
Adit sudah siap, Pria metroseksual itu mengambil baju dari lemari "Mau kamu bawa kemana Sprey nya Mid????" kemudian memakai kaos nya.
"Di cuci lah!"
"Tengah Malam gini mau nyuci sprey??? Besok kan bisa??"
"Emang nya kamu nggak Malu Mas??? Kalau sampai Mbok Ngat melihat sprei yang ada bekas nya Gini. Nih Lihat!!" Kamidia menunjukan seprei yang ada bekas cairan bercampur warna kemerahan.
"Malu??? Ngapain malu!! Biar Mbok Ngat tahu..kalau kita baru saja menghabis kan malam pertama kita! Lagian Tugas Mbok Ngat kan memang untuk membersih kan segala isi di rumah ini " jawab nya dengan enteng.
"Aku males berdebat sama kamu Mas! Tolong bantuin pasang sprey baru yach Mas! Aku cuci Dulu sprei yang ini.." Kemudian Kamidia keluar dengan membaw seprey untuk di cuci nya. .
Hampir setengah jam lama nya, Kamidia baru selesai mencuci.
Adit sudah pewe di atas Kasur, selonjoran sambil menggeser geser layar ponsel nya.
Sudah jam duabelas Malam ternnyata, Kamidia juga sudah selesai membersih kan diri.
Ia segera menarik selimut dengan posisi tidur membelakangi Suami nya. Badan nya serasa remuk, tapi tidak Lebai seperti di Novel novel lain nya.
Menggunakan Piama pendek berbahan satin dengan warna peach. Membuat Lekuk tubuh kecil nya telihat sangat indah dan seksi.
"Mid.."
"Hmmmm" Midia sudah memejam kan mata.
"Kamu sudah tidur???" Adit meletak kan ponsel nya di atas nakas.
"Otewe" Gumam nya.
__ADS_1
Adit kembali merengkuh pinggang istri nya. sudah terasa mengeras yang berada di bawah sana.
Dan Kamidia juga bisa merasakan itu, tangan Adit kembali nakal..Menelusup ke dalam Piama.
sambil menchiumi tengkuk putih Milik Kamidia.
"Mas Adit! Geli!!!" lenguh nya, merasa terganggu.
"Aku mau kamu Mid!! Lagi ya!!" bisik nya mesum.
Akhir nya malam panas berlanjut lagi. Adit benar benar merasakan dan menikmati tubuh Midia hingga membuat nya bergetar hebat
Untung saja hari ini tanggal Merah, di rumah pun sepi.Jadi Mereka bebas untuk melakukan apapun
Ponsel Adit berdering dari tadi
"HhMm Hallo!!" Saat adit mengangkat telpon, dengan suara khas orang bangun tidur sambil menahan rasa kantuk nya
"Nggak Mah! Adit capek! Mau tidur aja Di Rumah?"
"Ya udah deh!! Kamidia gimana?? Mau ikut nggak? Mama telpon hape nya nggak aktiv"
"Kayak nya enggak deh Mah! ya udah ya Mah! Adit ngantuk! See you Mah!" Adit langsung menutup telfon nya.
Adit melihat istri nya masih tertidur dengan pulas, wajah cantik nya tertutupi oleh rambut.
Kamidia sangat kelelahan.. Sesekali Adit mengecup bahu nya..
Adit segera mengambil celana pendek nya yang tertanggal di lantai dan segera memakai nya sebelum turun dari ranjang. Saat mendengar bel Rumah berbunyi
__ADS_1
Lalu membuka pintu,
"Pagi Pak! Ini pesanan nya" kata abang Gjek
"Terimakasih!!" kata Adit sambil meyodor kan uang. Lalu menutuo kembali pintu setlah Abang Gjek pergi.
"Mid..bangun.." Adit menggoyang goyang kan puundak Midia.
"Hmmm aku masih ngantuk". Kata nya dengan Malas, malah menarik selimut nya sampai menutupi kepala.
"Udah siang! Ayo sarapan dulu!" perintah Adit Membuka Korden. Membuat Sinar cahaya Matahari menusuk nusuk kelopak mata nya.
"Mas Adit! Suka gangguin orang tidur aja!" gerutu Kamidia masih malas bangun
"Cepetan! Sarapan dulu! Aku udah beli bubur ayam, sate jeruk sama jeruk hangat!" Adit sudah duduk di kursi menuggu Midia.
"Sarapan aja dulu! Aku masih ngantuk!"
"Cepetan bangun! Pake baju kamu! Terus sarapan!"
Dengan wajah bantal nya,Kamidia segera memakai baju dan celana nya . Kemudian membersih kan Muka..
"Mid..besok aku pulang agak Malam?"
"Ada Meeting??" Midia memasukan bubur ayam ke Mulut nya.
"Iya! sama klien dari Filiphin kemarin.."
"Sendiri atau-" Midia menggantung pertanyaan nya.
__ADS_1
"Renata! Aku harap kamu bisa ngerti..dan jangan berfikiran yang aneh aneh!"
Kamida hanya mengedikan bahu nya.