
"Udah Mid..nggak usah di ambil hati, Mungkin Renata hanya ingin menyesuaikan kinerja sesuai dengan standar aturan pekerjaan saja."
"Iya Mas.." Aku menahan air mata agar tidak tertumpah.
Aku pulang lebih awal, aku juga sudah minta izin pada Mas Adit untuk pergi makan bersama Mbak Dela. Selain itu, Fotocopy Kiing Faaz juga minta dibelikan Spacy wing paket jumbo dan beef burger.
Aku memutus kan untuk makan di Restoran bermaskot orang kumisan..sekalian membelikan pesanan Tristan.
"Biar aku skalian mbak!!"
"Nggak usah Mid!! Aku nggak enak!" tolak Mbak Dela
"Nggak apa apa mbak! Nggak setiap hari juga!!" Sambil membayar semua pesanan ku dan makanan kami
"Enak ya jadi kamu Mid!! Udah Adit Ganteng! Tajir lagi"
Aku tersenyum pada Mbak Dela
"Ada aja Lo MBak!!"
"Kalau ke inget tadi sore..Rasa nya pengen aku cekik deh! Itu jamur kulit!!!" sambil menyantap makanan.
"Iya!! Kayak mak Lampir!!" imbuh ku sambil menikmati ayam goreng
"Pokok nya..Lo harus hati hati! Gue yakin dia punya maksud buruk!! Coba Lo lihat aja! Dia itu sekretaris nya Pak Reza! Kenapa nemplok nya sama Adit!!!"
"Nggak tahu deh mbak Gue!?!!".
Setelah mengantar kan pesanan Tristan..Aku segera pulang ke Rumah.
Masih mengenakan bathrobe dan handuk yang meliliti kepala ku.
Mengambil Lotion dari meja Rias lalu mengoles tubuh ku di tepi Ranjang.
Kemudian Mas Adit datang.
__ADS_1
Wajah nya sedikit masam, dan menatap ku.
"Besok presentasi kan Rencana Program Kerja saat Meeting" pesan nya langsung masuk ke dalam Kamar Mandi.
Nggak tahu kenapa, Mas Adit agak beda malam ini. Lebih Diam dan dingin.
Hanya mengenakan handuk, dan diam saat melewati ku.
"Mas Mau makan sekarang?? Biar aku siap kan.."
"Nggak usah!" Mas Adit mengambil baju di lemari.
"Mas Adit lagi sakit???"
"Nggak!"
Lalu menata Kasur untuk tidur. Dengan tidir membelakangi ku. Aku memberanikan diri untuk bertanya.
"Mas??? Kenapa?? Ada masalah di kantor??" ku tarik pundak nya.
"Nggak biasa nya kamu gini?? Kenapa???"
Kemudian Adit berangsur untuk duduk.. "Minggu depan, aku ada Dinas Ke Bali. Renata juga ikut.."
"Memang nya nggak ada orang lain??? Sampai dia terus ngikutin kamu??? Kamu ngerasa nggak sih Mas! Kalau Renata itu sengaja nyari perhatian kamu!!!" protes ku.
"Aku tahu! Pasti kamu akan protes.. Aku harus Profesional kerja Mid! Aku hanya menganggap nya teman! Nggak lebih!"
"Kalau Renata nganggep nya lebih dari teman Gimana???"
"Kamu berlebihan Kamidia???"
"Kamu yang nggak peka!! Atau pura - pura nggak peka! " Benar benar bikin emosi.
"Mid! Aku udah berusaha jujur sama kamu..tapi kamu malah kayak gini? Aku nggak Liburan! Aku kerja Mid..ini sudah menjadi kewajiban aku.. Harus nya kamu ngerti dong.. Bukan nya seperti ini!
__ADS_1
Udah jelas jelas dia itu caper sama kamu Mas! Eh kamu nya malah kayak gitu.
Hati ku mencelos seketika, lalu memalingkan muka. Memilih diam dan menarik Slimut. Kenapa harus ada Renata?? Dia kan nggak skretaris nya Mas Adit.
"Mas Reza nggak bisa datang..jadi Renata yang mewakili Mas Reza" jelas Mas Adit.
Aku masih diam,tidak ingin berkomentar apa pun. Mendengar nama nya saja sudah membuat ku Mual.
"Aku nggak mau bertengkar sama Kamu Mid..Aku sendiri nggak bisa nolak! Nggak mungkin kalau Erwin yang harus datang.. Ini Acara penting."
Aku masih diam, semakin Mas Adit menjelas kan..hatiku semakin panas. Bukan nya aku Egois, Tapi Aku benar benar mual dengan Sikap Renata.
Kami sama sama diam tidak bertegur sapa.
Aku baru saja masuk ke dalam Pantri, disana sudah ada Mas Adit, Makan bersama Renata. Harus menarik nafas panjang lagi.
Bisa bisa nya makan bareng sama Renata. Suami macam apa Dia.
"Dit cobain deh!"
"Makasih Ren! Aku makan ini saja!" tolak ku halus ,saat Renata menawari makanan.
"Kamu belum coba! Ini yih kentang goreng enak banget sumpah!!" Renata terus menyodor kan ke dalam mulut ku.
"Apa itu???"
"Ini kentang yang di masak sama ikan tengiri ..cobain dong maka nya!! Aaaaaaa"
"Biar aku ambil sendiri aja.."
"Nggak usah! Nanti tangan kamu kotor! Ayook cobain dulu.. Aaaaaa!"
Akhir nya aku membuka mulut. Tiba tiba Kamidia datang, aku tahu pasti dia sangat sebal.
Aku hanya menghormati Renata, tapi jika saat ini aku menjelaskan kepada Kamidia pasti sia sia. Karena jangan menjelas kan hal apa pun kepada orang yang sedang Marah.
__ADS_1
Aku sudah lama.berteman baik dengan Renata, Bagaimana aku bisa menjauhi nya tanpa alasan yang Jelas.