadi yach!!" Kamidia mendekati Adit.


Apalagi saat ini ia hanya mengenakan handuk kecil saja. Hanya menutup Dada dan Panthat saja. Buwah dada nya terlihat menyembul ,kecil dan berisi. Dengan Rambut nya yang basah dan terurai.


Sebagai Pria Dewasa dan Normal, Rasa nya ingin mengulum dan menikmati buah yang Menyembul itu.


Fikiran Adit mulai melayang kemana mana.


Adit menelan saliva nya dengan kasar, Jantung nya berdegub lebih kencang. Wajah nya menjadi berubah merah padam dan Pucat.


Beberapa Kali Adit terlihat mengusap keringat.


"Kamu kenapa Mas?? Kamu sakit???".Midia mendekati Adit, dia juga lupa jika saat ini, dia hanya mengenakan handuk saja.


Jelas saja, Buwah dada yang menyembul itu tepat berada di depan wajah Adit "Ng-Nggaak! Kok Mid!! Aku nggak kenapa napa" Adit sangat gugup dan pucat.


"Kenapa pucat Gitu?" Kamidia masih belum mengerti


Adit masih mematung, merasakan Gejolak yang mulai menjalar.


"Mas!!!" Kamidia menggoyang goyang kan telapak tangan nya tepat di wajah Adit.


Adit menarik nafas dalam dalam "Kamu membangkit kan gairah ku Mid!! Apa kamu sengaja menggoda ku!"


Midia langsung memukul pundak Adit dengan keras " Emang nya Aku ini Renata!!!"


"Lihat tuh handuk kamu!!"


"Aaaaa!!! Teriak Midia"

__ADS_1


Sial nya lagi Lilitan nya terlepas karena terlalu keras memukul pundak Adit. "Tutup Mata!!!" teriak Midia mencoba mengambil handuk yang jatuh ke Lantai


Namun Adit berhasil menyambar handuk nya.


"Ambil saja kalau bisa!" Goda Adit menyeringai.


"Nggak Lucu!!!!" Midia masih menyilang kan tangan nya, untuk menutupi MissVie dan Buwah yang menggantung di dada nya. "Bawa sini!!! Sini Nggak!!"


"Kalau Aku nggak mau gimana!!" Goda ADit semakin nakal, mendekati Midia.


Untung saja ada Selimut di atas kasur.. Kamidia segera menyambar selimut ,namun lagi lagi Adit lebih dulu berhasil mengambil selimut nya.


"Mau kemana mid???"


"Mas Adit mau ngapain????" Midia sudah terlihat pucat..Tangan nya masih menyilang.Menutupi Aset indah di tubuh nya.


"Minta Hak ku Lah!!" suara Adit sudah berubah menjadi Parau, membuat kamidia bergidik ngeri.


Giliran Kamidia yang menelan Saliva nya , terlihat sangat Gugup. Sial, kenapa jadi begini sih!!


"Taa- Tapi A..ku!! Aku belum Siap!!" tenggorakan ku serasa tercekat.


"Kenapa???" tanya Adit lembut.. Sudah berdiri tepat di depan Midia dengan Mode On.


"A-ku! Aku..." Midia menggigit bibir nya yang bawah dan tidak bisa berkata kata,


Tanpa di sangka, Justru Adit memakai kan handuk nya kembali untuk menutupi tubuh Kamidia "Aku tidak akan meminta nya..Jika kamu belum siap." Bisik Adit dengan lembut kemudian mengecup Bahu mulus Kamidia.


Perasaan Kamidia dibuat Runtuh oleh nya, Kemudia n Adit berbalik, untuk keluar dari kamar. Kalau terus terusab di kamar bisa bisa kepala nya pecah, karena Hasrat yang tidak tersalur kan.


Baru saja melangkah, Kamidia Justru mengejar dan memeluk Adit dari belakang.


"Degggg!!!!!" Membuat detak Jantung Adit berhenti seketika. Ia tidak pernah menyangka jika Kamidia akan melakukan ini.


Midia memeluk nya dengan Erat dan menenggelam kan wajah nya di punggung Adit. "Mau kemana???" tanya nya Lirih.


Senyuman terlukis di Wajah Adit, Moment yang sama sekali tidak pernah di bayang kan sebelum nya.

__ADS_1


Adit segera membalikan badan nya..mengangkat wajah cantik Istri nya..


Hayooo habis ini ngapain yaaaa😙🤣


__ADS_2