
Chisato bercerita apa yang terjadi ketika Kaito dan lainnya pergi. Kembali ke kejadian siang hari ketika Hana sedang berbicara dengan Chisato dan Junko. Tiba tiba Suzu yang masih memakai seragam sekolah masuk melalui tangga di depan toko yang langsung menuju lantai dua dalam kondisi terengah engah.
“Chisato nee san....bisa tolong aku ?” Tanya Suzu.
“Eh ada apa Suzu chan, kamu bukan nya bersama Emi chan ?” Tanya Chisato.
“Emi chan sedang ke penjara bersama mama nya untuk menjenguk onii chan angkat nya. Aku mau minta tolong nih....benar benar gawat soalnya.....” Ujar Suzu.
“Kamu Suzu kan, ceritakan apa yang terjadi...” Ujar Hana.
Suzu langsung duduk di depan mereka, kemudian dia menceritakan kalau ada seorang siswa yang terluka karena terjatuh dari atap sekolah ketika sedang mengurus bunga bunga di atap. Siswa itu selamat dan pingsan, tapi ketika di angkat masuk ke ambulans, dia mengigau dan menyebutkan satu nama, “Gina chan....” Para sensei langsung memanggil Gina ke kantor staff, kemudian bertanya kepada nya. Suzu dan Emi mendampingi Gina sebab ketika kejadian itu, mereka sedang makan bersama di kelas, tapi para sensei menahan Gina dan terus memintai keterangan kepada Gina apa dia mengenal siswa yang jatuh dari atap itu. Gina mengatakan kalau dia bersama siswa yang jatuh itu adalah anggota club penghijauan sekolah dan dia mengenalnya dengan baik karena senpai itu adalah ketua club nya, tapi hari ini bukan giliran dia bertugas melainkan giliran senpai.
Akhirnya setelah selesai bertanya, para sensei menyuruh Gina kembali ke kelas, kemudian saat sudah hampir pulang sekolah, tiba tiba sensei yang mengajar olah raga datang ke kelas Suzu, Emi dan Gina, dia kembali memanggil Gina untuk ke ruang staff. Setelah itu Gina tidak kembali lagi ke kelas sampai pulang sekolah, karena penasaran Suzu dan Emi menyusul Gina ke ruang staff dan ternyata Gina sedang di tahan, alasannya siswa yang terjatuh itu sudah sadar, dia hanya mengalami patah tulang kaki dan lengan nya saja, kemudian dia mengatakan kalau yang mendorong dirinya adalah Gina. Suzu dan Emi langsung protes kepada sensei karena mereka bersama Gina di saat siswa itu jatuh pada waktu makan siang. Tapi sensei tidak menghiraukan keduanya karena orang tua siswa itu sudah marah dan melapor kan kejadian tersebut ke polisi, mereka berniat menuntut pertanggung jawaban Gina sebagai tersangka yang membuat anak nya masuk ke rumah sakit. Suzu dan Emi keluar dari ruang staff, karena Emi sudah janji untuk menjenguk Junichi di penjara, dia bilang kepada Suzu untuk minta bantuan Chisato sebab kalau tidak Gina bisa di penjara padahal dia tidak salah.
“Jadi begitu......kamu tahu tidak siswa itu di rawat dimana ?” Tanya Hana.
“Aku tidak tahu nee sama.....” Jawab Suzu.
“Baiklah, sebentar, aku menelpon anak buah ku, kalau orang tuanya melapor, seharusnya laporan nya sudah masuk.”
Hana pergi keluar dari ruangan dan menelpon anak buah nya untuk mencari keterangan. Mendengar cerita Suzu, Chisato langsung berpikir, kemudian dia melihat ke arah Suzu.
__ADS_1
“Suzu chan, kamu kenal dekat tidak dengan Gina chan ?” Tanya Chisato.
“Kita teman sekelas, aku, Emi chan dan Vinne chan suka menghabiskan waktu bersama nya, jadi boleh di bilang kita cukup dekat.” Jawab Suzu.
“Hmmm....kalau siswa yang jatuh itu kamu kenal ?” Tanya Chisato.
“Aku tidak kenal dekat, tapi Gina sepertinya memang kenal dekat dengan nya, sebab mereka satu club dan siswa itu ketuanya.” Jawab Suzu.
“Hum hum hum, kamu tahu tidak hubungan siswa itu dan Gina chan sedekat apa ?” Tanya Chisato lagi.
“Um...aku tidak yakin, tapi kadang Gina chan suka menceritakan soal siswa itu kepada kita, dia juga suka bercerita kadang dia sebal kalau melihat adik kelas nya yang bernama Narumi chan suka dekat dekat dengan siswa itu karena mereka bersama sama dalam satu club.” Jawab Suzu.
“Sebenarnya ada cerita mengerikan di club perkebunan itu nee san...” Ujar Suzu.
“Hum...cerita mengerikan apa ?” Tanya Chisato.
Suzu menceritakan kalau waktu dia kelas 2, pernah ada siswi anggota club itu yang bunuh diri karena di tolak cintanya oleh siswa bernama Nobu yang terjatuh dari atap itu. Nama siswi itu adalah Fujiko chan, dia meninggal karena gantung diri di gudang perlengkapan berkebun, yang menemukan jasad nya adalah Nobu kun dan Gina chan. Barulah setelah itu, Narumi chan masuk ke dalam club itu untuk mengisi kekosongan anggota. Setelah kematian Fujiko, mulai beredar gosip kalau di gudang perkebunan yang berada di atap itu menjadi angker karena arwah Fujiko suka muncul di sana mencari Nobu. Chisato kembali berpikir dan dia melihat ke arah yang lain, setelah itu dia menoleh kembali kepada Suzu.
“Hum hum hum...sepertinya kasus ini tidak sesederhana siswa bernama Nobu jatuh ke bawah dari atap....saat kejadian, kamu tahu dimana Narumi chan tidak ?” Tanya Chisato.
“Wah maaf nee san, dia kelas 2 jadi aku sama sekali tidak tahu karena aku terus di kelas bersama Emi chan dan Gina chan...” Jawab Suzu.
__ADS_1
“Baiklah, aku mengerti, kita memang harus melihat tkp, aku penasaran dengan gudang perlengkapan berkebun yang katanya angker itu.” Balas Chisato.
Tiba tiba Hana masuk ke dalam ruangan, dia langsung duduk di sebelah Chisato dan mengusap kening nya, kemudian melihat Suzu di sebrang nya.
“Ayo kita ke sekolah kamu sekarang....aku sudah memberitahu Karen kalau kita akan keluar.....” Ujar Hana.
“Ok....ayo kita berangkat Suzu chan....” Chisato langsung berdiri.
“Sip, tolong ya nee sama, Chisato nee san....” Ujar Suzu yang juga langsung berdiri.
“Um...maaf Hana nee sama, barusan kepala biara mengirim pesan padaku, aku harus ikut katanya....” Celetuk Junko yang dari tadi hanya berdiri di dekat pintu.
“Haaaah dasar Karen....ya sudah ayo, lagi pula sepertinya kasus ini sedikit berbahaya....” Ujar Hana.
“Kenapa bahaya nee sama ?” Tanya Chisato.
“Orang tua siswa yang jatuh itu bukan orang sembarangan, mereka pengusaha besar yang sepertinya terlibat dengan sekte menurut keterangan anak buah ku, aku juga sudah menyampaikan kepada Karen supaya bilang kepada Kaito dan Kirara....” Jawab Hana.
“Oh....begitu.” Balas Chisato.
Kemudian Hana, Chisato, Suzu dan Junko keluar dari ruangan setelah pamit kepada Airi yang kebetulan naik ke atas dan Reina yang mereka temui di depan toko. Setelah itu mereka naik ke dalam mobil Hana dan langsung berangkat menuju Shido public junior school, tempat kejadian perkara dan sekolah Suzu, Emi, Vinne.
__ADS_1