
“Haaaah jadi begitu, pantas kamu bilang nee san ku muncul satu lagi....semuanya sudah berkumpul di sini rupanya, kecuali Katsumi....tapi dia akan kesini sama Kiyoko nee san bulan depan.” Ujar Kaoru.
“Iya nee san....semua nya ada di toko....” Balas Kaito.
“Lalu, ada apa kamu ke sini ?” Tanya Kaoru.
Kaito menceritakan semuanya yang terjadi, dari kasus yang menimpa Gina sampai akhirnya mereka berniat mengamankan keluarga Gina supaya tidak menjadi target dari sekte yang sudah pasti akan mengincar keluarga nya. Kaoru terdiam dan berpikir, kemudian dia berdiri dan menarik Gina keluar dari ruangan bersama dirinya.
“KATS dia benar nee san ku kan ?” Tanya Kaito.
[Nekowari Kaoru, anak ke empat dari Nekowari Kiyotaka]
“Hmm...berarti dia atas dari Karen nee san ya....” Balas Kaito.
[Benar, dia di antara Nekowari Kirara dan Nekowari Karen]
“Aku mengerti, lalu kalau Kirara nee san kan tentara, Karen nee san mata mata, kalau Kaoru nee san ?” Tanya Kaito.
[Hitman, nick name nya silver assassin, tidak ada target yang bisa meloloskan diri dari nya]
“Beuh...kenapa onee san ku tidak ada yang normal.....” Balas Kaito sambil menggelengkan kepalanya.
Tak lama kemudian Kaoru masuk kembali ke dalam ruangan bersama Gina, kemudian mereka duduk di sofa persis di sebrang Kaito.
“Kaito, kamu tolong jaga Gina, untuk sementara, aku di sini dulu menjaga nenek yang sedang sakit, setelah nenek sembuh dan aku antar dia ke panti jompo, baru aku bisa bergabung.”
“Baik nee san, aku mengerti, nanti aku kabari yang lain....” Balas Kaito.
“Tidak perlu, aku sudah memberitahu Hana nee san....” Ujar Kaoru.
Kemudian Kaoru berdiri dan berpindah duduk di sebelah Kaito, dia langsung merangkul Kaito dan mendekap kepalanya nya.
“Oi...adik ku Gina jangan kamu jadikan istri juga ya, aku dengar kan kamu sudah ada 10, di tambah beberapa penghuni lain selain kita, kamu boleh sentuh Gina kalau yang lain tidak menghasilkan, mengerti....KATS, tolong ya, jangan sembarangan.” Bisik Kaoru.
__ADS_1
[Affirmative]
“Haaaah tenang saja nee san, aku saja sampai sekarang kadang masih tidak percaya, ada tujuh istri menunggu di rumah dan tiga ikut aku ke sini...” Balas Kaito berbisik.
“Hehehe memang itu kan enak nya jadi laki laki di keluarga kita.” Balas Kaoru.
“Emang nya ga cape nee san.....cape tahu....” Balas Kaito.
“Ah...jangan gitu, ntar kapan kapan aku ajari kamu secara menyeluruh hehehe.” Balas Kaoru.
“Maksudnya ?” Tanya Kaito.
“Yah, kalau kamu bisa memuaskan aku berarti semua istrimu tidak akan protes hehehe...nanti kita latihan.” Jawab Kaoru.
“Gah....kenapa nee san sama saja dengan Karen nee san ?” Tanya Kaito.
“Loh Karen sudah duluan ?” Tanya Kaoru balik.
Kaito mengangguk dan bercerita kalau Karen mengajari nya macam macam soal perempuan waktu itu.
Kaoru berdiri sambil mengepit kepala Kaito di ketiak nya dan membawa Kaito keluar dari ruangan kemudian naik ke lantai dua. Chisato, Emi, Suzu dan Gina yang melihat nya menjadi bingung karena tidak mengerti. Sementara itu di atas, Kaoru membawa Kaito ke dalam kamar dan melemparkan Kaito ke dalam, setelah itu dia menutup dan mengunci pintu nya,
“Apa ini nee san, kenapa kamu membawa ku ke sini.....” Ujar Kaito.
“Akhirnya kita hanya berdua....ada yang mau aku sampaikan padamu...” Ujar Kaoru.
“Apa itu nee san ?” Tanya Kaito.
“Ada alasannya kenapa aku menitipkan Gina chan ke tangan mu Kaito....” Jawab Kaoru.
“Apa alasannya nee san ?” Tanya Kaito.
Kaoru menceritakan kalau Gina bukan lah anak asli dari mama nya, karena rahim mamanya rusak sewaktu melarikan diri dulu, mama dan suaminya mengadopsi Gina dari panti asuhan, tapi setelah Kaoru menyelidiki panti asuhan itu, rupanya panti asuhan itu adalah panti asuhan milik negara yang mendidik anak anak berkemampuan khusus. Gina adalah salah satu dari anak anak yang ada di panti itu yang memiliki kemampuan yang bisa berkomunikasi dengan makhluk lain dan membaca pikiran orang lain. Alasan kenapa Gina bisa pergi ke atap dan menemukan jasad Fujiko setahun lalu, karena arwah Fujiko menghampiri Gina dan menunjukkan kepada Gina tempat dirinya di bunuh bahkan Gina berhasil menemukan diarinya karena memang di beritahu. Tapi Gina tidak sadar kalau dia mempunyai kekuatan itu, dia hidup dengan normal tanpa menyadari kalau kadang yang dia lihat itu bukan manusia melainkan makhluk lain. Bahkan kadang dia menegur seseorang karena berkata sesuatu, padahal yang dia dengar adalah suara di kepalanya.
__ADS_1
Sekte mengincar Gina karena berbahaya bagi mereka dan harus di lenyapkan supaya tidak mengganggu mereka, walau mereka tidak tahu kalau Gina sebenarnya tidak sadar kalau dirinya memiliki kekuatan. itulah sebab nya Kaoru meminta Kaito untuk melindungi Gina di bawah naungan nya.
“Jadi begitu....” Gumam Kaito.
“Tidak mungkin kan aku mengatakan hal ini di bawah dan di depan mereka semua....” Balas Kaoru.
“Aku mengerti nee san.....aku akan melindungi nya....lalu apa masih ada lagi yang seperti Gina ?” Tanya Kaito.
“Tidak, panti asuhan itu sudah di bakar oleh sekte dan semua sudah di lenyapkan, Gina lolos karena dia di adopsi mama dan suami baru nya, setelah mereka mengadopsi Gina, mama menceritakan semuanya pada ku.” Jawab Kaoru.
“Hmmm begitu ya....” Balas Kaito.
“Tapi ingat, jangan kamu jadikan istri.....aku tidak setuju....mending aku saja yang kamu jadikan istri hehehe....” Balas Kaoru.
“Hah...tidak mau nee san....tenang saja, aku tidak punya pikiran ke sana kok...” Balas Kaito sambil mundur.
“Heeee...memang aku tidak menarik ya....” Balas Kaoru sambil mendorong Kaito ke tempat tidur.
“Bukaaaaaan....nee san ya nee san....tidak lebih....” Balas Kaito.
“Hehehe...bagus, aku jadi makin sayang pada mu.....”
Kaoru langsung menindih Kaito dan memeluk nya. Kaito berusaha melepaskan diri tapi Kaoru lebih kuat dari nya dan terus mendekap nya semakin erat dari sebelum nya sampai Kaito sedikit kesulitan untuk bernafas.
“Kenapa nee san ku semuanya seperti ini.......” Teriak Kaito.
Sementara itu di bawah, Chisato, Suzu, Emi sedang berbincang bincang dengan riang sambil meminum minuman mereka. Tapi ketika ketiganya menoleh melihat wajah Gina, mereka bingung karena Gina mendadak menjadi merah padam. Chisato langsung menghampiri Gina,
“Kenapa Gina chan ?” Tanya nya sambil memegang kening nya.
“Iya kok kamu merah begini ? kamu sakit ?” Tanya Emi yang mendekati nya.
“Kenapa Gina chan, kamu kalau ada apa apa cerita dong...” Tambah Suzu.
__ADS_1
“Um....aku tidak apa apa.....aku hanya mendegar sesuatu yang harusnya tidak ku dengar....” Ujar Gina sambil menunduk dan menutup wajah dengan kedua tangannya.
Chisato, Emi dan Suzu langsung saling melihat dan bingung karena mendengar kata kata Gina.