
Pesawat sudah mendekati sekolah, Chisato terus mengamati bagan tiga dimensi sekolah, dia mengelilingi bagan sambil bergumam sendiri. Kaito yang melihat nya menjadi sedikit bingung,
“Chi chan....menemukan sesuatu ?” Tanya Kaito.
“Kaito kun, lihat.....titik kuning yang ada di basement kalau di tarik garis lurus ke atas titik itu segaris dengan tempat Fujiko san di bunuh di atap....coba lihat...” Ujar Chisato sambil menunjukkan menggunakan penggaris.
“Hmm benar juga ya.....” Gumam Kaito.
“Berarti, sekarang aku mengerti kenapa Narumi chan onee san di bunuh di atas dan mereka mengadakan ritual di atas....” Ujar Chisato.
“Apa maksudnya senpai ?” Tanya Airi yang kebetulan ada di dekat nya.
Chisato berkeliling sekali lagi, kemudian dia memutar bagan tiga dimensi itu ke atas dan ke bawah, akhirnya,
“Hahaha aku benar, sekolah ini adalah reruntuhan itu sendiri.” Teriak Chisato.
“Hah benarkah ?” Tanya Kaito.
“Iya, kenapa ritual di adakan di gudang perlengkapan yang ada di atap, karena di sanalah cara membuka pintu masuk titik kuning di basement, lingkaran sihir yang ku temukan di dinding sudah cukup tua, tujuan sekte mengadakan ritual sampai mengorbankan seseorang hanya untuk membuka pintu...” Jawab Chisato.
“Tapi mereka kan tidak berhasil....” Ujar Marin.
“Iya benar, nyatanya mereka gagal kan....” Tambah Nagisa.
“Hohooo mereka gagal karena kunci nya salah, benar tidak Narumi chan, waktu itu yang di panggil ke atas kamu kan....” Ujar Chisato menoleh melihat Narumi.
“Um...benar nee san....tapi Fuji onee chan yang naik ke sana.....” Ujar Narumi.
“Itu alasan mereka gagal....paham kan sekarang ?” Tanya Chisato.
Semuanya terdiam dan menoleh melihat Narumi, kalau benar teori Chisato, berarti untuk membuka pintu itu di perlukan pengorbanan Narumi. Wajah Narumi yang di lihat semua orang mendadak pucat karena merasa dirinya akan di korbankan.
“Oi...detektif dekil, jelaskan kepada kami, kalau teorimu seperti itu, berarti kalau kita mau buka titik kuning di bawah, kita harus korbankan Narumi chan dong....kalau sampai terjadi langkahi dulu mayat ku....” Ujar Fumiko.
“Sejak kapan aku bilang mau mengorbankan Narumi chan, aku bilang kuncinya adalah Narumi chan....paham tidak sih, sekte itu mengadakan ritual pengorbanan karena mereka tahunya cara itu.....” Ujar Chisato.
“Benarkah begitu ?” Ujar Reina yang masih ragu ragu.
“Haaah...sudahlah kalian lihat saja nanti, kalau teori ku benar, berarti kita tidak perlu ke basement untuk membuka pintunya.” Ujar Chisato.
Pesawat akhirnya sampai di atas atap sekolah, mereka melihat kebun yang di rawat Narumi, Gina dan Nobu di atap. Kaito, Chisato dan lainnya melompat turun ke atap. Di sana sudah menunggu, Kirara, Karen, Hana, Junko dan Hitomi yang melambaikan tangan di atap, sepertinya semua musuh yang mengganggu sudah mereka bereskan. Ketika sudah turun ke atap,
“Hah semua sudah kumpul, pantas....apa kabar semua....” Kaoru langsung merangkul Kirara, Karen dan Hana.
“Hahaha...baik baik...lalu kenapa semua turun di sini ?” Tanya Hana.
__ADS_1
Chisato langsung menjelaskan teorinya kepada Hana, Kirara, Karen yang ada di sana, ketiganya terkejut karena tidak menyangka kalau sekolah itu adalah reruntuhan Nekowari. Setelah itu, Chisato meminta Kaito turun ke basement untuk berdiri di depan titik kuning yang ada di peta. Kaito bersama dengan Reina, Marin, Yuka, Airi dan Vinne yang menujukkan lokasi nya langsung turun ke basement dengan menghilang. Nagisa, Fumiko, Emi dan Suzu mengawasi Chisato yang membawa Narumi ke gudang di ikuti oleh Hana, Kirara, Kaoru dan Karen. Ketika sampai di gudang,
“Nah sebentar ya....”
Chisato maju ke depan dinding dan berjongkok, kemudian dia mengeluarkan pisau dan mulai mengikis dinding untuk membuka lingkaran sihir yang tertutup tempelan kertas dan kotoran lainnya. Setelah semua terbuka,
“Narumi chan....sini....” Ujar Chisato yang memegang pisau.
“Hoi....kamu mau apa....” Nagisa maju duluan.
“Apa sih....aku minta dia kesini sebentar.....ah....” Chisato yang menyadari memegang pisau langsung menyimpan nya.
Akhirnya Narumi yang di kawal oleh Nagisa dan Fumiko maju ke depan, Chisato berdiri dan mundur sedikit.
“Nah Narumi chan, sekarang coba kamu sentuh lingkaran sihir itu....” Ujar Chisato.
“Um....apa tidak apa apa nee san ?” Tanya Narumi ragu ragu.
“Tidak apa apa....coba saja, kalau gagal kita pakai cara lain...” Ujar Chisato.
“Cara apa...jangan macam macam ya...” Celetuk Fumiko.
“Bawel....” Teriak Chisato.
Narumi melangkah maju dan menapakkan tapak nya di tengah lingkaran sihir yang sudah di bersihkan oleh Chisato sebelum nya. “Grek...Gregek...” Dinding yang di sentuh Narumi keluar ke depan sebesa lingkaran sihir dan lingkaran sihirnya menyala terang.
“Waaaaaaaa........” Terdengar Reina, Marin, Yuka, Airi dan Vinne berteriak.
“Oi ada apa......” Teriak Chisato yang berada di atap.
*****
Kembali sesaat ketika Kaito berada di basement pada saat Narumi menyentuh lingkaran sihir di atas, Kaito dan lainnya menyaksikan mural yang berada di sana menyala dan membuka, di balik nya ada pintu dari besi seperti lift yang langsung memindai tubuh Kaito menggunakan sinar dari sisi atas pintu nya. Setelah selesai memindai tubuh Kaito, pintu besi itu terbuka. Begitu terbuka Kaito dan lainnya kaget karena melihat seorang wanita tertidur dalam posisi berdiri, berpakaian maid dan seluruh tubuhnya di tempeli kabel.
“A..apa ini ?” Tanya Kaito.
[Android Maid type F10 – N4, satu satunya android yang tersisa dari kerajaan Nekowari dahulu, mau aku aktifkan ?]
“Hmm...berbahaya tidak KATS ?” Tanya Kaito.
[Tidak, selain melayani, dia juga bisa membantu pertempuran karena persenjataan nya lengkap]
Kaito menoleh melihat Reina, Marin, Yuka, Airi dan Vinne yang terlihat antusias melihat robot wanita itu.
“Baiklah KATS, aktifkan dia....” Ujar Kaito.
__ADS_1
[Affirmative]
[Activated confirmed...commencing....completed]
Android wanita itu membuka matanya yang terlihat kuning, dia mencabuti semua kabel yang menempel di tubuhnya. Kemudian dia berdiri di depan Kaito, dari matanya keluar sinar yang memindai tubuh Kaito.
“Analyzing.......completed.”
“Um...halo...bisa bicara ?” Tanya Kaito.
“Registration required......commencing.”
Wanita itu melangkah maju, kemudian memeluk Kaito dan menjilat pipinya. Tentu saja Reina dan lainnya yang menyaksikan langsung berteriak. Teriakan Reina, Marin, Yuka, Airi dan Vinne itu lah yang di dengar Chisato ketika dia bertanya. Selesai menjilati pipi Kaito,
“Registration completed.....Android type F10 – N4 siap melayani anda, Kaito sama.” Ujar wanita itu sambil memeluk Kaito dan melihat nya dengan wajah tanpa ekspresi.
“Oi KATS....kok begini.....” Ujar Kaito sambil memegang pipinya dan menoleh karena merasakan hasrat membunuh yang sangat besar di belakang nya.
[Salah satu fungsi dari F10 - N4, bisa melahirkan anak laki laki yang sehat jika di perlukan]
“Apa....kenapa informasi sepenting itu tidak bilang dari tadi sebelum di aktifkan.....” Teriak Kaito.
[Sleep mode on....selamat malam Kaito sama]
“Woi KATSSSS......” Teriak Kaito.
\==============================
Mission KATS :
- Artefak kerajaan Nekowari : (3/11)
- Unknown
- Unknown
Mission CATS :
- Maid (backup) : (5/10)
- Nee san : (6/7)
- Unknown.
- Unknown.
__ADS_1
\=============================