Bukan Istri Ke_dua!

Bukan Istri Ke_dua!
Bab 68


__ADS_3

Drama haru penuh tangisan telah berlalu sejak sebulan yang lalu. Kevin telah resmi berganti nama menjadi Kaylo Raharjo, putra bungsu keluarga Raharjo. Kent tak menyangka, pemuda keras kepala yang sering beradu argument dengan nya rupanya adik kandung nya sendiri.


Pria itu tak lepas memeluk erat sang adik seolah mereka baru saja bertemu setelah perpisahan yang cukup lama. Kent bahagia, karena adik yang mereka sangka telah tiada kini kembali berkumpul dalam keluarga mereka.


Jess wanita itu tengah menyiapkan beberapa hal untuk dia bawa ke rumah sakit. Hari ini, Jess akan melakukan serangkaian uji kesehatan seperti biasanya. Meski di rasa tubuh nya sudah tak lagi mengalami keluhan apapun, namun Kent tetap kukuh ingin Jess tetap melakukan tes kesehatan terutama untuk mengetahui apakah penyakitnya sudah benar-benar sembuh atau belum.


Pengobatan tradisional yang Jess jalani berikut terapi medis telah membawa dampak baik bagi tubuh nya.


"Sudah siap sayang?" tanya Kent yang baru tiba di dalam kamar. Jess tersenyum sembari mengangguk samar.


Wanita itu meraih tas handbag yang berisi keperluan sang anak, namun Kent lebih gercep meraihnya terlebih dahulu.


"Aku saja, ayo turun, hari ini kita di sopirin sama sopir pribadi." Ucap Kent tersenyum penuh arti. Jess mengerutkan keningnya heran, pasalnya mereka tak memiliki sopir pribadi.


"Siapa? sejak kapan kita punya sopir?" tanya Jess penasaran.


"Ada, ayo makanya buruan kalau mau tau. Orang nya ada di bawah, laki-laki lumayan ganteng meski tak setampan suamimu ini." Ujar Kent tersenyum jumawa.


Jess mencebik melihat sikap narsis Kent.


"Sadam?" pekik Jess yak percaya. Pasalnya pria tiba-tiba menghilang beberapa bulan yang lalu tanpa kabar dan tak bisa di hubungi sama sekali.


Sadam tersenyum lebar memamerkan deretan gigi putih nya yang tersusun rapi.


"Apa kabar bidadari, makin cantik aja nih istri orang." Goda Sadam seperti biasa nya. Itu membuat wajah Kent berubah masam.


"Ck, seperti sama siapa aja. Ini aku Sadam, pebinor bersertifikasi halal. Ayo bidadari, duduk di depan sama Bambang tampan." Ajak Sadam membuka pintu depan mobil untuk mempersilahkan Jess masuk ke dalam.


Namun Kent menarik lengan sang istri lembut agar istrinya duduk di belakang bersama nya.

__ADS_1


"Ingat, suaminya ada di sini. Jaga pandangan anda dari istri saya, dasar buaya!" sergah Kent kesal.


Jess hanya menggeleng samar, lalu duduk di jok belakang. Dirinya memang tak berniat untuk duduk di depan, selain tak bebas untuk memangku sang anak Jess lebih suka duduk bersama sang suami.


"Cih, berasa suami paling benar aja sampean. Kadal!" desis Sadam tak kalah sinis.


Meski begitu, hubungan keduanya tak pernah benar-benar tak akur. Walau kejadian beberapa waktu lalu sempat meregangkan hubungan persaudaraan mereka, namun kini hubungan hangat kembali terjalin.


Sadam sudah benar-benar merelakan wanita yang kini memilih bertahan bersama suami brengsek nya. Sadam lebih fokus pada pertumbuhan putri kecilnya yang kian hari kian mengenaskan terlepas dari siapa ibu dan ayahnya.


Kent melirik sinis lalu ikut menyusul masuk ke dalam mobil.


Hari ini Kent ingin memberikan kejutan pada sang istri, itu kenapa dirinya meminta Sadam untuk menjadi sopir pribadi mereka untuk seharian ini.


Meninggalkan Kent dan Sadam yang bagai Tom and Jerry, Kaylo alias Kevin tengah sibuk bersama sang ibu di dapur. Kali ini bersama ibu kandungnya.


"Ini udah cukup belum ma?" tanya Kaylo memperlihatkan mangkuk kaca yang berisi adonan kue.


Wanita itu bermodalkan tontonan tutorial untuk membuat nya. Utomo hanya bisa menggeleng kan kepala melihat kelakuan istri serta putra bungsunya.


"Kalian itu masih bikin kue kok ya adonan sudah di buat sebanyak itu. Kalau belajar ya sedikit-sedikit lah dulu," sela Utomo ikut nimbrung.


Isadora mendelik mendapati komentar sang suami.


"Awas saja kalau papa yang makan paling banyak. Mama tuh bisa, hanya saja tidak di asah. Biasanya juga bisa kan, kalau cuma bikin cake?" ujar Isadora memberikan pembelaan.


Kaylo terkekeh kecil melihat perdebatan kedua orang tuanya.


"Ya, mama pintar masak kok. Kaylo saja suka masakan mama," bela Kaylo membuat hati Isadora kembang kempis bagai balon.

__ADS_1


"Tuh kan pa, papa aja yang tidak bersyukur di kasih istri paket komplit." Sahut Isadora menimpali dengan nada bangga.


"Ya... walaupun sering asin atau kurang garam, Kaylo tetap suka kok." Lanjut Kaylo membuat senyum jumawa di bibir Isadora surut seketika.


Utomo tergelak renyah melihat ekspresi sang istri yang berubah masam dan merenggut manja.


"Mama ngambek Kay," ucap pria paruh baya itu di sela tawa nya.


"Maaf ma, benaran deh, masakan mana memang enak, hanya kadang suka kelebihan garamnya." Ujar Kaylo meringis tak enak hati.


"Makasih sayang, besok-besok mama kurangi takaran garamnya. Kecuali untuk pria tua bangka ini," sinis Isadora melirik melalui ekor matanya.


Utomo kembali tergelak, pria itu sangat suka melihat istrinya merajuk. Karena akan ada hiburan baginya. Dan membuat hubungan mereka semakin hangat.


Apalagi semenjak kembali Kaylo dalam kehidupan mereka, kini hari-hari ke-dua nya tak pernah lagi merasakan kesepian.


Kegiatan membuat kue tersebut pun kembali berlanjut dengan bertambah nya satu chef, yaitu Utomo. Canda tawa memenuhi dapur luas Isadora, wanita itu tak berhenti untuk terus berceloteh tentang banyak hal. Tak peduli jika kedua pria nya bosan..


Dirinya hanya terlalu bahagia, karena kini kehidupan mereka benar-benar sempurna.


......Tamat......


Tapi boong🤭😁


...----------------...


Novel kang mas Sadam rilis di rumah sebelah, yang berniat untuk baca silahkan mampir. Intip-intip saja dulu, siapa tau lama-kelamaan tertarik😁


Judulnya~> DUDA BASTARD & BOCAH BAR-BAR

__ADS_1


.Yang mau intip karya lainnya juga boleh


Judul~> BUCINNYA PRIA AROGAN


__ADS_2