
Adit sedang mengobrol dengan Renata di Ruangan nya. Mereka sangat Happy dan santai..tidak ada rasa canggung di antara mereka.
Bahkan Kamidia sendiri tidak pernah sedekat ini Dengan Aditya,
Baru kali ini ia melihat Adit begitu dekat dan akrab bersama perempuan. Karena selama ini, ia tidak pernah melihat Adit sedekat ini dengan lawan jenis.
"Maaf Langsung masuk! Tadi udah berkali - kali ngetuk pintu..tapi nggak ada jawaban. Maka nya aku langsung masuk aja.." kata Midia menatap Adit sambil meletak kan Yoghourt.
"Mid!" Adit terlihat kaget dengan kehadiran Midia. "Maaf tadi nggak denger..oh Ya Mid! Kenalin ini Renata sekretaris Mas Reza.. Juga temen ku dulu di Australia"
"Hai!! Kenalin..Aku Renata!" sapa Renata Ramah sambil mengulur kan tangan nya.
"Kamidia.." Midia menjabat tangan Renata dengan sopan
"Ini Istri ku yang ku cerita kan tempo Lalu Ren.." jelas Adit.
"Kapan??? Selama kamu jalan sama aku..kamu nggak pernah nyeritain istri kamu Lho Dit!!". Pura pura atau gimana sih ini maksud nya.
Kenapa nggak ada rasa sungkan sama sekali.
"Renata..nggak Lucu!" Adit mengingat kan Renata agar tidak bercanda.
"Nggak terlalu penting juga sih Mas! Lagian masalah kehidupan kamu kan ,bukan dari pekerjaan" kata Midia membalas candaan Renata.
"Iya! iya! jangan buru buru dong Mid.. Duduk aja dulu..kita ngobrol ngobrol santai" ajak Renata. Kemudian mereka bertiga duduk di Sofa.
Renata duduk di ujung sofa, sedang kan Kamidia duduk berdekatan dengan Adit.
__ADS_1
"Oh Ya Mid.. sempet kaget juga Lho!! Seketika aku tahu..kamu yang jadi istri nya Aditya.. Gimana coba cerita nya???"
Dari tadi ini perempuan nada bicara nya merendah kan melulu..cuma kata- kata nya di perhalus dan bungkus rapi dalam candaan dan juga pertanyaan.
"Kenapa??? Aku sendiri juga nggak tahu..Tanya aja sama Mas Adit..??" jawab Kamida ,kena mental kan Lho.
"Kamu nggak akan ngerti Ren!" jawab Adit sambil memainnkan Rambut Kamidia
"S2 dimana Mid?? di Luar Negri atau Disini sini aja!! Adit kan suka sama cewek yang smart dan berpendidikan.. iya kan Dit!! Nggak mungkin dong selera kamu berubah..." pertanyaan Renata memang bener bener bikin muntah
"Masih Otewe Mbak! Untuk saat ini Fokus sama kerjaan dan keluarga.. Sudah berumur..Fokus mikir keturunan dulu.." lagi lagi jawaban Midia mengenai mental Renata
Muka Renata berubah seketika.
"Aku sengaja melarang Midia untuk mengambil S2 di waktu dekat dekat ini Ren...aku sudah berumur, aku juga harus mikirin keturunan juga." imbuh Adit, dengan tidak tahu malu nya menciumi tengkuk Kamidia.
Kamidia mulai tidak tenang sesekali menggelinjang merasakan kegelian.
"Mas Adit apa'an sih!!!" Protes Kamidia segera berdiri setelah kepergian Renata sambil mengerucut kan bibir nya.
" Emang nggak boleh nyiumin tengkuk istri aku sendiri??? Maka nya jangan di kucir kuda..aku tuh suka nggak tahan kalau ngelihat leher kamu.." Adit kembali menggoda Kamidia
"Istri! Istri!! Kalau gini bilang istri! Kalau aku nggak Ada..ketawa ketiwi sama Renata!!?"
"Aku kan sudah bilang Mid..aku cuma berteman sama Dia.."
"Terserah kamu aja deh Mas!!!" Kamidia langsung membalikan badan untuk kekuar dari ruangan Adit.
__ADS_1
Namun Adit berhasil meraih pergelangan tangan nya Dan membawa Kamidia kedalam pelukan kan nya.
Jarak mereka semakin dekat, tatapan Mata saling beradu.
"Aku mau balik ke Ruangan.." potong Midia mengalih kan pandangan.
"Alasan!!!" Adit mempel kan kening nya.
Jantung Midia berdegub lebih kencang, "Ini kantor Mas Adit!!"
"I Dont care! Terserah aku mau ngapain aja!!" tatapn Adit semakin nakal..mulai nyosor kemana mana.
Secara Midia belum handal dalam hal 21+ karenana tidak berpengalaman.
"Mas.. Malu!! Nanti di lihat orang!!" Midia kegelian, mencoba mensorong Dada Adit tapi tidaj berhasil.
"Nggak ada Orang!!" Adit segera menyesap dengan dalam Bibir Ranum milik Kamidia.
Midia mulai terhanyut!
"Dit!!!" tiba tiba Erwin datang, mata nya harus menyaksikan adegan Sosor menyosor. "Astaga Sory!! Sorry! " Erwin segera menutup mata nya dengan tangan kiri, sedang kan tangan kanan nya digunakan untuk memegang gagang pintu ,kemudian menutup pintu nya kembali.
"Mas Adit Ih!!!" Bibir Kamidia mengerucut karena malu. "Mau di taruh dimana muka aku??? Aku malu!!"
Asit mengusap Bibir Midia dengan ibu jari nya. "Ngapain malu??? Erwin tuh orang nya pengertian.."
"Usap tuh bibir kamu Mas!! Ada lipcream aku yang nempel! Nanti di lihatin orang!!" protes Kamidia.
__ADS_1
"Biar orang orang tahu..kalau aku sudah ada yang punya.. Kan Aman?? Nggak ada cewek yang ngedeketin aku.. Jadi kamu nggak cemburu lagi.." goda Adit.
Midia kesal lantas keluar dari Ruangan Adit.