
"Tapi baru kali aku melihat kau menatap seorang wanita dengan tatapan seperti itu,kakak,"gumam pangeran Fath di dalam hatinya.
Ayya masih menikmati suasana sore hari di ladang bunga itu,ia masih asyik menyentuh dan mencium aneka bunga yang sedang mekar mekar nya.
Ia masih berjalan menyusuri setiap tangkai tangkai bunga,memejamkan matanya merasakan desiran angin yang menyibakkan jilbab dan cadarnya.
Namun ketika ia membuka matanya,Ayya sangat terkejut dihadapan nya sudah berdiri dua orang pria yang sangat tampan,Ayya mengerjap ngerjapkan matanya,
"Apakah mereka dua bidadara yang Allah kirim dari syurga untuk ku?"bisiknya dalam hati.
"Heyy !!! pelayan jelek,sedang apa kau disini?segera beri hormat kepada putra mahkota!!!"perintah pangeran Fath.
"Pu pu putra mahkota ???A a assalamualaikum!!"Ayya terkejut,dan ia tidak tau cara memberi hormat yang benar kepada para bangsawan.Ia hanya menangkupkan kedua tangan dan sedikit nenundukan kepalanya.
"bukan seperti itu caranya bodoh!!!bungkukan badan mu!!dari kemarin kau salah terus ketika memberi hormat,,begitu juga padaku!!"teriak pangeran Fath
"maaf,,,!!saya tidak tau pangeran!!!"
"Ha ha ha ,sudahlah Fath,kenapa kau permasalahkan hal seperti itu,,,kau pelayan baru?siapa namamu?"tanya pangeran Rasyid.
"Cahaya ,,,pangeran,saya berasal dari Indonesia,maaf kalau saya masih belum bisa tatakrama di dalam istana,"
"Ini area pribadi istana,berani berani nya kau masuk kesini!!! apa kau sengaja mengikutiku,dan hendakmencelakaiku lagi???"kata pangeran Fath lagi dengan kasar,,"entah kenapa pelayan satu ini selalu membuat ku kesal.."batin nya dalam hati.
"Tidak pangeran!!!Ta tadi sa sa ya sedang me... nyi-ram Bu- nga"jawab Ayya dengan suara yang semakin rendah.
"oh ya!!!menyiram bunga???benarkah??aku tidak melihat kau membawa air!!"
"sudah lah Fath,"kata pangeran Rasyid sambil tertawa kecil.Entah lah,sang putra mahkota merasa kalau tingkah Ayya begitu lucu,dari pertama kali melihat nya,ia tak henti hentinya tersenyum sumringah.
Ayya hanya tertunduk sambil memegang ujung cadarnya yang terseok Seok tersapu angin.
Tak lama kemudian pengawal pangeran Fath menghampiri mereka,
"Mohon maaf pangeran,anda dipanggil segera oleh permaisuri Ester,"
"apakah kau membuat masalah Fath?"tanya pangeran Rasyid curiga.
__ADS_1
Pangeran Fat hanya menaikan kedua pundak nya,,,"kau tau sendiri kakak,dia selalu tak menyukaiku"
"Cepat lah kau temui dia,,aku pun harus segera bersiap,ada undangan makan malam dengan para menteri."
"Baiklah,tapi kau harus sering menemui ku,"
"Aku selalu ingin menemui mu,tapi kau selalu sibuk dengan urusan mu,aneh kan?? aku yang putra mahkota,tapi sepertinya kau yang lebih tak punya banyak waktu,"
Mereka tertawa bersama,
"Heyy pelayan jelek,cepat kau kembali ke istana,siapkan segera keperluanku,malam ini aku akan keluar,"perintah pangeran Fath yang kepada Ayya yang masih berdiri disitu.
"a iya ,,ba baik"jawab Ayya masih gagap.
Entah ia takut terhadap pangeran Fath,atau ia gugup karena bertemu Putra mahkota.
Pangeran Fath segera pergi untuk menemui ibu tirinya,Ester.
Mungkin ia telah mengetahui kejadian dikolam dan hendak menceramahi nya.
Sementara itu Ayya membungkukan badan nya tanda pamit kepada putra mahkota,dan ia mulai berjalan mundur.
santai saja,kau jangan kaku kalau dengan ku,siapa nama mu tadi,Ca Ca Cayya,nama mu unik,apa ada artinya?"
tanya pangeran Rasyid
"ah,iya pangeran eh putra mahkota,,,Cahaya dalam bahasa Arab adalah Nur."
"haha!!kau boleh memanggil ku apa saja,namaku adalah Rasyid,aku yakin kau pun belum tau,"kata pangeran Rasyid menggoda Ayya sambil tersenyum senyum,"gadis ini begitu menggemaskan,sadar Rasyid!!dia adalah seorang pelayan,tapi baru kali ini aku benar benar merasa bahagia berada di dekat seorang wanita."Batin nya.
"Ahhh,, aku mencari mu kemana mana Cayya,ternyata kau ada disini,,apa kau tersesat??
mohon ampuni kelancangan kami Putra mahkota,,tadi saya mengajak nya untuk menyiram bunga,namun mungkin ia tersesat karena dia adalah pelayan baru." Paman abdul muncul mencari Ayya.
"Hemm benarkah,??tidak masalah Paman Abdul, sering sering lah ajak dia menyiram bunga disini, sepertinya dia sangat menyukainya!!"kata pangeran Rasyid.
"euh,ma maaf pangeran??"Paman Abdul tak mengerti maksud perkataan putra mahkota,karena seperti ada maksud tertentu dalam perkataan nya.
__ADS_1
"yaa,aku serius, ajak lah dia setiap kau menyiram bunga bunga ini,,,
baiklah Cayya aku ada urusan,sampai jumpa lagi,"katanya kepada Ayya sambil tersenyum.
Ayya hanya membungkuk kan badan nya tanpa berani melihat wajah sang pangeran.
Abdul masih merasa heran dengan maksud perkataan putra mahkota tadi,apa dia memberi perintah kepada Ayya,atau itu hanya sebuah alasan agar sang pangeran ingin lebih sering bertemu dengan Ayya.
"paman,aku harus segera kembali ke istana, sebelum pangeran manja itu marah marah lagi."
"eh hati hati kalau bicara,nanti kau dihukum lagi Cayya,ayolah paman juga sudah selesai".
Ayya segera masuk ke ruangan pangeran Fath,ia membereskan ruangan itu,dan menyiapkan beberapa pasang baju,karena dia tidak tau pangeran akan pergi ke acara apa,jadi ia menyiapkan beberapa baju resmi dan casual berikut dengan jam tangan mewah dan sepatunya.
Pangeran Fath masih belum kembali dari istana Utara untuk menemui ibu tirinya.ternyata benar saja,permaisuri Ester hendak menceramahi nya.
"Fath sampai kapan kau akan terus bermain main seperti itu?"
"Apa maksud anda ibu permaisuri,saya tidak mengerti."
"kau jangan pura pura Fath,Aku selalu tau apa yang kau lakukan".
"Apa anda memata mataiku,lalu sampai kapan anda akan terus mencampuri kehidupanku,aku sudah dewasa sekarang,"
"Kalau sudah dewasa kau seharusnya lebih berpikir sebelum bertindak,bahkan seorang pelayan pun sudah berani mempermalukan mu seperti itu,kau harus lebih tegas,Fath!!main main saja kerjaan kamu,,,lihat lah William dia sudah serius dengan pekerjaan nya,lalu kapan kau bertindak seperti seorang Bangsawan ,,hah!!bikin malu saja!!"
"bagiku,,Anda bukanlah siapa siapa,jadi mulai sekarang jangan pernah mengurusi lagi kehidupan ku,,anda uruskan saja putra anda yang hebat itu,apa urusan ku dengan anda,berhasil itu bukan hanya harus menjadi seorang pangeran yang terpandang atau bahkan ingin merebut kekuasaan.!!!aku akan berhasil tanpa harus menggulingkan saudaraku,aku bukanlah putra anda Nyonya Ester yang terhormat!!"
Lalu pangeran Fath pergi dari istana Utara.
"Kau selalu saja membangkang!!Baiklah Fath aku yang akan urus pelayan itu untukmu,"teriak Ratu Ester.
Pangeran Fath membalikkan lagi tubuhnya dengan kesal.
"Dia adalah pelayan ku,jangan coba coba anda menyentuhnya,jadi hanya aku yang berhak membuat perhitungan dengan nya!!"sanggah nya sambil berlalu pergi.
Pangeran Fath memasuki ruangan nya yang sudah bersih,wangi dan terlihat beberapa dekorasi sudah diganti dengan kain yang baru.Terlihat Ayya sedang merangkai beberapa tangkai bunga yang tadi ia petik di pot kecil,lalu ia memegang sebuah pigura yang berisi foto seorang wanita cantik yang sedang tersenyum
__ADS_1
"siapa wanita ini,cantik sekali,"
Batin Ayya sambil memandangi foto tersebut.