Bisniss Cinta Dengan PakBoss

Bisniss Cinta Dengan PakBoss
Praduga


__ADS_3

Lagi lagi Adit harus menghela nafas panjang sebelum membalikan badan nya,agar ia bisa lebih sabar menghadapi Kamidia.


"Coba bilang sekali lagi..." kata Adit mendekati Kamidia


"Aku mau pulang ke Rumah Mama!!!" kata Midia lagi, sambil menghapus Air mata nya dengan kasar.


"Umur kamu sudah dua puluh delapan tahun..tapi cara kamu menyalesaikan masalah masih kayak Anak TK!" Adit kembali duduk di sebelah Midia.


"Kamu tahu nggak sih!! Aku ini perduli sama kamu Mid!! jangan kolokan gini!!" Adit menengadah kan Waja Midia, Lalu menatap mata nya dengan intens.


Midia mencoba memberontak, namun di tahan oleh Adit.


Tanpa Basa Basi, Adit memeluk Kamidia dengan Erat. "Aku nggak suka ada orang lain yang muji muji kami lagi! Apa lagi sampai ngelihatin kamu kayak Gitu!! Semua yang ada di diri dan tubuh kamu! Semua nya Milik Aku!!!" jelas Adit sambil mengelus punggung Midia dengan Lembut.


Kamidia kembali Luluh mendengar penjelasan dati Suami nya.


Sebagai perempuan, Jelas Midia merasa tersanjung karena merasa memiliki Arti untuk Adit.


Aroma khas Wangi pada tubuh Midia,diam diam seperti nya sudah membuat nya ketagihan.


Sebagai Lelaki Normal..Adit mulai merasakan ada yang mengeras di bawah sana. "Udah! Jangan malu!! Kalau mau meluk aku! Ya peluk saja!" Adit membawa tangan Midia untuk melingkari perut nya.


"Mid! Kamu ngerasain sesuatu nggak???".


"Apa????" Kamidia mengangkat wajah polos nya dan menatap Adit.


"Ada yang keras dibawah sana???"


"Apa sih Mas???"


"Itu!" Adit menunjuk kan Arah yang mengeras..dan sekarang sudah terlihat menonjol dan berdiri tegak.

__ADS_1


"Mas Adit!!! Jorok!!!!" Midia menutup mata dengan kedua tangan nya.


"Bukan Jorok Mid!! Tapi pertanda!! Minta di pertemukan denga tempat nya!!" Adit memaksa membuka tangan Midia yang menutup Mata.


Wajah Midia menjadi pucat seketika


"A- ku.. Aku belum siap!"


Adit mendengus, lalu mangambil jarak di antara mereka.."Kenapa???"


"Aku belum yakin kalau kamu bener bener udah menerima aku.."Mida menatap Adit dengan serius


"Oke!!!". Adit berangsur meninggal kan kamar dengan perasaan kecewa. Tapi Adit berusaha untuk berfikir Positive dan memahami keadaan saat ini.


Ada persaan bersalah di hati Midia, disisi lain Perempuan itu juga belum Yakin sepenuh nya Pada Adit.


...----------------...


"Bang ayo di minum susu nya!" Midia meletak kan Susu di depan Tristan "Sayur nya jangan lupa di makan yah!!!"


Kemudian Midia menuang kan Air putit di Gelas Adit, mengambil kan nasi di pirin nya.


"Mas! Aku berangkat bareng Pak Yatin aja! Sekalian nganterin Tristan sekolah.. Nanti siang ada Deadline..takut pulang kesorean.."


"Ya.. jangan lupa nanti kalau masih ada waktu.. nanti bawain Yughourt ya Mid.. Stock di kulkas habis soal nya..


"Iya Mas.."


Setelah mengantar Tristan, Kamidia segera bergegas menjuju kantor.


"Pak!! Nanti Mampir sebentar ke Mini Market ya!!"

__ADS_1


"Baik Mbak..".


"Mid!! Lo udah tahu belum??" kata Mbak Dela dari Arah Pintu lalu meletak kan Map di atas Meja nya.


"Tahu apa Mbak???" Midia menoleh dan menggeser kursi nya.


"Renata! Sekertaris baru Pak Reza!! Songong nya Minta Apun!!"


Kamidia mengedik kan bahu nya.


"Mungkin dia ngerasa udah kenal sama Adit..maka nya dia Gitu," sahut Mas Budi


"Maksud Lo gimana Mas??" Mbak Dela semakin Kepo.


"Renata itu teman dekat Adit dulu di Australi, Mungki saja itu sebab nya..ya walau dia begitu, tapi anak nya emang cerdas.. Pintar dalam berbahasa.. Maka nya Pak Reza udah nggak kewalahan kalau dapat klien dari Luar Negri. " jelas Mas Budi.


"Mantan Pacar maksud Lo???"


"I dont no!" Mas Budi mengedikan bahu nya.


"Sorry Mid! Bukan maksud Gue, buat ngomporin Lo...sekedar informasi doang! Biar nggak ada ke salahfahaman dalam Bekerja.." Jelas Mas Budi merasa tidak enak.


"Santai aja kali Mas!!" Midia tersenyum kecut seolah tidak kenapa kenpa..meski sebenar nya ia ingin tahu lebih banyak mengenai Renata dan Adit.


"Hati- hati dan Waspada Lo Mid!! Wajah nya tuh wajah wajah pelakor!!" imbuh Mbak Dela, nampak ketidak sukaan di wajah nya.


"Huss! Jangan gitu Lo Del!!" kata Mas Budi


"Banyak kejadian Mas Budi! Emang nya Lo tahu..dulu mereka gimana? Siapa tahu dulu mereka sempet pacaran.. Eh!! Mau di sambung sekarang.. Gue sih nggak nyuruh Midia buat berprangsa buruk!! Tapi lebih ke Wasapada!! Tuh bawaan nya nyari perhatian nya Adit terus!!" Mbak Dela semakin Emosi.


"Dasar Biang Gosip Lo!! Udah kerja! kerja! Jangan Lo ladenin omongan Dela Mid!!" kata Mas Budi Lagi.

__ADS_1


"Eh di bilangin nggak percaya!!! Lagak nya aja udah kelihatan!! Tadi waktu Meeting nemplok Adit terus" wajah Mbak Della kelihatan sewot


__ADS_2