Bisniss Cinta Dengan PakBoss

Bisniss Cinta Dengan PakBoss
Berulah lagi


__ADS_3

"Kenapa Lo nggak Bilang Mid! Kalau Lo mau Risaign!!!" kata Mbak Dela dengan Gemas mencubit Pipi Midia.


"Hehee" kamidia tidak bisa memberi Alasan, karena semua terjadi dengan tiba-tiba.


"Mbak Dela! Mas Budi!! Aku pamit yach!!!"


Mereka berpamitan lalu berpelukan seperti Teletubis.


Di ujung lorong ,Kamidia berpapasan dengan Renata


"Akhir nya kamu keluar juga dari kantor ini!! Memang seharus orang orang yang tidak berkopeten! Layak untuk pergi!" kata Renata dengan pedas dan angkuh.


"Eh ada Bu Renata!! Perhatian banget sama saya..hayo??? Pasti selalu memikirin saya kan???? Atau jangan-jangan Bu Renata ngefens nih ya sama saya???"


"Saya ngefens sama kamu!! Kamu mimpi???!"


"Bukti nya!! Ibu perhatian banget sama saya!! Nggak usah terlalu perhatian sama saya Bu! Suami saya sudah sangat perhatian kok! " Ledek Kamidia Lalu pergi.


Membuat Renata kesal..bisa bisa nya Dirinya di Ledek oleh Kamidia.


"Dit!!!" Renata membuka pintu,lalu mendekati adit


"Ada apa Ren??"


"Yalan Yukk! Nanti malem ada acara nggak Lo??? Toni ngajakin kita nongkrong?? Kongkow Gitu deh!!"


"Kayak nya nggak ada acara! Kapan Toni pulang ke Jakarta???!"


"Kurang tahu Gue Dit! Tadi pagi tiba tiba chat Gue.. Dia bilang udah di Jakarta! Terus ngajakin kita ketemu.. Jadi bisa kan nanti malem???"


"Bisa"


Kamidia Menyungging kan sudut bibir nya.


Adit menganggap sudah tidak ada masalah lagi menegenai masalah tempo Lalu.


Adit berdandan rapi dengan gaya Cool nya,


"Mau kemana Mas??" Kamidia mengamati Penampilan Adit.


"Jalan sama temen- temen! Boleh ya Mid.. Nanti nggak pulang malem kok!" sambil memakai jam tangan.


Kamidia melipat kedua tangan nya dan bersender di daun pintu. "Sama siapa???"


"Toni, kata nya sih Renata juga ikui!" Adit mengulum senyum, seolah meyakin kan Midia, agar Midia percaya pada nya.


Kamidia menghela nafas nya dengan kasar "Kenapa sih! Selalu ada nenek sihir itu!!" raut wajah nya menjadi tidak senang, setelah mendengar Ada Renata.


Kemudian Adit menjelas kan dan meyakin kan Kamidia "Mid.. cuma sekedar nongrong aja! Udah kamu nggak usah berfikir macem- macem! Percaya sama Aku!" sambil membelai Rambut Kamidia.


"Nongkrong dimana Kalian??"

__ADS_1


"Planet Discotiq!!!" Adit menyambar kunci.


"Aku di rumah sendiri nih!" wajah Kamidia berubah kesal.


"Emang kamu mau ikut ke discotiq!! Nanti kamu teler lagi! Besok hari pertama masuk kuliah!"


"Iya!!!" Kamidia mengijin kan Adit Pergi dengan terpaksa.


"Aku berangkat dulu yach!" Pamit Adit sambil mencium bibir Kamidia Sekilas


Suami macam apa dia! Tahu istri nya sibuk menyiap kan keperluan ospek buat besok! Malah dia pergi sama teman teman nya. Mana Ada Renata Lagi..


Renata berpenampilan sangat cantik dan modis. Setiap mata yang memandang pasti tertarik melihat nya.


"Youre beatiful!" puji Adit, Saat Renata datang bergabung dengan mereka.


"Nggak usah muji muji deh! Kalau aku nya kamu tinggalin!!" ledek Renata


"Kamu apa'an sih Ren!!" sanggaH Adit.


"Gimana kabar nya Bro!!!" sapa Toni merangkul Adit.


"Baik! Kapan Lo balik ke Jakarta!!!" jawab Adit.


"Udah tiga hari yang lalu! "kata Toni membuang putung rokok yang di hisap nya,


lalu menginjak injak dengan kaki nya


"Hallo Renata!!! Semakin cantik aja!!!" Toni membuka ke dua tangan nya dengan lebar.


Mereka sangat dekat dan Akrab semenjak mereka dulu berada di australia.


Renata menuangkan minuman ke dalam Gelas Adit "Nih Dit! " lalu memberikan kan nya kepada Adit.


"Nggak Ren! Sekarang Gue udah nggak minum!" tolak Adit.


"Dikit doang!! CameOn!! Mumpung kita disini!" bujuk Renata, terus menyodor kan gelas nya.


"Iya lah Bray!! Lagian kan kita lama nggak ketemu! " Kata Toni menegak minuman nya sambil menghisap rokok


"Segini doang! Nggak bakalan bikin Lo mabok kali Dit!!" Renata terus memaksa.


Dengan terpaksa Adit menerima tawaran Renata. Dan meminum nya dengan Ragu - ragu "Habisin Dit!!" bujuk Renata membantu Adit memegangi gelas


Mereka bersorak senang dibawah dentuman musik DJ yang menggema. Adit mulai menikmati dan terbawa suasana.


"Dit turun yuk! Lama kita nggak bersenang senang!" Renata terus memaksa.


"Nggak lah Ren!" Tolak Adit, karena dia tahu..apa yang terjadi jika ia menuruti permintaan Renata.


"Ayo dong! kita udah sampai disini Loh! Masak cuma maj duduk doang!! Nggak asik ah!! Ayok!!" Renata terus memaksa.

__ADS_1


Karena Adit di bawah pengaruh minuman, Akhir ya dia mau menuruti permintaan Renata.


Sedang kan Toni "Sibuk merayu Mangsa"


Mereka Asik berjoget dan berdansa.


Renata merasa menang banyak! karena malam ini bisa memeluk Adit dengan puas!


Walau beberapa kali ada penolakan dari Adit.


"Ren! Udah! Gue udah capek!!" kata Adit berhenti sejenak dengan nafas yang ngos ngosan


Renata terkekeh menertawakan Adit, lalu mencari perhatian dengan mengusap keringat di kening Adit.


"Payah!! Segitu doang Udah Capek!!"


Kita Clubing sampai Pagi Dit!" teriak Renata terus melonjak lonjak menikmati musik


Seketika Adit teringat dengan Kamidia. Lalu melihat jam yang melingkar di tangan nya, ternyata sudah jam satu malam. Adit buru buru pergi .


"Ren!! Kita pulang sekarang!!" Ajak Adit, perasaan nya sudah bergejolak, karena ia tahu Kamidia pasti sudah menunggu nya.


"Nanggung!!"


"Sekarang!!" tegas Adit.


Setelah berpamitan dengan Toni, Adit mengantarkan Renata pulang. Karena Renata merengat untuk di antar kan pulang.


"Ren turun! Udah sampai!!" Asit membangun kan Renata.


"Anterin Gue masuk ya Dit!! Kepala gue berat banget rasa nya!" sambil memijat mijat kepala nya.


Akhir nya Adit memapah Renata sampai masuk ke dalam Appartement. saat Adit hendak pulang membuka pintu tiba-tiba Renata bangun dan memeluk Adut dari belakang


"Dit jangan pulang!!!" Renata semakin mengerat kan peluk kan nya.


"Ren! Kamu mabuk! Kamidia sudah menunggu ku!!" Adit mencoba melepas kan pelukan Renata..


"Dit!! Kenapa kamu nolak aku! Aku sangat mencintai mu Dit!"


"Renata lepas kan!!"


"Nggak!! Aku nggak mau melepas kan pelukan ini!! Sebelum kamu menerima cinta ku!! Kita bisa memulai nya tanya sepengetahuan Kamidia!!"


"Renata!! Apa kamu sudah Gila!!"


"Iya!! Aku memang sudah Gila!! Gila karena kamu!!"


Renata mencegah dengan cara menghadang Adit, dan kembali mencoba mencium nya..


Namun Adit justru mendorong nya.

__ADS_1


"Aditttt" pekik Renata yang terjatuh.


"Kamu udah nggak waras Ren!!!" Adit bena benar Marah, kemudian pergi meninggal kan Renata yang terjatuh di Lantai sendirian


__ADS_2