Bisniss Cinta Dengan PakBoss

Bisniss Cinta Dengan PakBoss
Goals!:+²¹


__ADS_3

Kamidia menengadah kan wajah nya..menatap Mata Adit dengan teduh penuh Makna.


"Maaf.. Aku nggak bermaksud nolak kamu Mas.."ucap nya lembut.


"Aku ngerti posisi kamu..itu sebab nya aku tidak akan memaksa.." sambil membelai rambut Midia yang setengah kering, dengan penuh kasih..


"Aku-" Lagi lagi Kamidia menggigit bibir nya yang bawah dengan Gugup.


"Why???" Adit menatap dengan dalam.


Dengan Malu malu Kamidia mengungkap kan perasaan nya. Iya tidak mau menjadi perempuan yang egois. Jangan sampai karena ia menunda-nunda kewajiban nya,


Adit bisa terjerumus dalam kesalahan besar. Karena Kucing harus diberi makan dengan kenyang.. Jangan gara gara ikan belum siap di goreng.. Si Kucing mencari Ikan Asin mentah di luar.


Contoh nya Renata! Gelagat nya sudah ketahuan..jangn sampai dia mengambil kesempatan dalam kesempitan.


Karena sekarang banyak ikan asin -Ikan asin berserakan di luar sana.


"Aku sudah siap untuk menunai kan kewajiban ku" Lalu menunduk.


"Kamu Serius??" Terlihat rona bahagia di wajah Aditya Sasmita pada Perempuan yang sudah hampir tiga bulan bersama nya itu.


Perempuan yang membuat nya nyaman..juga kesal saat Dia bersama Pria Lain.


Aroma tubuh nya benar benar membuat candu, meski Adit sendiri tidak pernah mengatakan nya.


Senyum yang mengulum membuat Teduh hati anak dua Manusia yang sedang menjejaki cinta yang terikat Janji Suci atas nama Sang pencipta.

__ADS_1


dengan lembut Adit membelai Wajah Kamidia lalu mulai mencium dari pucuk kepalanya. Dan mulai merasakan Bibir ranum dalam diam.


Bibir mereka saling beradu, dan mereka mulai saling membalas.


kemudian Adit merengkuh pinggang Kamidia.


Tangan nya mulai menanggal kan Handuk yang meliliti tubuh Kamadia.


Kini benar benar polos. Adit mulai membuka kaving kemeja nya dengan lembut memeluk Wanita nya.


Kulit mereka saling menyentuh dan menempel, sehingga merasakan Getaran yang luar Biasa.


Kedua tangan Kamidia mengalungi leher Aditya dan kemudian mereka saling berpagut, menikmati hembusan udara bersama. Dengan perlahan Adit menuntun dan membawa Wanita nya menaiki kasur empuk mereka.


Adit mulai membaring kan tubuh yang sempat di nikmati nya tadi..Dan meninggal kam jejak kemerehan di leher jenjang milik Kamidia


Mulai mencecap, dan bermain main dengan menggunakan Indera pencecap nya. Masih alami dan kenyal, Pertanda belum pernah di jamah Pria Mana pun


Membuat Kamidia semakin tak karuhan..Beberapa saat kemudia, setelah puas bermain dan menikmati buwah yang menggantung di dada wanita nya.


Adit mengangkat wajah nya dari Dada Kamidia


"Sayang.. Kamu sudah siap??" bisik nya Mesra, tatapan mata nya terlihat sangat mesum..seperti Singa yang siap akan menerkam mangsa nya.


Sebagai wanita dewasa yang normal, Jelas Kamidia merasakan hal yang sama.. Apa lagi dari tadi Adit memberikan sentuhan sentuhan Nikmat di bagian Sensitive nya.


Kamidia mengangguk, itu tanda nya ia telah siap memberikan seluruh jiwa dan raga nya untuk Adit nya.

__ADS_1


Junior sudah menegak, mulai menyusuri sarang nya.


Adit ingin memberi kesan yang paling indah di malam pertama mereka., dengan Perlahan dan Lembut..Aditya mengarah kan Junior nya.


Terus mencoba dengan sesldikit memaksa, Kamidia terlihat tidak nyamaan..


"Sakit??--" bisik nya, tanpa mencabut Junior dari sarang nya.


"Periih.." kata Midia dengan wajah pasrh


Adit mengecup nya sekilas. "Sayang.. Tahan ya, awal nya sakit.. nanti lama lama berubah jadi nikmat" bisik nya lagi, sambil memaju mundurkan pinggul nya.


Aditya tidak kuasa untuk menahan Junior nya yang semakin mengeras, "sayang s..Siap ya???" kata Adit dengan seksi.


Lagi lagi Kamidia hanya mengangguk. Kali ini Adit benar benar mendorong pinggul nya dengan keras sehingga Junior benar benar membobol gawang sarang sampai pangkal nya.


"Ahh!" Rintih Kamida perih bercampur sakit.


Adit tersenyum menatap Kamidia, ia merasa bangga sekaligus nikmat.


Pria itu terus memaju mundur kan pinggul nya, yang awal nya pelan.. Kini berubah menjadi cepat "Ah!! Sayang aku-"


Adit terus memacu , Kamidia pun mulai merasakan perih yang berubah menjadi nikmat. Adit mulai meracau, Terus melaju dengan gairah yang membara.Sesekali mengulum buah yang menggantung.


Hingaa sampai lah pada puncak nya, Rahim Kamidia merasan semburan hangat dari Junior milik Adit. Nafas mereka naik turun dan ngos ngosan setelah menyelesaikan Hak dan kewajiban.Lalu sejenak menenggelam kan wajah nya ke dalam dada Kamidia.


"Thankyu sayang!" Adit mengecup Kening wanita nya sebelum beranjak untuk membersih kan diri.

__ADS_1


Akhirnya kini Adit memiliki Kamkdia dengan seutuhnya.. sekalikus bangga mendapat kan Kevirginan Kamidia.


__ADS_2