
Adit merasa sangat bersalah kepada kamida, sehingga tidak henti henti nya ,merutuki dirinya sendiri di sepanjang jalan.
Kamidia juga sangat resah dan kesal ,karena dari tadi hape Adit tidak bisa di hubungi sama sekali.
"Kamu dimana sih Mas!!!" membuat Kamidia khawatir dan tidak bisa tidur.
Adit memencet Bell rumah nya secara berulang ulang, Sehingga membuat kebisingan di dalam rumah.
Dengan bersungut sungut dan perasan kesal Kamidia membuka pintu.
Adit langsung memeluk Kamidia dengan erat dan terus menciumi pucuk kepala nya.
Kamidia hanya terdiam mematung, apa coba maksudnya. datang-datang nggak minta maaf eh malah langsung main peluk peluk segala.
" Kamu mabok ya Mas!!" Kamidia mendorong dadanya agar menjauh dari nya.
karena benar-benar seperti bau kambing!
"Aku cuma minum sedikit kok!" jelas Adit
lalu menarik tangan Kamidia dan segera mengajak nya masuk ke dalam kamar.
"Mas Adit!! Sebener nya kamu dari mana????Kenapa baru pulang!!! Dari tadi aku nelfon dan ngechat kamu! tapi nggak ada respon!!" tanya Kamidia penuh Curiga.
"Mid! Kepala ku pusing! Tolong kalau mau mengomel besok saja!"
"Kamu mau ngapain!!!" Saat Adit kembali mendekati nya.
"Maaf..aku pulang telat". Lalu berbalik Arah langsung masuk ke dalam kamar mandi.
What Mas Adit minta maaf???. tumben aku Jadi curiga jangan-jangan ada sesuatu yang ditutupin dari aku atau dia lagi berbohong!!
Aku memunguti baju yang dipakai nya tadi. Bau banget! Lalu ku endus endus seperti kucing
Ini ada Bau parfum lain!! Apa! Ada bekas lipstik juga!! Nggak bisa dibairin!!
"Belum tidur???" tanya Mas Adit selesai mandi..
Lalu ku lempar baju nya tepat kena di wajah nya.
"Jelasin ke aku! Itu bau parfum siapa!!! Itu juga ada bekas lipstik! Jujur sama aku Mas Adit!!!" lagi lagi aku menangis di buat nya.
"Maafin aku Mid..." kata mas Adit penuh sesal.
"Aku nggak butuh kata Maaf!! Aku hanya butuh penjelasan!! Lipstick siapa!!!!" teriak ku, pertahanan ku mulai Runtuh
Mas Adit masih terdiam hanya manatap ku.
"Suami macam apa sih kamu Mas!!! Aku di rumah nungguin kamu!!! Tapi kamu malah pergi sama temen temen kamu!! Pulang mabok! Baju kamu penuh bekas lipstik!!!"
"Tadi aku clubing sama Toni ada Renata juga!" Jelas Adit dengan pucat.
__ADS_1
"Renata! Kenapa Renata lagi!! Apa kamu nggak bisa menjauh dari Dia!! Mana bukti nya! Kalau kamu mau menghindar??? Pembohong!!!" Emosi Kamidia memuncak, Mata nya mulai berair.Karena merasa di hianati.
"Aku nggak ngapa ngapain Mid!" Mas Adit menarik lengan ku sehingga mata kami saling menatap. " Kami hanya berjoget udah itu aja.. Memang tadi Renata sempat beberala kali ambruk dan memeluk ku-" Adit tidak bisa menjelas kan lebih ditail lagi, karena ia tahu sorot Mata Kamidia memancar kan kemarahan.
"Sudah! Jangan di terus kan!!! Hati ku semakin sakit mendengar nya!!" Kamidia sudah putus asa melihat Adit masih saja berhubungan dengan Renata si perempuan tukang sihir
"Mid!! Kamu mau kemana!!!" Kamidia langsung mengambil bantal dan selimut lalu keluar dari kamar.
"Braakk!!!!!" Kamidia menutup pintu dengan kasar memilih tidur di kamar tamu. Ia menangis sesunggukan di sana.
Adit tidak berani berbuat apa apa saat ini. Ia hanya bisa berdiri di depan pintu kamar tamu, mengurung kan niat nya untuk mengetuk pintu.
Karena ia tahu perbuatan nya kali ini benar benar sudah menyakiti Kamidia.
"Mbak!! Rapi banget! Mau kemana??".
"Kampus Mbok!!" Kamidia mengunyah nasi
"Kampus????"
"Iya Mbok! Ini hari pertama ku masuk kuliah sebagai Mahasiswi S2 mbok.. Gimana aku cantik nggak mbok??"
"Cantik Non!! Masih kayak anak Kuliahan!!" puji Mbok Ngat melihat kecantikan Kamidia.
Kamidia Mengenakan kemeja berwarna putih ,degan celana berwarna cream dan sepatu Kat. Benar benar modis
"Lah..Mas Adit kayak nya belum keluar dari kamar tuh Mbak"
"Biarin aja! Mungkin masih tidur!!!".
"Mbok..nanti bersihkan kamar tamu ya?? Aku mau tidur di sana..kalau tidur di kamar Tristan..capek! Harus naik tangga!!" Kamidia mengalih kan pembicaraan..ia tidak mau kalau sampai Mbok Ngat tahu,kalau sebenar nya mereka sedang bertengkar.
"Baik Non.." Mbok Ngat nggak berani bertanya kenapa Kamidia ingin tidur di Ruang tamu. Meski sebenar nya curiga dan penasaran.
"Mbok!! Aku berangkat duluan ya!"
"Mau ke kampus sama siapa Non??? Pak Suroto nganterin Tuan chairul ke kantor!"
"Tuh! Di depan mamang Gojek nya udah nunggu!" Kamidia segera berangkat.
Hari pertama kuliah, aku tidak mau terlihat sedih, kubawa enjoy aja.
Tidak terlalau heboh seperti anak yang baru masuk kuliah. Cukup banyak juga ya Ada hampir 30 peserta didik.
"hai kenalin nama ku aira" seorang perempuan mengulurkan tangan nya kepada ku.
"Aku Kamidia.. Panggil aja Midia."
"Aku Naima!"
"Aku Kamidia!"
__ADS_1
Kami saling berkenalan
Aira, seperti nya akan menjadi teman Akrab ku di kampus..penampilan nya biasa, tapi sangat staylish. Meski wajah nya agak Judes.
"Hai Ledies! Kenalin namaku Jordan! Aku anak Medan bapaku Raja Minyak! Punya SPBU di mana mana." Pria aneh menghampiri kami, mengajak kami berkenala.
"Aira!" jawab aira ketus.
"Naima.."
"Kalau kamu siapa nama nya??" mengulur kan tangan nya pada ku.
"Kamidia!"
"Nama yang cantik! Sesuai dengan wajah nya.. Boleh nggak aku masuk dalam kelompok kalian!! Boleh dong pasti nya.."
"Kalu kamu mau serius belajar.. silah kan aja kalau mau gabung!!"Jawab Aira
"Jangan galak galak dong! Tuh lihat Kamidia... Jadi perempuan itu yang teduh.. Nggak ngegas kayak kamu!" jawab Jordan, membuat Aira Emosi
"Enak aja aku di bilang ngegas!! Kamu tuh yang sok yess!!." balas Aira.
"Udah Ra.." kata ku menengahi mereka.
"Perkenal kan nama ku Wahyu" Pria kalem yang juga bergabung dalam kelompok kami
Kami mengobrol di taman kampus dengan Akrab padahal beru saja kenal.
Ternyata Aditya juga sudah datang di kampus bersama teman teman nya,tanpa sepengetahuan Kamidia.
melihat Kamida yang terus-terusan digoda oleh Jordan sehingga membuat teman teman kamidia tertawa.
Adit semakinkesal..Kenapa Kamidia bisa setertawa itu bersama teman yang baru saja ia kenal.
"Mid!! Ra! Tuh ada Ada cowok Ganteng!!!" puji Naima dengan heboh, saat melihat Adit lewat di depan mereka.
"Apa an sih Na???" Kamidia menoleh ke Arah Aditya, ia tidak percaya jika yang di maksud Naima adalah Adit suami nya.
Mata bereka sesaat bertemu, tapi Kamidia memalingkan wajah nya pura pura tidak melihat karena masih kesal dengan persoalan semalam..
"Ada ya..cowok seganteng itu!! Pokok nya Gue harus nyari tahu siapa Dia!!" Naima bersemangat sambil menunjukan ke kaguman nya.
"Hati hati ntar punya istri lagi!!" celetuk Wahyu.
"Mana mungkin dia sudah beristri! Masih muda gitu!! Ya Ampun! Pokok nya aku harus kenalan sama Dia!! Iya kan Mid!"
"Hah! Apa!! " Kamidia menelan ludah nya dengan kasar. Andai Naima tahu, kalau sebenar nya Adit itu adalah suami nya.
"Masih Gantengan aku Lah!!" Jordan tidak terima jika ada yang menyaingi nya.. "Apa lagi bapak ku raja Minyak dari Medan!"
"Jual bensin eceran aja juga bisa kok di bilang juragan Minyak!!" celetuk Aira dan membuat teman teman nya terkekeh.
__ADS_1
"Eh!!!" Jordan kena Skak Matt dari Aira.
Aira adalaj gadis cantik tapi judes, di usia nya yang sudah dua puluh delapan tahun ia belum juaga menemukan pendamping hidup