
"Parah Lo!!! Gila!! Bisa bisa nya main sosor sosoran di kantor!!" umpat Erwin,
"Hahaha kalau nggak gitu! Gue nggak bakal dapat kesempatan Win!!" balas Adit sambil mengulum senyum.
"Di rumah kan bisa! Dasar nya Lo aja!! "
"Lo kira Kamidia segampang itu?? Harus banyak Drama dulu.. Baru Gue bisa nyentuh Dia!! " sambil menyantap makanan nya.
"Gimana rasa nya menikmati keVirginan Dit!!" tanya Erwin dengan tidak tahu malu nya.
"Belum!" Jawab Adit santai, sambil menikmati bakmi kuah yang agak pedas.
"Maksud Lo???" mata Erwin membulat.
"Gue belum ngapa ngapain Midia!"
"Serius Lo!!!" Erwin tak percaya.
"Hmmmmmm" jawab nya datar.
"Lo nggak tertarik???? Padahal body Kamidia kan Aduhai Dit!! Pernah sekali Gue liat dia pake baju Rumahan.. Mulus bray!!" sambil mempraktekan Lekuk tubuh perempuan.
"Jangan muji muji istri orang! Kalau Lo nggak mau Gue siram pake lemon tea ini!!" Adit mengangkat gelas nya, siap untuk menyiram Erwin.
"Gue cuma kagum doang!! Slow kenapa!!" Erwin mendelik kesal.
__ADS_1
"Gue nggak suka Istri Gue di puji puji sama orang!!"
"Gue cuma kagum doang!! Nggak ada maksud Lain!!! Hahahah akhir nyo Lo jatuh Cinta juga .Setelah sekian tahun hidup kayak Batu! bisa Move On juga Lo!" ejek Erwin sambil menyedot Just apel.
"Cinta!?? Gue nggak yakin kalau Gue udah jatuh cinta sama Kamidia.. Yang jelas, Gue nyaman sama dia.. dan Gue nggak suka kalau ada orang lain yang care sama Dia!" kata Adit dengan datar..lalu membuka layar ponsel nya.
"Terserah deh apa kata Lo!! Terusin aja obrolan kita yang tadi!!" Erwin mendekat kan wajah nya.
"Maksud Lo???" Adit tak mengerti.
"Kenapa Lo belum nyentuh Kamidia! Atau jangan jangan Selama ini Lo Gay!! Atau ejakulasi ya Dit!!"
Adit melempar nya dengan tisu "Enak Aja!! Junior Gue tuh berdiri tegak! Kalau bersentuhan dengan Kamidia! Cuma Midia aja yang belum siap!!" Adit tidak terima.
"Kata nya belum Yakin sama Gue!! Di tambah lagi Ada Renata.. Lo tau sendiri kan Gimana perempuan perempuan itu.." Adit malas membahas nya.
"Cemburu maksud Lo????Itu Artinya Kamida cinta Dong sama LO!!!"
"Win! Gue itu banyak berhutang budi sama Midia.. Lo tahu sendiri kan?? Dia mau merawat dan Menjaga Tristan Kayak nya anak nya sendiri.. Gue nggak mau nyakitin Dia.. Dengan sikap Gue!! Atau pun dengan ada nya Renata"
"Dan Renata.. Lo juga tahu kan! Hubunga Gue sama Renata Gimana?? Nggak Mungkin kalau Gue harus mecat dia dari kantor!" Adit mengedikan bahu nya.
"Renata itu masa lalu Lo Dit! Lo harus bijak.. Sekarang Lo udah punya Istri!!"
"Nah itu! Gue tahu Win.. Masalah nya Kamidia beranggapan lebih mengenai Renata.. Di sisi Lain Nggak mungkin juga.. kalau Gue nggak perduli sama Renata selama dia ada di Jakarta.. Dia nggak punya siapa siapa disini.."
__ADS_1
"Terus Renata Gimana???"
"Seperti itu lah Renata..Buat Gue nggak ada yang Serius.. Australi hanya kenangan buat Gue! Semua sudah berlalu.." jelas Adit.
"Jadi cowok harus tegas Lo Dit!!!"
"Gue tahu Win! Meski pun Gue nggak ada hubungan apa apa sama Renata, setidak nya gue Masih punya Rasa Empati sama dia sebagai sesama Manusia.. The End!! Bagi Gue, Renata sebuah kenangan.. Meski di antara kami tidak pernah ada hubungan..."
"Nggak ada hubungan, Tapi kan Dulu Lo sempet deket Ada Rasa sama Dia.. Walaupun nggak ada ikatan Sih!" tegas Erwin.
"Tapi nggak bisa juga di sebut Cinta.. Gue cuma merasa care doang.."
"Hahahah ingat nggak Lo! Terakhir Camping! Belum nembak Lo udah duluan di Tolak Renata!! Sampai sampai semua cewek Lo jadiin pelampiasan! Cuma Lo PHP in doang" ejek Erwin.
"Sialan Lo Win!!" Percuma Adit mendebat Erwin.
"Gue punya saran buat Lo! Kalau Lo mau Kamidia nurut dan percaya sama Lo.."
"Maksud Lo??"
Erwin kembali mendekat kan wajah nya dan berbisik. "Making Love!!! Gue yakin..kalau Lo udah Making Love! Lo ataupun Kamidia bakal tahu Ari Rumah tangga sebener nya.. Nggak akan banyak Drama lagi di antara kalian.."
"Tambah pusing kepala aja tau nggak Lo!! Lo pikir Kamidia segampang itu!!!"
"Maka nya itu!! Dia nggak bakal kucing kucingan lagi sama Lo! Secara kalau udah Lo Ambil Mahkota nya..Gue yakin!! Kamidia bakal nurut sama Lo!!"
__ADS_1