
Kaito, Airi, Nagisa, Chisato dan Fumiko menginap selama dua hari di rumah Yuzuki setelah memecahkan masalah hantu, mereka berencana membantu Yuzuki pindah ke rumah mereka. Kaito memberikan sejumlah uang untuk membayar harga rumah yang di minta Yuzuki sebelum nya. Yuzuki mengatakan, kalau dia akan mengurus semua surat surat nya supaya menjadi nama Kaito, tapi karena Kaito belum cukup umur, maka nanti akan menggunakan nama Kaya yang sekaligus menjadi penjamin Yuzuki untuk masuk ke dalam universitas. Kaito sudah menelpon dan memberitahu Kaya mengenai hal ini dan Kaya dengan senang hati membantu. Selagi mereka membantu Yuzuki membereskan barang barang nya,
[Kaito sama, ada yang datang]
“Hmm....siapa KATS, bisa beritahu ?” Tanya Kaito.
[Yoshida Toshiki dan sepertinya ada beberapa orang paranormal datang bersama nya]
“Baiklah.....aku beritahu semuanya.” Ujar Kaito.
Kemudian Kaito langsung memberitahu Airi, Nagisa, Chisato, Fumiko dan Yuzuki. Mereka menyusun rencana,
“Biar aku bicara dengan Yoshida san....” Ujar Yuzuki.
“Baiklah...sementara Yuzuki senpai bebicara dengan mereka, kita menjaganya dari belakang.” Ujar Kaito.
“Yup setuju....” Balas Airi.
“Tolong bilang rumah ini tidak jadi di jual senpai.” Ujar Nagisa.
“Benar senpai, kalau dia memaksa dan bertindak kasar, jangan takut, ada kami.” Tambah Fumiko.
“Oh satu lagi senpai, jangan pakai patung patung itu untuk menyerang mereka ya, mereka tidak perlu tahu apa sebenarnya patung patung itu.” Tambah Chisato.
“Aku mengerti serahkan saja padaku.” Balas Yuzuki.
“Ok KATS.....perintah leader, berikan skill vanish pada Airi chan, Nagi chan, Fumi chan dan Chi chan.....sekarang ya.” Ujar Kaito di kepalanya.
[Affirmative]
Kaito, Airi, Nagisa, Chisato dan Fumiko langsung menghilang, mereka membisiki Yuzuki yang tidak bisa melihat mereka supaya keluar ke halaman kuil dan berpura pura sedang menyapu halaman. Mereka semua keluar dari rumah menuju halaman kuil di depan. Tak lama kemudian terdengar suara banyak mobil berhenti di bawah dan kemudian terdengar suara langkah kaki banyak orang naik ke atas. Yuzuki berpura pura menyapu persis di depan pintu kuil. Seperti yang sudah di katakan KATS sebelum nya, yang datang adalah Yoshida Toshiki berserta lima orang anak buah nya dan 20 orang berpakaian pendeta yang sepertinya ahli dalam pengusiran hantu. Kaito, Airi dan Chisato menyebar memutari orang orang yang datang, sedangkan Nagisa dan Fumiko terus berada di belakang Yuzuki, selain untuk menjaganya, mereka juga membisiki Yuzuki,
“Selamat siang Yoshida san, ada apa kesini ?” Sapa Yuzuki.
“Siang Kanesugu Yuzuki san, kebetulan anda sedang di sini, kita bisa teruskan pembicaraan waktu itu. Sedang liburan ya ?” Tanya Toshiki ramah.
__ADS_1
“Iya Yoshida san, aku pulang ke rumah untuk membersihkan nya. Um....kok datang nya ramai ramai Yoshida san, mereka siapa ?” Tanya Yuzuki sambil menunjuk para pendeta itu.
“Begini Kanesugu san....dua hari lalu saya sudah kesini, ternyata gosip soal hantu yang saya dengar sebelum nya benar, untuk itu saya membawa para pendeta pengusir hantu dan makhluk gaib ke sini untuk membersihkan kuil ini, baru setelah itu kita bicara soal harga.” Ujar Toshiki.
“Um...maaf Yoshida san, sekarang aku tidak jadi menjual rumah ini, aku sudah mendapat donatur untuk meneruskan pendidikan ku ke jenjang universitas di kota Kosaka, jadi mohon maaf Yoshida san, rumah ini sekarang tidak jadi di jual.” Yuzuki menunduk di depan Toshiki.
“Wah kenapa ? aku berani bayar mahal untuk tanah dan bangunan kuil ini, mohon di pertimbangkan lagi Kanesugu san, aku benar benar serius untuk membeli lokasi ini.” Ujar Toshiki.
“Maaf, aku tidak bisa menjual peninggalan leluhur ku....aku hargai keseriusan Yoshida san, sekali lagi aku minta maaf dan terima kasih.” Balas Toshiki.
Tiba tiba terdengar suara mobil berhenti di bawah, Kaito dan Airi yang berada di dekat torii melihat ke bawah, ternyata yang datang adalah seorang pria tua yang mereka tidak kenal di dampingi oleh Doujinki Eijiri. Keduanya mulai menaiki tangga untuk naik ke atas. Eijiri menuntun orang tua itu naik ke atas dengan perlahan dan hati hati. Kaito dan Airi menyingkir dari torii dan bergabung bersama Chisato.
Setelah pria tua dan Eijiri naik ke atas, Toshiki yang sedang berbincang dengan Yuzuki menoleh, dia langsung berbalik menghampiri orang tua dan Eijiri yang baru naik, Kaito berdiri di dekat mereka untuk mendengarkan pembicaraan mereka.
“Genjiro san, Eijiri kun....selamat datang.” Sapa Toshiki.
“Gimana progress pembelian kuil ini ?” Tanya orang tua yang di panggil Genjiro oleh Toshiki.
Toshiki mengatakan kalau pemilik kuil yang sedang menyapu itu tidak jadi menjual kuil nya dan tidak tergoyahkan.
“Jangan, kita tidak bisa ambil resiko terbongkar.” Balas Toshiki.
“Lakukan pendekatan dengan perlahan.....” Ujar Genjiro memberi perintah.
“Siap ketua....” Balas Toshiki.
Mendengar pembicaraan mereka, Kaito berpikir dan langsung mengamati Genjiro yang berada di dekatnya,
“Ketua ?” Pikir Kaito.
[Karasuma Genjiro, pemimpin sekte golden crow di negeri ini]
“Wah benarkah, kalau kita habisi dia di sini berarti semua selesai kan...” Balas Kaito.
[Tidak bisa Kaito sama, ada yang menghalangi sistem ku, cepat menyingkir Kaito sama]
__ADS_1
“Hah...siapa ? Menyingkir ?” Tanya Kaito.
[Pakai skill 1000 face Kaito sama, sekarang]
“Hah....apa maksud.....”
Belum selesai Kaito berbicara di kepalanya, tiba tiba tangan Genjiro menjulur ke samping dan langsung mencengkram leher Kaito yang sedang dalam keadaan menghilang di sebelah nya, dengan reflek Kaito mengusap wajahnya dan berubah menjadi seorang wanita paruh baya berpakaian miko. Skill vanish nya menghilang dan dia muncul dalam keadaan leher yang di cengkram.
“Hohoo...jadi ini hantu nya.....” Ujar Genjiro.
"Kaito kun...." Teriak Chisato dan Airi menggunakan telepati.
"Kaito....." Teriak Nagisa menggunakan telepati.
"Kaito sama....." Teriak Fumiko di saat bersamaan menggunakan telepati.
Toshiki dan Eijiri langsung menoleh melihat Kaito yang sudah berubah menjadi wanita paruh baya. Melihat Kaito di tangkap, Nagisa, Chisato, Airi dan Fumiko bergerak maju, tapi KATS mencegah mereka mendekat dan menyuruh membawa lari Yuzuki keluar dari kuil. Toshiki dan Eijiri menghampiri Genjiro yang sedang mencengkram leher Kaito dan mengangkatnya,
“Siapa kamu ?” Tanya Toshiki.
Kaito diam tidak menjawab, kemudian Eijiri mengeluarkan pistolnya dan mengacungkan nya ke wajah Kaito, tapi tangannya di turunkan oleh tangan sebelah Genjiro.
“KATS.....bagaimana ini ?” Tanya Kaito di kepalanya sambil menahan sakit karena di cekik.
[Tahan sebentar Kaito sama, aku juga sedang melawan sistem yang menghalangiku]
“Si..sistem ?” Tanya Kaito.
[Sistem milik sekte golden crow, musuh berbuyutan ku dari jaman dulu, CROWS]
“Oh tidak.....” Ujar Kaito.
Saat ini Kaito hanya bisa bersusaha melepaskan cengkraman tangan Genjiro yang sangat kuat, posisi nya tidak menguntungkan dan terjepit. Sementara itu, di balik semuanya, KATS berhadapan dengan CROWS,
{Apa kabar CATS ?}
__ADS_1
[CROWS.....lama tidak bersua]