
Semua perhatian tertuju pada Kami. Sudah seperti artis saja, Mungkin mereka penasaran..mengenai hubungan ku dan Pak Adit. Maklum saja, tidak semua orang mengetahui pernikahan kami.
"Dit!!!" teriak wanita dari arah Lobi mendekati Kami.
"Renata!!" Adit tersenyum manis pada perempuan itu.
"Kemarin aku nyariin kamu!! Kenapa pulang duluan sih!!"
Sebenar nya siapa perempuan ini, Kenapa Akrab sekali dengan Mas Adit.
"Oke! Sorry!! Kemarin Saya Lupa Ren!! Nanti biar di antar Erwin ke Ruangan kamu..kemarin saya buru buru. "
"Masih ada waktu lima belas menit , Nanti aku ke Ruangan kamu ya!! Sekalian mau ngambil berkas kemarin!!"
Mereka berdua apa tidak menganggap ku ada.. Dari pada di kacangin, mending Gue Pascard duluan aja deh.
"Dit!! Kata Mas Reza..Lo udah Meried ya!! Sejak kapan Lo mau berkomitmen???" Renata begitu penasaran.
"Memang Mas Reza cerita apa saja??" Adit balik bertanya.
"Banyak! Jadi beneran kamu sudah menikah.." Renata kembali mengulangi pertanyaan nya, agar mendapat kepastian dari Adit.
"Benar Ren.."
"Aku telat ya Dit!! Seandai nya Aku datang ke Jakarta lebih awal, mungkin aku masih punya kesempatan... "
"Tidak ada yang harus di sesali Ren..semua sudah berlalu.."
"Kalau boleh tahu, istri kamu-" tanya Renata ragu ragu dengan nada merendah kah. Seolah menunjukan Apakah perempuan itu setara atau lebih baik dari diri nya atau tidak.
"Tadi yang datang ke kantor bersama ku" jawab Adit ramah.
__ADS_1
"Tadi????" Renata tak percaya di buat nya, Lalu Tersenyum kecut.
Adit meninggal kan Renata yang masih berdiri mematung di sana.
"Kamu masih ingat nggak waktu dulu kita bersama di Australi.." Renata sengaja mengungkin masa lalu mereka dulu saat Masih sama sama di Australia, saat mengambil berkas di Ruangan Manager.
"Masih Ren.. Bahkan aku juga tidak menyangka sekarang kamu bisa kerja di sini, ini Berkas yang kamu minta sudah selesai..selamat bekerja ya!!!" Jelas Adit sambil memberikan berkas dalam Map. Agar Renata cepat pergi.
"Cieeeeeee bu Manager udah dateng nih!!!" ledek Mbak Della, padahal Kamidia baru saja membuka pintu.
"Apa'an sih Lo Mbak!! Pagi pagi udah ngeledek muluk!! " jawab Midia melewati Dela
"Ya iyalah!! Semenjak punya Gelar Bu manahaer! Mana boleh sekarang Lo Lapangan???"
"Bukan nya gitu kaliii Mbak Del??? " Midia menyalakan komputer.
"Tadi Pagi pagi buta Mas Budi telfon Gue!! Katanya dia yang harus kelapangan..Lo nggak di bolehin sama Pak Adit.."
"Serius Lo mbak!!!" hampir tak percaya di buat nya. Apa coba Maksud nya Mas Adit melempar pekerjaan. Aku kan jadi nggak enak sama Mas Budi.
"Mbak Della! Mau makan apa hari ini?? Atau udah take Away ya????" tanya ku Menggeser kursi setelah mematikan komputer.
"Nggak Mid! Gue mau makan Soto aja di kantin Pantry!! Lo mau makan apa?? Stick, pizza ,burger atau-"
"Nggak cocok di Lidah Gue!!! Hari ini Gue juga mau makan soto kayak Lo Mbak!!"
Mereka berdua datang ke Pantry bersamaan. Tiba tiba teringat dengan Adit. Tadi pagi mengajak nya Lunch bareng.
Baru saja sampai di ambang pintu Pantry, Midia melihat Adit sedang makan berdua bersama perempuan yang tadi pagi. Mereka terlihat sangat Akrab.
"Ayo!! Gue udah laper!" ajak Mbak Della.
__ADS_1
"Gue cari meja Mbak! Lo yang pesen makanan nya ya!!!" jawab Midia, ada yang aneh dengan perasaan nya saat melihat Adit makan siang berdua dengan perempuan yang tadi pagi menemui mereka.
"Nih!!" Tak lama kemudian Mbak Dela datang sambil menyodorkan pesanan ku.
Adit mengetahui jika Kamidia juga sedang lunch di tempat yang sama. Bahkan tatapan mereka juga sempat bertemu.
"Kenapa Lo Mid??? Keburu dingin tauk!!" peringat Mbak Dela.
"Nggak kayak biasa nya nih Mbak Rasa Soto nya!!" Jawab Midia berbohong.Padahal hati nya yang lagi nggak kayak biasa nya.
"Masak Sih!!" Della mencecap beberapa kali kuah nya, untuk merasakan rasa nya.
"Enggak ah Mid!!! Enak kok!! Masih sama!! Sariawan kali Lo!!!"
"Mungkin kali Mbak!!"
Kata nya ngajak lunch bareng.. Udah tahu Gue disini, boro boro nyapa..Ngechat aja enggak!! Malah asik ngobrol sama perempuan itu emang nya siapa sih dia!
"Mid!! Tuh Liat!!" Beritahu Dela sambil mengerlingkan mata ke arah Adit
"Biarin!!" Wajah Midia berubah menjadi kecut.
"Masak sih Pak Adit nggak nyamperin Lo..malah asiik Makan sama cewek lain..."
"Mulaii..Mulai... Mungkin lagi sibuk membahas kerjaan kali Mbak. Udah deh Positive thinking!! Kayak nggak tahu Adit aja!"
"Ya enggak gitu juga Kali Mid..."
"Udah udah! Lagian Gue juga belum siap..kalau orang orang tahu Gue udah jadi Istri nya Adit Sasmita!!"
"Kenapa??? Lo tu pasangan yang paling aneh yang pernah Gue temui tau nggak!!" Della kembali menyerutup Es teh nya.
__ADS_1
"Ya belum siap aja jadi bahan gosip!" Midia meletak kan sendok dan Garpu nya.
"Gue duluan ya Mbak! Mau ke toilet dulu.. Nih sekalian bayarin ya.. Thankyu Mbak Dell!!"Midia meletak kan uang sebelum pergi.