C.A.T.S (Catch And Thief System)

C.A.T.S (Catch And Thief System)
Chapter 30


__ADS_3

Malam keesokan harinya, di panggung kosong dan sepi untuk konser yang di batalkan oleh penyelenggara karena Airi di anggap melarikan diri, banyak orang mulai berdatangan. Mereka membawa tongkat sinar berwarna merah seakan akan mau menonton konser pertunjukan idol. Mereka berkumpul di dalam lapangan dan bersiap untuk menonton pertunjukan yang akan di gelar di sana. Tiba tiba sebuah layar hologram besar muncul di atas panggung.


“Haloooo semuanya......” Teriak Airi yang sudah memakai pakaian idolnya di layar.


“Eh....Aririn.....itu Aririn.....itu benar Aririn.”


“Aririn tan........” Teriak seluruh pengunjung.


Semua pengunjung mendadak antusias melihat Airi tampil di layar besar yang mengambang di udara. Tiba tiba dari luar lapangan, banyak sekali orang yang membawa tongkat sinar berwarna merah masuk ke dalam dan langsung memenuhi lapangan.


“Aririn taaaaaan.....” Teriak semua pengunjung yang baru datang itu.


“Wah terima kasih semua sudah datang, maaf aku mengecewakan kalian karena aku tidak hadir di konser yang di batalkan, banyak yang bilang aku melarikan diri dengan pacarku atau aku akan berhenti menjadi idol dan lain sebagainya, bahkan mamaku saja bisa mengatakan banyak hal di televisi, benar kan ma......mereka benar tapi juga salah, aku masih jadi idol hanya saja sekarang aku independen, aku tidak terikat siapapun....oh iya, aku juga sudah tidak terikat dengan orang orang di belakang layar yang ingin mengeksploitasi ku untuk mengendalikan negara ini....aku mengadakan konser sendiri sekarang....jadi terus dukung aku yaaaaaaa.....mwah.” Airi menggunakan skill charm nya.


“Uooooooh Aririn tan.......” Sorak para pengunjung.


Banyak wartawan yang datang untuk meliput dan agensi Airi yang sengaja di undang bersama para pasukan staff penyelenggara yang membatalkan konser secara sepihak. Melihat mereka datang,


“Oh iya, para wartawan, agensi dan pengawal yang berniat menangkap ku kemarin....silahkan rekam semuanya dan tangkap aku kalau bisa, sebarkan ke semua pelosok negeri ini, kalau aku sudah tidak terikat dengan siapapun yang menggerakkan negeri ini dari belakang layar........baiklaaaah...sekarang aku akan mempersembahkan dua buah lagu bersama tim baru ku.....”


“Waaaaaaaaah......Aririn tan.....” Sorak para pengunjung.


Tiba tiba keluar kembang api yang besar di udara, kembang api itu membentuk emoticon kucing yang sedang tertawa dan di bawah gambar emoticon kucing itu membentuk tulisan NYAA. Bersamaan dengan kembang api Airi turun dari atas bersama Marin dan Emi yang mengenakan topeng. Panggung langsung menyala karena di nyalakan oleh Chisato dan Vinne. Ketiganya langsung menari dan Airi bernyanyi di atas panggung. Para penonton langsung menggila, mereka maju ke depan dan persis di depan panggung. Di belakang para pengunjung, banyak pria berbadan besar memakai kaus bertuliskan staff, berusaha maju menembus kerumunan orang untuk membekuk Airi di panggung, tapi dari atas gedung, Suzu sudah siap dengan senapan laras panjang nya yang menggunakan peredam suara.


“Sudah siap onii chan.....” Ujar Suzu.


“Sikat aja....” Jawab Kaito.


“Hehe siap....”


Suzu mulai menembaki pria pria bertubuh besar itu dengan senapan laras panjangnya dan para pria itu berjatuhan. Terdengar banyak suara sirene mobil polisi mulai mendekat ke tempat pentas itu dari kejauhan.


“Polisi sudah mendekat, Yuka chan, Nagisa senpai bersiaplah, giliran kalian....tahan mereka selama mungkin.” Ujar Reina menggunakan telepati.


“Siap.....” Ujar Yuka.


“Tch....baiklah....” Tambah Nagisa.


Nagisa dan Yuka berdiri di depan jalan memegang senjata dengan menggunakan pakaian nya dan topeng menutupi wajah, mereka siap menghadang para polisi yang datang. Sementara itu, di dalam ruang teknisi di balik panggung, Chisato dan Vinne sedang merekam konser dan langsung menguploadnya di internet. Video yang di susupi oleh skill charm Airi, yang mereka upload secara live mendapat respon bagus dan langsung menjadi viral. Pengunjung menjadi bertambah banyak karena ingin menyaksikan langsung, mobil mobil polisi kesulitan untuk masuk ke dalam karena banyak nya orang yang datang sampai menghalangi jalan. Apa tujuan Kaito dan lainnya membuat konser ini ?


*****


Kembali ke malam hari setelah berita di tayangkan di televisi, Kaito dan lainnya langsung membuka smartphone mereka, semua pendukung, penggemar, wota dan lainnya menghujat Airi di media sosial dengan mengatakan macam macam yang menyakitkan dan tanpa perasaan. Tapi semua menanggapinya dengan senyum,


“Baiklah, walau besok di batalkan, panggung nya belum di bongkar, tugas kita sekarang adalah gerilya untuk menarik pengunjung yang kecewa supaya tetap datang dan menyaksikan konser yang kita buat sendiri. Undang beberapa wartawan dan agensi Airi chan supaya ikut datang menyaksikan.” Ujar Kaito.


“Setuju....” Teriak semuanya.


“Kalau begitu, untuk yang menemani Airi di panggung besok, Marin dan Emi karena keduanya punya skill melee dan tangan kosong, jadi bisa menjaga Airi di atas panggung. Jika ada yang mengganggu seperti polisi, prajurit sekte dan tentara, Yuka chan dan Nagisa senpai yang menangani nya. Chisato senpai dan Vinne chan akan di ruang teknisi untuk membuat video konser dan menjadikan nya viral sekaligus mengontrol pencahayaan panggung, Kaito kun dan Suzu chan, berjaga di atas gedung untuk mengamati sekitar, sedangkan aku dan Fumiko senpai akan menyiapkan counter berita tentang penyelenggara konser, sponsornya dan agensi yang berhubungan dengan kasus pemerasan kemarin kemudian mengupload nya saat konser, aku dan Fumiko senpai juga akan menyebarkan kalau Airi chan di jamin hadir dan tidak akan kecewa kalau datang, tentunya gratis...hehe...” Ujar Reina.


“Oh sekalian keluarga ku juga Reina chan, Fumiko senpai, mereka harus mendapat pelajaran, gimana rasanya viral di medsos.” Ujar Airi.


“Ok di tambah keluarga Airi chan....sudah di catat.” Balas Fumiko.


“Siaaaaaap....” Teriak semuanya kecuali Kaito.


“Baiklah sekarang kita kerja keras untuk membuat para pengunjung yang kecewa datang dan menangkis hujatan di medsos, smartphone siap......mulai. KATS tolong bantu untuk mengubah semua ya.” Ujar Kaito.

__ADS_1


[Affirmative]


Mereka terus bergerilya sampai pagi dan siang hari nya, dari membuat video Airi yang minta maaf secara online sampai membuat iklan untuk acara konser, dengan bantuan KATS video dan iklan online mereka bisa menjadi viral, setelah itu, mereka mulai mendapat banyak respon dan banyak orang yang kecewa bersedia datang. Sementara itu, dari pagi hari, Chisato, Reina dan Fumiko yang di bantu Suzu menghubungi kaki tangan pemeras kasus pemerasan yang sekarang sudah menjadi informan polisi, kemudian mereka juga menghubungi agensi Airi dengan berpura pura menjadi wartawan dengan bantuan KATS, untuk mencari hubungan pemeras itu dengan penyelenggara, sponsor, agensi dan keluarga Airi. Akhirnya di ketahui kalau para influencer di negeri ini, baik aktris, singer, idol dan lainnya yang menjadi korban pemerasan itu, tergabung di agensi yang sama dengan Airi. Cara agensi itu merekrut bintang bintang terkenal dan influencer populer itu dengan mendekati keluarganya kemudian memberinya uang besar dan sudah jelas keluarga Airi terlibat.


Agensi itu adalah penyelenggara konser kali ini dan memang dari awal mereka dengan sengaja merancang konser yang akan di batalkan sepihak kemudian memfitnah sekaligus menjelekkan nama Airi, dengan tujuan Airi tidak jadi keluar dari agensi dan terus menjadi idol untuk mereka. Alasan kenapa ada wartawan di rumah Airi adalah ulah dari agensi nya. Untuk terselenggaranya konser perpisahan bagi Airi yang terakhir, agensi itu menggaet sponsor perusahaan perusahaan ternama yang rata rata milik mafia. Pemilik agensi yang menaungi Airi ternyata seorang pejabat yang cukup tinggi jabatan nya di pemerintahan dan di ketahui juga kalau pemeras itu adalah anak buah nya. Setelah mengetahui semuanya, Reina dan Fumiko merangkum semuanya dan berencana akan menguploadnya besok bersamaan dengan konser sehingga semua yang membacanya sudah terkena skill charm milik Airi dan langsung percaya dengan beritanya.


*****


Kembali ke masa sekarang, Yuka dan Nagisa terus berjaga karena mobil para polisi semakin mendekat, begitu ada polisi yang turun dan berbaur dengan kerumunan, mereka langsung mengatasi nya. Tiba tiba, dua buah helikopter hitam mendekati lapangan.


[Hati hati, yang ada di helikopter itu bukan polisi atau tentara, mereka anggota sekte]


“Siap serahkan pada ku....onii chan....pinjam pundak.” Ujar Suzu.


“Ok.....” Balas Kaito.


Kaito jongkok dan Suzu langsung meletakkan misile launcer di pundak Kaito, kemudian dia membidik salah satu helikopter,


“Tembak....salam sayang dari NYAA.......” Teriak Suzu.


Misil langsung menuju helikopter yang tidak sempat mengelak karena di tembak dari atas gedung. “Blaaar.” Sebuah helikopter meledak di udara, helikopter satunya langsung berputar dan pergi menjauh, serpihan helikopter berjatuhan ke bawah, sementara para penonton masih berkeliaran.


“KATS.....perisai yang besar, berikan pada Yuka chan.” Teriak Kaito.


[Affirmative]


“Siap siap Yuka chan...” Teriak Kaito.


“Ok...serahkan pada ku...” Balas Yuka.


Muncul kotak kotak digital dalam jumlah banyak dan menjadi sebuah perisai raksasa yang besar. Yuka menopang perisai itu sendirian di bawah menahan serpihan helikopter supaya tidak mengenai para penonton yang terus berdatangan sambil tersenyum,


“Hahaha....siap....” Balas Nagisa.


Nagisa mengeluarkan dua buah tongkat penyetrum yang dia bawa, kemudian dia maju menyerang dan langsung membuat pingsan para polisi yang berbaur dengan kerumunan dan menembaki nya. Tapi Nagisa sedikit terdesak karena banyaknya polisi yang berdatangan, Kaito melihat nya dari atas gedung menggunakan x ray vision nya,


“Baiklah, Suzu chan, kamu disini, aku turun membantu Nagisa san.....” Ujar Kaito.


“Ok onii chan.....” Ujar Suzu.


Kaito berlari melompat ke gedung sebelah dan melompat jauh, dia turun di atas perisai besar yang di topang Yuka kemudian melompat salto turun ke bawah langsung menimpa polisi yang sedang mengepung Nagisa.


“Tch....lambat....” Ujar Nagisa.


“Haha maaf Nagisa san....kita pesta sekarang ?” Tanya Kaito.


“Tentu saja....hehe.” Balas Nagisa.


Keduanya langsung maju menghabisi semua polisi yang mengepung dan menembaki mereka, para polisi mulai menembaki keduanya dari barikade mobil di belakang, keduanya terus berlari maju.


“Awas Kaito kun, Nagisa paisen.....” Teriak Yuka.


Kaito dan Nagisa melompat berpencar ke samping, Yuka langsung menurunkan perisainya untuk membubarkan barikade mobil polisi yang menutup jalan. Perisai besar itu jatuh tepat di atas barikade mobil polisi dan meledakkan nya. Ledakan merembet membuat semua mobil polisi di balik barikade meledak, membuat para polisi kocar kacir. Di belakang polisi, ternyata ada barisan pria berjas hitam dan beberapa kendaraan baja yang sudah siap menembak. Yuka melemparkan perisai besar itu ke arah mereka, Kaito dan Nagisa melompat naik di atas perisai, ketika perisai jatuh menimpa beberapa kendaraan baja dan meledak, Kaito dan Nagisa melompat berpencar sambil langsung menembaki para pria berjas hitam yang kocar kacir karena ledakan kendaraan baja mereka. Yuka juga maju dari depan dan menembaki seluruh pria berjas hitam yang maju ke arah nya dan menembaki nya. Suzu membantu Kaito, Yuka dan Nagisa dari atas menggunakan senapan laras panjang (sniper) nya menembaki musuh.


Sementara itu di panggung, Airi terus bernyanyi dan menari, para pria berbadan besar yang lolos karena Suzu berpindah lokasi dan naik ke panggung langsung di atasi oleh Marin dan Emi sambil menari.


“Semua sudah viral....gimana ? berhenti ?” Teriak Chisato melalui telepati.

__ADS_1


“Tahan sebentar lagi. Gimana Fumiko senpai ?” Tanya Reina.


“Sebentar....aku sebentar lagi selesai mengupload content nya.” Balas Fumiko.


“Siaaaaaap onee chan...” Teriak Vinne.


Akhirnya setelah Airi menyanyikan semua lagunya, kemudian Fumiko juga sudah selesai mengupload content berisi berita yang sudah mereka rangkum,


“Baiklah semuanya......sekarang konser sudah selesai, jangan khawatir, aku tidak akan berhenti jadi idol seperti yang di beritakan, mulai sekarang terus dukung aku yaaaaaaa.....aku sayaaaang kaliaaan....mwaaaaaah.” Teriak Airi


“Uoooooh....Aririn tan....” Teriak para penonton.


Airi melambaikan tangan nya kepada para penonton yang membalas nya dengan menaikkan tongkat sinar merah nya dan sorakan yang ramai.


“Ok selesai....tolong Kaito kun....” Ujar Reina.


“KATS perintah leader, gunakan vanish kepada semua member inti....sekarang...untuk member inti, kita berkumpul di titik temu.” Ujar Kaito.


“Siap....” Jawab Reina, Marin, Yuka, Airi, Nagisa, Chisato, Fumiko, Emi, Suzu dan Vinne melalui telepati.


[Affirmative]


[Using skill Vanish to all primary member....initiating....completed]


Airi, Marin dan Emi langsung menghilang dari panggung dan membuat semua penonton kagum dan bersorak. Suzu yang sudah menghilang turun dari gedung tinggi untuk menuju titik pertemuan mereka. Chisato dan Vinne keluar dari ruang teknisi, sedangkan Reina dan Fumiko keluar dari ruang data. Kaito, Nagisa dan Yuka yang sudah menghilang, berjalan berlawanan dengan para penonton yang bubar dan langsung menyerang para pria berjas hitam dan polisi yang tersisa karena mereka menganggap para pria itu dan polisi mau menghentikan konser Airi. Kaito merangkul Yuka dan Nagisa sambil berjalan santai menuju titik temu.


Ketika sampai di titik temu, semuanya muncul kembali dan menyimpan pakaian mereka semua,


“Tungguuuu.....kenapa kalian semua pakai bikini dan kenapa titik temu kita di pantai ?” Tanya Kaito.


“Kita mau main dong di pantai, seharian ini kerja kan....” Ujar Marin.


“Heheh benar, istirahat dong....” Tambah Airi.


“Tapi kan ini sudah malam ?” Tanya Kaito.


“Tch...jangan bahas hal hal kecil, kan sudah ku bilang dulu....” Jawab Nagisa.


“Sudahlah Kaito kun....yuuuuk, berenang....” Reina menggandeng tangan Kaito.


“Oh iya onii chan.....ini.” Suzu memberikan sebotol minuman kepada Kaito.


“Eh...minuman apa ini ?” Tanya Kaito.


“Obat racikan ku....untuk penambah tenaga....” Jawab Vinne.


“Hah....penambah tenaga ? jangan jangan.....” Ujar Kaito.


“Hehe ketahuan ya, sayang kamu tidak bisa lari.;...” Yuka langsung menangkap Kaito.


“Pegangi terus Yuka onee chan....jangan sampai onii chan lepas....” Ujar Emi.


“Eh...eh...eh....jangan dong....bisa mati aku....tidaaaaak....” Teriak Kaito.


“Sssst berisik Kaito sama, baiklah, aku duluan.....” Fumiko langsung menerjang Kaito.


“Curaaaaang.....” Teriak yang lain.

__ADS_1


“Kenapa jadi begini.....huuuuu....” Ujar Kaito lemas.


__ADS_2