
kriiing
Kriiing
Kriing
Bel tanda masuk baru saja berbunyi, semua murid cepat masuk ke kelas masing masing, namun Seina yang di panggil ke ruang BK itu harus meninggalkan pelajaran pertamanya.
Masalah bercinta di luar pernikahan menjadi nomor 1 di dalam kasus BK kini, tidak aneh, semua terjadi karna pergaulan bebas. kurangnya didikan orang tua, dan lingkungan yang buruk. Sehingga banyak generasi generasi yang cacat akan sebuah keluarga.
Namun alasan yang dibuat Seina kini berbeda, meski tidak menyudutkan Elena dalam kasusnya, Seina mengatakan jika itu hanya sebuah kecelakaan. Dan para guru dapat memakluminya.
"baiklah, sekarang kamu bisa kembali ke kelas, Seina" ucap guru BK setelah memberi surat peringatan padanya.
Seina membungkuk pamit dan pergi menuju kelasnya, pelajaran ke dua sekarang adalah penjas, ia dan yang lain pun pergi untuk ganti baju.
Bahagia sekali orang orang, di sepanjang perjalanan menuju ruang ganti, mereka saling bercanda ria, mengobrol heboh, terlihat sangat menikmati masa SMA Yang penuh ambisi ini. Kenapa selalu dirinya yang berbeda? Seina juga ingin merasakan kebahagiaan itu.
"kakak, aku ingin punya teman" batinnya perih.
__ADS_1
...--------SKIP--------...
Sekarang anak anak sudah berkumpul dilapangan, sebelum melakukan segala sesuatu, pemanasan tubuh itu sangat perlu dan utama di lakukan.
" 1 2 3 4 5 6 7 8..."
Guru terus membimbing murid muridnya dengan penuh semangat, tapi entah kenapa Seina tiba tiba merasa mual dan pusing, keringat dingin sudah membasahi pelipisnya. Mungkin karna mataharinya terlalu panas pagi ini, sehingga membuat dia jatuh pingsan.
Beberapa siswa pun menggotongnya dan membawa Seina ke UKS, ia langsung di tangani anggota PMR yang kebetulan ada di sana.
Selang beberapa menit, Seina tersadar kembali karna bau bauan yang di oleskan di hidungnya yang terasa menyengat itu, terasa seperti balsem.
Seina bangun dan duduk, rasa mual kembali di rasakan perutnya.
"huweek!" dia langsung lari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya.
Di depan cermin ia mematung. "apa aku hamil?" gumamnya.
lama Seina berada di kamar mandi, ia keluar dengan raut wajah yang tegang.
__ADS_1
"kau perlu ini!" kata siswi itu memberi Seina tespack.
Dan hal itu membuat Seina melongo, kenapa gadis itu bawa bawa alat seperti itu ke sekolah.
"jangan terkejut, kita memiliki nasib yang sama" dia tersenyum tipis. Menyembunyikan rasa sakit di hatinya.
Sedangkan tatapan Seina beralih pada perut gadis itu yang mulai sedikit kelihatan besar kalau di perhatikan dengan lekat.
"kamu-"
"sssst! Hanya kau satu satunya orang yang tahu hal ini" gadis itu memotong pembicaraannya.
Seina mengangguk dan menatap alat itu di tangannya. ia berharap semoga saja dirinya tidak benar benar hamil.
...-------...
...----'---------------...
Tinggal menunggu beberapa eps lagi😊 terimakasih sudah jadi pembaca ghoib😅 hehe....
__ADS_1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 2 3 4 5 6 7 8 9 12 3 4 5 6 7 8 9 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0 1 2