Bujang Tenar

Bujang Tenar
Part 73


__ADS_3

Seperti biasa rutinitas di pagi hari di rumah Nesya telah terlaksana dengan baik.kini mereka sedang berkumpul di meja makan untuk sarapan bersama.


"Aduh,pagi-pagi udah keramas aja.bikin babe jadi iri," celetuk Roma melihat anak dan mantunya yang rambutnya Masi basah.


"Biasa,be.malam tadi malam Jumat,babe kayak gak tahu aja," balas Austin langsung kena cubitan di lengan nya.


"Tapi kenapa babe gak denger suara aneh?"


"Babe,gak sopan nanya yang begituan," tegur Nesya kesal.


"Bercanda,nes.jangan di bawa serius,dong."


Mereka melanjutkan sarapan tanpa ada pembicaraan lagi.


Tok tok tok.


"Assalamualaikum."


"Waalaikum salam," balas Roma.


Roma pergi keluar di ikuti oleh Nesya dan Austin,mereka ingin tahu siapa tamu yang mendatangi rumah mereka sepagi ini.


"Maaf ganggu," balas Mbah sarni.


"Oh,Mbah sarni rupanya.masuk dulu Mbah sarapan," tawar Nesya.


Mbah sarni adalah perempuan tangguh,ia hidup sebatang kara karena keluarga nya tidak mau mengurusnya.hidup dengan seadanya tidak membuat wanita itu mengeluh dan malah ia masi berusaha bekerja semampunya untuk menafkahi diri sendiri.


"Terimakasih tawaran nya.Mbah,udah sarapan tadi."


"Ada perlu apa,Mbah datang kemari?apa Mbah ingin meminta tolong sesuatu?" tanya Roma sopan.


"Boleh tidak Mbah minta daun singkong kalian,soalnya Mbah lagi kepengin gulai daun itu," ucapnya.


"Oh,ambil aja mbah.kalau ada singkong yang udah bisa di ambil,Mbah ambil aja sekalian," ujar Nesya.dengan senang hati ia mempersilakan Mbah sarni mengambil singkong miliknya.


"Ah,terimakasih," balasnya.


"Ayo,mbah.aku antar ke belakang sekalian bantu Mbah ambil daun singkong nya," sahut Austin semakin membuat Mbah Sarni terharu dengan kebaikan keluarga itu.


Saat sampai di belakang rumah,penjaga tanaman singkong telah siaga di sana.dengan menelan ludah dengan susah payah,Austin mencoba memberanikan diri memetik daun singkong itu.


"kamu kenapa?apa kamu takut dengan geribo?tenang dia sudah mengenal ku.jadi dia tidak heran lagi,jika aku mengambil singkong di sini," ucap Mbah Sarni seakan tahu kegundahan hati Austin.


"Mbah tahu aja,hehehe," balas Austin cengegesan.

__ADS_1


Memetik dari dahan yang satu hingga ke dahan yang lainnya,tanpa sadar Austin telah tenggelam karena tertutupi oleh pohon singkong yang rimbun itu.


"Aduh!" pekik Austin terjatuh karena menendang sesuatu.


"Austin!" pekik mbah Sarni panik mendengar suara Austin.


Nesya yang baru tiba dengan plastik di tangannya juga terkejut melihat Mbah Sarni yang berlari.dengan segera dia juga ikut berlari mengikuti Mbah Sarni.


"Apa yang terjadi?" tanya Mbah Sarni.


Semua terkejut melihat Austin terbengong melihat tubuh pria yang terbaring kaku dengan busa yang keluar dari mulutnya.


"Bukankah itu pak Karno," celetuk Nesya sedikit kaget.


"Ia.itu pak karno.apa yang terjadi padanya?" balas Mbah Sarni Masi syok.


Setelah sadar dari rasa terbengong nya,Austin segera memeriksa denyut nadi pria itu.meski tangan nya bergetar tapi dia masi bisa mengontrol rasa takutnya.


"Inalilahi wa innailaihi rojiun," ucap Austin.


"Apa dia meninggal?" tanya Nesya tak percaya.


"Ia dia meninggal.nesya panggil babe kemari sedangkan Mbah Sarni panggil pak RT kesini," titah Austin membuat dua orang itu segera melakukan nya.


Rumah Nesya ramai di datangi warga,ternyata melihat pak RT yang berlari bersama Mbah Sarni.membuat warga segera mengikuti nya, karena penasaran dengan apa yang terjadi.


"Ia.gak nyangka dia meninggal,padahal tadi malam aku lihat dia masi beli martabak."


"Kasihan sekali,dia meninggal kenapa,ya,?"


Begitulah bisik-bisik tetangga yang melihat jasad karno.banyak sejuta pertanyaan yang mereka pikirkan mengenai Karno yang meninggal tiba-tiba itu.


Austin buka suara,ia menceritakan semua yang ia alami barusan.ia mengaku tidak tahu kronologis kematian Karno dia hanya menemukan jasad itu di kebun rumahnya.


"Wah,ini pasti ulah nyik blorong.lihat mulutnya berbusa pasti dia di gigit oleh nyik Blorong itu," celetuk salmah membuat keadaan semakin memanas.


"Jangan ngomong sembarangan kamu salmah," tegur pak RT.


"Lah,emang bener,kok.buktinya buk RT pernah lihat nyik Blorong itu,kan.pantes aja nyik Blorong gak nongol lagi,eh,rupanya udah ngincar karno.nah,lihat,jadi korban pertamakan dia,mudahan aja tidak ada korban selanjutnya," jelas salmah membuat warga takut mendengar nya.


"Udah ... udah ... lebih baik kita segera urus pemakaman yang layak untuk dia."


Para warga membawa jasad itu ke masjid untuk di urus dengan baik.sepeninggalan warga di rumah Nesya membuat keluarga itu Masi mencerna apa yang terjadi.


"Kebun belakang gak jadi angker,kan,be?" tanya Nesya.

__ADS_1


"Gak tahu," balas Roma.


"Meninggalnya dia itu sangat aneh,seperti di lakukan oleh seseorang," ujar Austin.


"Maksudnya?" tanya Nesya.


"Aku rasa dia diracuni dan jasadnya sengaja di taruh di belakang rumah kita.pelaku sepertinya ingin memfitnah kita," jelas austin.


"Ah,jangan berburuk sangka bergitu.yang terpenting kita doakan saja almarhum pak Karno dan juga berdoa untuk kebaikan keluarga kita,agar selalu dilindungi oleh Allah SWT."


Sejak kematian Karno,banyak warga lebih berhati-hati.mereka mengira bahwa karno meninggal karena ulah nyik blorong.tidak ada lagi yang berkeliaran saat lepas magrib, semuanya memilih mengurung diri di dalam rumah.


"Berhasil.rencana selanjutnya tunggu Austin pergi kembali ke kota,baru aku akan menghasut semua warga untuk mengusir Nesya."


"Telpon bos besar dulu,untuk meminta uang," gumam nya melakukan panggilan.


"Hallo ... "


"Semuanya sudah aku lakukan,kirimkan aku uang lagi untuk penyemangat aku melakukan rencana selanjutnya."


"Bagus,aku akan mengirim uang padamu."


"Selain itu,bos harus menelpon austin.bilang padanya jika istri tercinta nya tidak ingin bernasib sama dengan pria itu,maka dia harus pulang ke kota."


"Hahaha ... kau sangat licik,kerjamu tidak di ragukan lagi.aku yakin anak ku akan segera pulang jika begini."


"Jika bos memerlukan aku melakukan sesuatu,katakan saja.aku akan siap melakukan nya,asal bayaran nya setimpal."


"Aku akan mencari mu di lain waktu."


Panggilan terputus,tak lama notifikasi uang masuk ke rekening jamila.hal itu membuat Jamila tersenyum senang dan segera menelpon seseorang.


"Ada apa,baby?"


"Bisa kamu datang kemari,aku takut sendirian."


"Aku akan segera ke sana.tunggu kedatangan ku."


Jamila sengaja melucuti pakaian nya,lalu dia sengaja duduk di atas meja dan membuka lebar pa*hanya untuk menyambut kedatang pemuda itu.


"Wah,sek*si sekali," ucap pria yang baru membuka pintu itu.


"Cepat sekali datang nya," ucap Jamila membiarkan tangan pria itu mengelus va*ginya.


"Aku pakai motor jadi cepat," balasnya memainkan jarinya di sana.

__ADS_1


Mereka melakukan hal itu sepanjang malam hingga terlelap karena kelelahan.bukan Jamila jika ia memanjakan pria jika tidak menginginkan sesuatu.


__ADS_2