C.A.T.S (Catch And Thief System)

C.A.T.S (Catch And Thief System)
Chapter 15


__ADS_3

Kaito berjalan dan mengusap wajahnya, dia langsung berubah menjadi Kumagoro Fumiko yang di lihat nya pagi tadi dan berjalan keluar gedung sekolah. Para pria yang membawa senjata dan masuk ke dalam gerbang sekolah langsung menodongkan senjatanya ketika melihat Fumiko keluar, Kaito yang menyamar menjadi Fumiko mengangkat tangannya dan para pria itu langsung menangkapnya, mereka membawanya masuk ke dalam sebuah mobil mewah yang berada di belakang. Pintu di buka, Kaito yang menyamar menjadi Fumiko di dorong untuk masuk ke dalam, ternyata di dalam seorang pria yang berumur sekitar 20 tahunan sudah duduk menunggu dengan senyum nya yang sinis. Ketika Kaito yang menyamar menjadi Fumiko masuk ke dalam, mobil mewah dan mobil mobil yang mengiringinya pergi. Sementara itu, di sekolah, suasana menjadi heboh, Fumiko yang asli berlari keluar dari gedung, tapi,


“Oi ojousama....diam sini.....” Tarik Nagisa.


“Lepaskan prince....atau kamu tahu akibatnya....” Fumiko berontak.


“Diam dulu di sini ojousama....jangan bikin keributan.” Tambah Chisato yang juga memegangi Fumiko.


“Senpai.....”


Ketiga nya menoleh dan melihat Reina, Marin, Yuka, Airi sedang berlari ke depan gedung menghampiri mereka. Ketika ke empat nya sampai,


“Tenang saja Nagisa senpai, sudah tidak ada masalah...” Ujar Marin.


“Betul betul...Kaito kun sudah pergi.....” Tambah Airi.


“Kaito kun bergerak berarti sudah aman paisen....” Tambah Yuka.


“Sekarang kita tinggal tunggu dia kembali.....” Tambah Reina.


Kemudian Marin dan Airi bercerita, sebelum keluar kelas, Kaito sempat menoleh melihat Marin dan Airi yang sekelas dengan nya dan mengangguk. Kedua nya langsung mengerti dan tersenyum. Kemudian mereka menjelaskan ke Reina dan Yuka di kelas lain, baru mereka menghampiri ketiga senpai yang sudah ada di depan gedung.


“Siapa Kaito kun ?” Tanya Fumiko.


“Ah......” Ujar semuanya.


****


Sementara di dalam mobil, pria itu diam saja dan tidak mengajak Kaito bicara sama sekali,


“CATS, siapa dia sebenarnya ?” Tanya Kaito di kepalanya.


[Dia putra dan pewaris clan Doujinki, namanya Doujinki Eijiri. Dia tunangan Kumagoro Fumiko dan berencana mengambil alih asset clan Kumagoro karena pemimpin clan yang merupakan ayah Fumiko terbunuh minggu lalu dengan cara menikahi Fumiko dan menjadi suami sah nya, ini beritanya.]


Kemudian muncul window di depan wajah Kaito yang memperlihatkan cuplikan berita terbunuh nya Kumagoro Atsushi karena baku tembak antar mafia di sebuah hotel bintang lima. CATS kemudian mengatakan kalau niat Eijiri menculik Fumiko adalah untuk membawanya ke gereja untuk segera di nikahi. Dia mendengar Fumiko ke sekolah dan keluar dari sarang nya sehingga dia bergerak hari ini. Setelah mengerti, Kaito tersenyum dan menunggu sampai mobil tiba di tempat tujuan. Akhirnya mobil tiba di sebuah biara tua yang terletak di pinggiran kota, tanpai bicara sedikit pun, pria itu langsung menarik tangan Kaito yang sedang menyamar menjadi Fumiko turun dengan kasar. Kaito santai saja mengikuti apa mau nya, di dalam biara, seorang pendeta sudah berdiri di depan altar dan sepertinya dia sudah siap menikahkan keduanya. Kaito di dorong untuk berdiri di sebelah Eijiri di depan pendeta.


“Hei, masa menikah pakai seragam sekolah ?” Tanya Kaito.


“Diam....jangan banyak bicara, aku hanya perlu sah nya saja, setelah itu aku akan bunuh kamu.....” Jawab Eijiri.


“Hoho begitu ya.....” Balas Kaito.


Setelah itu pendeta langsung memulai upacaranya, tapi karena terburu buru Eijiri minta supaya di skip saja dengan mengancam pendeta memakai pistol,


“A..apakah saudara Doujinki Eijiri menerima Kumagoro Fumiko sebagai istri dalam...susah....”


“Iya iya aku terima cepat....” Teriak Eijiri memotong ucapan pendeta.


“Apakah saudari Kumagoro Fumiko menerima........”


“Tentu saja tidak, jangan di teruskan pak pendeta....” Kaito juga memotong ucapan pendeta.


“Apa, kamu bilang apa barusan ? kamu tidak berguna, kalau saja papa mu menurut pada ku, dia tidak akan ku bunuh, sekarang papa mu sudah mati, kamu sudah tidak punya siapa siapa lagi.......cepat selesaikan dan aku akan membunuh mu tanpa rasa sakit menyusul papa mu.”


“Hah...jadi kamu yang membunuh papa ? Keterlaluan kamu...keterlaluan...apa tujuan mu....” Tanya Kaito dengan suara Fumiko.


“Supaya aku menjadi penguasa nomor satu di kota Kosaka ini...dia menolak diriku yang melamar kamu karena mencium tujuan ku.....aku menjebak dia supaya ke hotel itu dan langsung menyerang nya di sana....aku kasih tahu kamu karena kamu akan menyusulnya sebentar lagi....sekarang cepat, bilang aku bersedia dan pernikahan kita sah. Kamu bisa langsung menyusul nya.”


“Wah terima kasih atas info nya......bye bye....” Ujar Kaito.


Tubuh Fumiko mengeluarkan asap yang banyak dan membuat penglihatan semua orang menjadi kabur. Eijiri langsung menembak Fumiko yang sudah tidak ada di tempat. Di tengah asap, Kaito langsung menghajar para anak buah Eijiri sampai pingsan dan jatuh. Eijiri hanya bisa mendengar suara orang berjatuhan dan senjata yang jatuh ke tanah.


“Siapa kamu, kenapa kamu menggangguku, kamu tidak tahu siapa aku....” Teriak Eijiri sambil mengacungkan pistol nya sambil berputar putar mencari Kaito.


“Tidak tuh...aku tidak kenal....” Kaito muncul di depan Eijiri dan langsung menghantam perutnya dengan tinju kemudian membuat Eijiri pingsan.


Kaito mengikat semua orang menjadi satu termasuk pendeta, kemudian dia meminta CATS memindahkan semua rekaman yang ada di smartphone nya, suara Eijiri yang mengakui dia membunuh ayah Fumiko di tambah video yang di rekam CATS dari pernyerangan sekolah sampai membawa Fumiko ke biara. CATS memasukkan nya ke dalam sebuah usb yang tiba tiba muncul di udara dari kotak kotak digital dan Kaito menangkap nya. Kaito melapor kan kejadian itu kepada polisi menggunakan smartphone dengan suara yang di ubah dan menggantung usb nya di atas pintu biara bersama dengan sepucuk surat sehingga orang yang membuka pintu langsung menemukan nya. Kemudian dia menghilang dan berkeliling di dalam biara sambil menunggu polisi datang.


Suara sirene polisi mulai terdengar mendekati biara dan sepertinya polisi yang datang tidak hanya satu mobil. Tiba tiba pintu biara di buka, seorang wanita berlencana, memakai blazer merah dan membawa pistol masuk ke dalam. Dia langsung menarik putus surat dan usb yang di gantung Kaito. Kemudian dia membaca surat nya.


“Dear polisi, semua orang di dalam adalah pelaku penculikan, penyerangan sekolah dan pembunuhan, silahkan di lihat rekaman dan video di USB, mohon di tindak lanjuti ya....salam sayang Phantom Cat.”


“Phantom Cat lagi........hei cepat periksa usb ini....” Teriak nya sambil meremas surat nya.


“Baik Letnan Urushi........” Seorang polisi mengambil usb nya.


Melihat polisi turun tangan, akhirnya Kaito keluar dari biara dan langsung pergi untuk kembali ke sekolah nya,


[Quest selesai......Reward : 100.000.000 G, 10.000 xp]


[Open status]


\====================================

__ADS_1


Nama             : Phantom Cat (Nekowari Kaito).


Level             : 75 / 99


EXP               :  16.500 / 200.000


Stats              :  STR -      7.500


                          DEX -    30.000


                          LUK -    15.000


Active skill     : Vanish, Lightning speed, Pick lock, Pick pocket, 1000 face, Search Area, Step jump.


Passive skill   : Martial arts mastery, Parkour, Appraisal, Hacking, Difuse, Quick hand.


\====================================


“Hahahahaha..wohooooo...akuuu kayaaaaaaaaa......thanks CATS...” Teriak Kaito sambil melompat menggunakan grappler.


[Sama sama Kaito sama]


****


Kaito langsung pulang ke toko nya karena dia tahu sekolah sudah berakhir sejak lama karena hari sudah sore menjelang malam. Ketika dia sudah di depan pintu toko, dia mencoba membuka pintu dan ternyata pintu tidak di kunci, “Cklung” Kaito masuk ke dalam,


“Aku pulang.....”


Ketika di dalam, ternyata semua yang di dalam dalam keadaan tegang, Kaito melihat Nagisa dan Chisato sedang menghibur Fumiko yang duduk di tengah dan di sebrang mereka, Reina, Marin, Yuka dan Airi juga sedang menghibur Fumiko.


“Um...ada apa ya ?” Tanya Kaito.


Ke enam nya menoleh dan langsung menjelaskan keadaan nya. Ceritanya sama seperti yang Kaito dengar di biara, alasan Fumiko ke sekolah hari ini sebenarnya mau mengurus kepindahan nya ke sekolah yang berada di lain kota supaya Eijiri tidak mengejarnya lagi.


“Oh kalau itu tidak perlu pindah kan ?” Tanya Kaito.


Semua nya langsung menoleh melihat kepada Kaito. Belum sempat ada yang bertanya, sebuah mobil polisi berhenti di depan toko, seorang wanita berpakaian blazer turun  dan “Cklung” dia masuk ke dalam.


“Di sini ada yang bernama Kumagoro Fumiko ?” Tanya nya.


“Um...aku Kumagoro Fumiko....ada apa bu polisi ?” Tanya Fumiko.


“Bisa ikut dengan ku, aku perlu keterangan saksi, mohon maaf, kamu pasti masih terguncang, tapi kesaksian mu sangat di perlukan sebagai orang yang terlibat.”


“Sebentar bu polwan, biar aku bicara dulu dengan senpai...sebentar ya...” Kaito langsung menarik Fumiko masuk ke pantry. Chisato mengikuti keduanya masuk ke dalam.


Kemudian Kaito menjelaskan kalau sebelum nya Fumiko di culik dan langsung di bawa ke biara untuk di nikahi dengan Eijiri, jadi Kaito berpesan pada Fumiko supaya kalau di tanya polisi dia jawab iya iya saja. Fumiko yang masih kurang mengerti mengangguk, tapi kemudian Chisato yang sedikit mendengar cerita Kaito barusan masuk ke dalam dan dia akan menemani Fumiko ke kantor polisi.


“Serahkan pada ku Kaito kun....” Ujar Chisato.


“Sip...makasih senpai.....”


“Panggil aku Chi......”


“Baik Chi san.....”


Akhirnya Chisato berpura pura menemani Fumiko dan pergi bersama dengan polisi wanita naik mobil polisi yang di parkir di depan toko.


“Oi Kaito, jelaskan....kamu dari mana ?” Tanya Nagisa.


Kaito menjelaskan semuanya dari keluar kelas sampai dia kembali. Semuanya kaget, Marin dan Airi yang melihat Kaito keluar kelas hanya berpikir Kaito mengusir semua orang bersenjata itu, tapi mereka tidak menduga Kaito ikut dengan mereka.


“Kamu benar benar nekat Kaito kun....” Ujar Marin sambil duduk di sebelah Kaito dan merangkul lengan nya.


“Iya, kalau kamu kenapa napa gimana ?” Tanya Reina yang duduk di sebelah Kaito juga merangkul lengan nya.


“Jangan sekali lagi ya.....barusan itu sangat berbahaya....” Tambah Yuka merangkul Kaito dari belakang.


“Benar benar....jangan sekali lagi.” Tambah Airi yang duduk di pangkuan Kaito.


“Gah...panasssss.....minggir dong semuanya....” Teriak Kaito.


“Tidak mau.....” Balas ke empatnya.


“Tch....kalian kalau mau bermesraan jangan di depan ku....” Ujar Nagisa sambil melipat tangan di dada dan menoleh ke arah lain.


“Oh benar juga.....aku mau ke basement sebentar ya, tolong jaga toko.....” Ujar Kaito.


“Ikut....” Ujar Reina, Marin, Yuka dan Airi.


“Haaaaah.....ya sudah ayo, Nagisa san bisa tolong jaga toko sebentar saja....”


“Tch baiklah....aku malas ikut....” Ujar Nagisa sambil mengambil cangkir nya di meja.

__ADS_1


Kaito akhirnya mengajak ke empatnya ke basement melalui gudang, setelah di basement, Kaito mengeluarkan sebuah kotak perhiasan kuno dan di dalam nya ada sepuluh cincin berlian asli jaman kuno, dia menaruhnya di salah satu rak di basement.


“Um...itu cincin ?” Tanya Reina.


“Iya, oleh oleh dari aku keliling di dalam biara tadi....” Jawab Kaito,


“Curian ?” Tanya Marin.


“Oleh oleh kan ku bilang.....dari pada di ambil orang jahat, mending di taruh di sini..” Jawab Kaito.


“Boleh lihat ?” Tanya Airi.


“Iya, aku juga mau lihat....” Tambah Yuka.


“Silahkan saja.....dah aku naik dulu ya.....” Kaito langsung berjalan kembali menuju tangga naik.


Setelah Kaito keluar, Reina mengambil kotak nya dan membukanya. Kemudian Marin, Yuka dan Airi mengerubungi Reina.


“Aku mau yang ini.....” Ujar Reina.


“Hehehe aku yang kuning ini deh...” Tambah Marin.


“Hmm....aku bingung, semua bagus....yang hitam ini aja....” Yuka mengambil cincin nya dan mencobanya.


“Aku asal saja....yang penting kebagian.” Airi langsung mengambil tanpa melihat dan memakainya.


“Hehehe bagus.....” Ujar Reina sambil melihat tangan nya.


“Iya bagus....bahagia rasanya.....” Tambah Marin.


“Serasa sudah menikah hehehe....” Tambah Yuka.


“Benar...benar....yuk ah, aku ada latihan nih....” Ajak Airi.


Setelah itu, mereka pergi ke meja yang ada di sana dan menaruh cincin yang mereka ambil di meja, kemudian mereka menulisi nama masing masing di cincin yang di pakainya menggunakan spidol, kemudian mereka melepasnya dan menaruhnya lagi di kotak. Setelah itu ke empatnya berjalan dengan ceria menuju tangga dan mematikan lampu basement nya. Setelah ke empatnya keluar, kotak cincin itu terbuka, tiba tiba ke empat cincin yang di pakai oleh ke empatnya dan di tulisi dengan spidol mengeluarkan asap, tulisan yang awalnya hanya mengunakan spidol sekarang menjadi terukir permanen di cincin.


****


Beberapa hari setelahnya, di sekolah saat makan siang, seperti biasa semua berkumpul di kelas Kaito dan duduk bersamanya, sekarang Nagisa juga bergabung, membuat kelas Kaito semakin silau dan di kerumuni orang lain. Tapi tiba tiba, semua orang yang berdiri mengerubungi pintu kelas menyingkir, seorang wanita berambut kepang dua dan berwarna pirang masuk ke dalam. Semua langsung berkasak kusuk, sebab siswi wanita itu termasuk salah satu senpai populer di sekolah,


“Ijinkan aku bergabung dan kenalkan, namaku sekarang Nekowari Fumiko.....”


“Pruuuuuuut.........hah.” Kaito menyemburkan makanan nya.


“Oh dia sekarang ganti nama karena program perlindungan saksi dan dia akan tinggal bersama kita mulai hari ini....” Chisato menjelaskan.


“Tapi kenapa Nekowari ?” Tanya Kaito.


“Karena aku calon istri Kaito sama......” Jawab Fumiko.


“Haaaaaaah.......” Teriak Kaito.


“Tch jangan teriak ah...kalian ber empat belum jelaskan sama dia ?” Tanya Nagisa.


“Hehehe belum.....” Jawab Reina, Marin, Yuka dan Airi.


“Apa maksudnya ini ? aku perlu penjelasan....” Ujar Kaito.


“Begini Kaito kun....kita bertujuh sudah sepakat untuk bertunangan dengan mu.”  Reina menjelaskan.


Langsung saja, Reina, Marin, Yuka, Airi, Chisato, Nagisa dan termasuk Fumiko mengangkat tangan mereka yang sudah memakai cincin dan memperlihatkan nya kepada Kaito. “Gubrak.” Banyak sekali siswa yang pingsan di depan kelas karena melihat cincin di tangan ke tujuh nya dan terdengar banyak suara sorakan juga umpatan yang menghujat Kaito di depan kelas. Kaito sendiri tertegun melihat nya,


“Loh cincin itu kan.....” Ujar nya.


Ke tujuhnya mencabut cincin nya dan memperlihatkan ukiran nama masing masing yang terukir di dalam nya kepada Kaito.


“CATSSSSSSSSSSSS.........” Teriak Kaito.


[Semoga mereka bisa melahirkan anak laki laki yang sehat]


\=============================


Mission CATS :


- Gadis populer seangkatan : (4/4) Cleared


- Senpai populer : (3/3) Cleared


- Kouhai (junior) populer next year : (0/2)


- Unknown


- Unknown

__ADS_1


\=============================


__ADS_2