
Hanya luka Ringan saja, Setelah kondisi Kamidia membaik..Kamidia di perboleh kan untuk pulang.
Untung Ada Elgin yang mau menolong dan menemani nya.
"Mid!! Gimana keadaan kamu!!" tanya Adit tiba tiba datang dengan wajah yang sangat cemas.
Sedang kan Kamidia hanya menatap nya dengan penuh kecewa.
"Maaf Pak..tadi saya langsung membawa Kamidia ke Rumah sakit.." kata Elgin merasa tidak enak.
"Terimakasih sudah menolong Kamidia!" meski sebenar nya Adit tidak nyaman dengan keberadaan Elgin di sini.
"Karena Pak Adit sudah berada di sini..saya pamit dulu Pak.., Aku pamit ya Mid! Cepat sembuh.." pamit nya, dibalas dengan senyuman oleh Kamidia.
"Maaf..tadi aku ngurusin mobil dulu di kantor Polisi.." JelaS Adit, takut kalau Midia salah Faham lagi.
"Masih perduli sama Aku???" tanya Midia dengan Sinis.
"Mid..kok ngomong nya gitu???"
"Terus aku harus ngomong apa Mas??? Apa harus bilang makasih gitu sama Kamu!!" Kamidia mulai menangis..mengingat Adit sedang berciuman dengan Renata.
"Mid? Kamu salah faham.." mencoba meraih tangan Kamidia.
"Jangan nyentuh aku!!! Aku jijik sama kamu! Enak aja!! Setelah kamu berciuman dengan perempuan sihir itu! Sekarang kamu mau megang- megang aku!! Aku nggak mau!!!" sambil menyingkir kan tangan nya.
"Aku nggak sehina itu Midia!! aku bisa menjelas kan semua nya!!" Aditya tidak terima.
"Menjelas kan apa lagi Mas??? Kebohongan macam apa lagi yang kamu sembunyikan dari aku!! Ini yang kamu sebut teman???"
"Dengerin aku dulu! Baru kamu ngomong"
"Nggak mau!! Kamu itu pembohong!!! Hiks! Hiksi hik!" Kamidia kembali menangis.
__ADS_1
"Aku tidak tahu kalu Tiba tiba Renata mau mencium ku Mid.. Percaya sama aku.." penuh keyakinan.
"Aku nggak percaya!!!" Balas Kamidia dengan nada yang bergetar.
"Ini Rumah Sakit! aku nggak mau ribut disini..Administrasi sudah ku urus.. Sekarang kita pulang..dan kita selesaikan di Rumah.."
"Rumah yang mana?? Itu bukan Rumah ku! Tapi Rumah mu Mas!"
Adit sangat marah mendengar jawaban Kamidia. Namun ia tidak mau Ribut di Rumah Sakit.
"Mid..jangan bicara melampaui batas. Itu Rumah kita..sekarang kita pulang!"
"Nggak!! Aku mau pulang ke Bandung! Aku nggak mau pulang lagi ke Rumah kamu!!"
"Maksud kamu apa Mid? Ngomong kayak gitu!!" Adit menahan diri untuk tidak Marah.
"Aku mau pulang ke Bandung! Biar kan aku pulang ke Rumah Orang tua ku.. Biar kamu bebas berbuat apa saja Dengan Renata! Aku tidak mau menjadi pihak yang paling tersakiti disini!! "
"Aku akan mengantarmu pulang ke Bandung!! Kalau itu memang mau kamu!!!" jawab Adit
Fikiran Kamidia terbang kemana mana. Jika Adit menyetujui nya untuk pulang ke Rumah orang tua nya di Bandung. Itu arti nya Adit sudah siap untuk berpisah dari nya.
Aku tidak menyangka jika Akan bernasib tragis seperti ini, sudah nikah di usia matang, tapi juga cepat menjadi Janda.
"Mau kemana!! Ini bukan Arah ke Bandung!!"
Adit tidak menjawab pertanyaan Kamidia.
Hanya Diam seperti patung hidup,
Lalu Sampai lah mereka di tempat Parkir sebuah Penginapan.
"Aku mau pulang ke Rumah Mama! Kenapa kita ke sini!!".Protes Kamidia
__ADS_1
Adit mengehela nafas "Tidak ada masalah yang serius! Jadi aku tidak akan mengantar kan mu pulang ke Rumah orang tua mu!! Kamu nggak mau pulang ke rumah kan??? So.. Malam ini kita menginap di sini!!" Lalu menggelandang tangan Kamidia.
Kamidia benar benar tidak menyangka. Setelah check -in dan mengurus semua pembayaran. Adit mengajak Kamidia memasuki kamar nya.
Nekat, padahal mereka nggak bawa baju ganti.
"Kenapa Elgin yang nungguin kamu???" tanya Adit menutup dan mengunci pintu kamar.
Kamidia hanya bisa melongo, kenapa Adit berubah seolah dia yang menjadi korban??? "Kamu Lupa Mas? Yang selingkuh itu kamu!! Bukan aku!!"
"Aku tidak pernah berselingkuh dengan siapa pun!!"
"Tadi siang apa!! Aku melihat kamu berciuman mesra dengan Renata!!" air mata Kamidia kembali menetes.
"Aku tidak mencium nya! Dia yang mencium ku! Kalau tahu dia akan mencium ku!! Aku juga nggak bakalan mau!!"
"Nggak bakalan mau nolak kan maksud kamu!!"
"Mid! Kenapa sih kamu selalu negative thinking terus sama aku! Justru aku tadi memperingat kan Renta agar tidak bersikap berlebihan pada ku! Karena aku sudah beristri!!"
"Apa aku harus percaya dengan ucapan mu Mas??? Kalau memang kamu masih mencintai nya.. Pulang kan saja aku ke Rumah orang tua ku!! Berbicalah pada mereka..agar hibungan kita cepat selesai!! Dan kamu bebas melakukan apa pun!!!" Kamidia tak kuasa membendung tangis, membuat nya terduduk dilantai
"Apa maksud mu??? kamu minta cerai dari ku?? Lantas kamu memilih menjadi Janda??? bagaimana perasaan orang tua mu?"
"Aku rasa mereka akan mengerti.."jawab kamidia dengan nada bergetar.
"Aku mengajak mu kesini bukan untuk membahas perceraian!! Aku tidak melakukan kesalahan apa apun!!"
"Sebelum aku jauh semakin mencintai mu.. Lebih baik kita akhiri pernikahan ini! Aku nggak mau sakit hati!!!" sambil menyeka Air mata nya.
Hati Adit mencelos setelah mendengar Kamidia mengungkap kan perasaan nya
Lalu duduk mensejajar kan posisi nya berjongkok mendekati Kamidia lalu mengangkat wajah Kamidia yang basah karena menangis.
__ADS_1
"Aku tidak akan menjelas kan Apapun! Karena saat ini kamu sedang marah!"
Lalu pergi Ke kamar Mandi untuk Mandi.