C.A.T.S (Catch And Thief System)

C.A.T.S (Catch And Thief System)
Chapter 71


__ADS_3

Setelah mengetahui yang menyerang adalah Kirara, Kaoru, Karen dan Kaya, Marin memerintahkan semua menghilang dan berpencar untuk pergi dari sana. Tapi ketika mereka ingin beranjak.


“Marin-chan....halo...Marin-chan....” Kaito memanggil Marin.


“Kenapa Kaito kun ?” Tanya Marin.


“Ubah rencana, kita selamatkan Katsumi nee-san dan mama Otsuka.....mereka di tawan di dalam salah satu hangar dan lokasi nya dekat kalian. Aku, Reina dan Chisato sedang dalam perjalanan menuju ke sana menggunakan pesawat, Kirara nee-san tadi bilang mereka akan menarik perhatian.” Ujar Kaito.


“Ok baik....minta peta nya....” Balas Marin.


Sebuah window hologram muncul di depan Marin, Yuka, Emi, Suzu, Nagisa dan Vinne yang menampilkan peta seluruh komplek landasan pesawat. Dua buah titik kuning yang berkedip muncul di hangar yang persis berada di depan mereka. Langsung saja, Marin dan lainnya berlari menuju hangar itu, mereka memakai pakaian mereka dan menghilang. Dengan diam diam ke enamnya menyusup ke dalam hangar, karena seluruh prajurit yang berjaga keluar untuk menghadang serangan, prajurit yang berjaga di dalam hanya tersisa 5 orang saja.


“Ok, hanya 5 orang, kita bereskan dengan cepat...” Ujar Marin.


“Sip, serahkan padaku...ayo Emi-chan, Nagi-paisen....” Ajak Yuka.


“Tch...aku ambil 3 orang, kalian seorang satu.” Balas Nagisa.


“Wah ga boleh gitu dong nee-san...” Balas Emi.


“Aduh, cepat ah, jangan malah bagi jatah...” Tegur Marin.


Ketiganya langsung berlari maju, Yuka melompat dan langsung menghantam seorang penjaga, dua penjaga yang menoleh karena melihat teman nya jatuh langsung di bungkam oleh Nagisa ketika tidak siap, Emi juga langsung mengejar dua orang yang kabur, dia menendang kakinya sampai jatuh dan dengan pistol milik prajurit itu, dia melepar kepala prajurit satunya yang berlari menuju alarm sampai jatuh. Yuka langsung membekuk nya.


“Beres, ayo cepat Marin-chan...” Ujar Yuka.


Ke enam nya masuk ke basement, di dalam mereka melihat beberapa kerangkeng yang setiap kerangkengnya berisi 3 sampai 4 orang.


“Yang mana Katsumi nee-sama ?” Tanya Marin.


Vinne berjalan menelusuri lorong sampai ke ujung, begitu melihat sel yang terletak paling ujung,


“Eh...kamu kan yang waktu itu di bandara.......” Tegur seorang wanita di dalam sel.

__ADS_1


Vinne menoleh, dia melihat wanita itu memiliki rambut separuh silver dan separuh hitam, dia langsung memegang jerujinya dan membuka pintunya. Tanpa ragu lagi Vinne melompat memeluk wanita itu,


“Katsumi onee-sama, kita ketemu lagi....” Ujar Vinne.


“Hahahaha...iya, kamu selamat ya....senangnya....” Balas Katsumi.


“Siapa dia Katsumi ?” Tanya seorang wanita paruh baya di sebelah Katsumi yang sepertinya terluka di bagian kaki.


“Dia yang waktu itu aku selamatkan mama, namanya Vinne....oh kok kamu bisa ke sini ?” Tanya Katsumi.


Marin dan lainnya langsung muncul di belakang Vinne, Katsumi yang melihat ada lima orang gadis di belakang Vinne langsung bersiaga dan melindungi wanita paruh baya di sebelah nya.


“Tenang onee-sama....mereka semua dan aku adalah istri Kaito onii-chan...” Ujar Vinne.


“Hah....waaaah, begitu rupanya, kamu juga di jadikan istri sama Kaito....haaaah...aku harus bicara banyak sama Kaito...” Balas Katsumi.


“Hahaha...Kaito ya, aku kangen juga sama Kaito, sekarang dia seperti apa ?” Tanya wanita paruh baya itu kepada Marin.


“Um...seperti apa ya, ganteng dan keren sih hehehe...” Jawab Marin.


“Baiklah, gimana mama, biar aku gendong....” Ujar Katsumi.


“Tidak usah, tolong bebaskan semua orang yang lain, mereka semua kolega dan karyawan ku....” Balas Otsuka.


“Baik...mama, ayo kita bebaskan mereka.” Teriak Marin.


Tanpa menunda lagi, Marin, Yuka, Emi dan Suzu membebaskan para tahanan lain dengan membuka semua sel nya, Nagisa memanggul Otsuka di punggung nya dan Katsumi mendudukkan Vinne di pundak nya. Mereka keluar dari dalam hangar, setelah mereka keluar, para tahanan yang lain berlarian keluar dari landasan melalui pintu belakang. Marin dan Yuka sempat kembali ke dalam sel dan membawa dua orang prajurit bersama mereka, keduanya menaruh dua prajurit itu di dalam sel dan menempelkan sebuah alat di dada mereka. Setelah itu keduanya kembali ke atas, sementara itu, pesawat sudah berada di atas, Kaito turun membantu Nagisa membawa Otsuka dan mereka semua naik masuk ke dalam pesawat. Begitu sudah di dalam,


“Kirara nee-san....mereka sudah selamat, silahkan tarik mundur pasukan...” Ujar Kaito.


“Ok......pasukan, kita mundur.....” Teriak Kirara.


Pesawat berputar kemudian pergi meninggalkan komplek landasan peluncuran pesawat antariksa. Di dalam pesawat, Otsuka yang kakinya terluka langsung di rawat oleh Fiona, sementara Katsumi, Kaito, Marin, Reina, Chisato, Vinne berkumpul di meja makan yang ada di dalam lounge. Nagisa, Yuka, Emi dan Suzu beristirahat di sofa,

__ADS_1


“Oi Kaito, kamu keren juga ya....tidak ada satupun istri mu yang jelek, hebat hebat, aku salut...” Ujar Katsumi.


“Um...makasih nee-san....” Balas Kaito.


“Kenapa kamu kaku sekali....oh iya, kamu lupa ya sama aku, padahal aku paling sering menggendong kamu dulu bersama Kaya.....payah ah kamu....” Balas Katsumi.


“Maaf nee-san...waktu itu aku masih kecil, jadi aku tidak ingat....” Balas Kaito.


“Hehehe iya....aku paham, lalu, kita pergi begitu saja nih, peluncuran nya bagaimana ?” Tanya Katsumi yang memangku Vinne.


“Tenang saja nee-san....tonton saja acaranya besok....” Ujar Kaito sambil melirik para istrinya.


Semuanya hanya tersenyum dan saling melirik, Katsumi yang bingung sama sekali tidak mengerti.


“Semua ini pokoknya ide nya Vinne-chan....hehehe...” Ujar Reina.


“Benar, semua idenya Vinne-chan.” Tambah Marin.


“Pokok nya besok pasti seluruh negara ini heboh....” Tambah Chisato sambil tersenyum.


“Hehehehehe...” Vinne tertawa sambil menutup wajah nya yang merah.


“Haaah ya sudah, aku serahkan semua kepada kalian....terima kasih ya Kaito dan lainnya....” Balas Katsumi.


“Sama sama nee-sama....” Balas Marin, Reina, Chisato dan Vinne.


“Iya nee-san, sama sama....” Tambah Kaito.


Upaya pembebasan Katsumi dan Otsuka sudah berhasil, sekarang mereka menunggu peluncuran pesawat antariksa yang akan di lakukan ke esokan harinya. Pesawat terbang ke hotel dan melayang di atasnya, sementara Kirara, Kaoru, Karena dan Kaya yang menyerang landasan pesawat, pergi menjauh dari kota membawa pasukan mereka. Alasan mereka baru menyerang sekarang karena selama ini mereka mengumpulkan pasukan mereka terlebih dahulu, mereka langsung melapor kepada Kiyoko dan Hana yang tidak bisa menghubungi mereka. Akhirnya, keesokan harinya, peluncuran pesawat tidak di tunda hanya karena serangan kemarin, semua berjalan sesuai jadwal. Kaito dan ke 10 istrinya bersiap di dalam pesawat, sementara Katsumi, Otsuka yang di kawal oleh Fiona menonton jalan nya pertunjukkan dari hotel.


“Bersiap semuanya.....kita mulai........hehehe...” Ujar Kaito.


“Siaaaaaap.....mulaaaaai....” Teriak Marin, Reina, Yuka, Airi, Chisato, Nagisa, Fumiko, Emi, Suzu dan Vinne dengan wajah ceria.

__ADS_1


Pesawat melayang terbang menuju tempat peluncuran, dari kejauhan mereka sudah melihat pesawat antariksa sudah berdiri di atas landasan dan di tonton oleh banyak orang di dalam tempat yang sudah di sediakan.


__ADS_2