
Pangeran MaliQ mengantar Miss Siti Nur untuk bermediasi dengan Pangeran Wangyu.
Pangeran Wangyu meminta jalan damai kepada Miss Siti, karena dia orang berkuasa dan terbilang Pangeran terkaya sejagad dunia,apapun bisa ia lakukan.
Miss Siti tak ada pilihan lain,ia tak dapat menuntut Pangeran Wangyu karena berbagai pertimbangan,Miss Siti pun Akhirnya terpaksa memaafkan tindakan Pangeran Wangyu dengan catatan ia harus memberi pernyataan hitam diatas putih bahwa ia tak akan lagi berbuat macam macam kepada siapa pun selama mereka berada di wilayah NKRI,dan Pangeran Wangyu berkewajiban melakukan apapun perintah Miss Siti.
Kesepakatan pun akhirnya terjadi.
Mereka pun kembali ke posisi semula,Miss Situ harus melupakan kejadian itu seperti tidak terjadi apa apa dan harus mencabut gugatan nya.
Miss Siti pun kembali dengan perasaan dongkol,ia tak menggubris keberadaan Pangeran MaliQ disisinya dan malah mencari Pangeran fath dikamarnya.
Miss Siti mengetuk pintu kamar Pangeran Fath namun tak ada jawaban,tak lama pengawal pribadinya membuka pintu dan Miss Siti langsung menyerobot masuk begitu saja.
Ia mendengar suara orang bercakap cakap di balkon dan melihat Pangeran Fath sedang berbicara dengan seseorang,ia pun menghampirinya ,namun ternyata tidak ada siapa pun,ia melihat lampu balkon yang lain sudah padam, kecuali lampu milik kamarnya,itu tandanya Cahaya masih terjaga dan tirainya masih terbuka.
"Ini sudah malam Siti nur, segera lah istirahat,kita besok akan bepergian."Kata Pangeran Fath mengusir Miss Siti secara halus.
"Aku ingin tidur disini saja ,boleh yah?!Aku takut Wangyu yang gila itu mendatangiku saat malam!"Rengek Miss Siti sambil bergelayut manja di lengan kekar Pangeran fath.
Aya melihat mereka dari balik pintu balkon kamar nya.
Hatinya panas terbakar api cemburu,namun ia masih tetap berdiri di sana,ia masih penasaran apa yang akan mereka lakukan.
Pangeran fath pun tahu kalau Ayya masih disitu.
Tiba tiba Miss Siti mencium bibir Pangeran Fath dengan begitu agresif.
Pangeran fath menjadi kelabakan dibuatnya.
"Stop Sitti!!Jangan merendahkan dirimu seperti ini!"Pangeran Fath berusaha melepaskan pelukan Miss Siti.
Miss Siti menatap Pangeran Fath dengan nanar.
"Tak ada kah rasa cinta sedikit pun untukku, Fath?!"
"Sorry!!"
Hanya kata itu yang keluar dari mulutnya.Ia pun memalingkan wajahnya membelakangi Miss siti.ia menatap ke arah balkon kamar Ayya.
Ayya tertegun masih berdiri ditempat nya.
"Tom, antar Miss Siti ke kamar nya!!"teriak Sang Pangeran.
"Baik Yang Mulia!"
Miss Siti menetes kan air matanya sambil terus memandangi Pangeran Fath,ia merasa terhina,untuk kesekian kalinya dia ditolak oleh pria idaman nya itu.
"Mari Miss!"Kata Tom mempersilakan Putri Kelantan itu menuju pintu keluar.
Pangeran fath masih berdiri membelakangi nya.
"Aku bisa sendiri!!
Miss Siti pun beranjak dari kamar Pangeran Fath menuju kamar nya.
Secepatnya Ayya berbenah dan berpura pura tidur.
"Blakk!!"
Tiba tiba pintu kamar Miss Siti dibanting, terlihat Miss Siti berlari dan menjatuhkan tubuhnya diatas kasur miliknya,ia pun menangis sejadi jadinya nya.
"Miss,apa anda baik baik saja?!"Ayya berpura pura tidak tau apa yang terjadi.
"Cahayaaa ,Hua Hua Hua!!"Miss Siti berhambur ke pelukan Ayya dan menangis sejadi jadi nya di bahu Ayya
"What's wrong, Miss?!Apa Pangeran Wangyu menyakiti Anda??"
Miss Siti menggelengkan kepalanya cepat,
"No,,!"Kata sambil masih terisak.
Setelah agak tenang,Ayya memberinya segelas air,dan Miss Siti pun sudah lebih baik,
"Kau tau pria yang selalu bersama MaliQ?!"Kata Miss Siti memulai bercerita tentang curahan hatinya.
Ayya terlihat berpikir,namun ia hanya berpura pura,tentu saja Ayya tau,maksud Miss Siti adalah Pangeran Fath,
Ayya pun menggelengkan kepalanya.
"Aku,MaliQ dan Fath adalah teman semasa kuliah dulu,sejak pertama aku bertemu dengan mereka,Fath lah yang mencuri perhatianku,tapi Cinta ku bertepuk sebelah tangan Ayya,dia tak pernah sekalipun menanggapi ku,seperti tadi pun,aku mempermalukan diriku sendiri,berharap dia akan mulai tertarik padaku,tapi untuk kesekian kalinya dia menolak ku!Hiks hiks hiks! sungguh memalukan bukan?!"kata Miss Siti sambil berurai air mata.
"Tenang lah Miss,jika dia jodohmu,pasti dia akan mendekat padamu!"Ayya mencoba menenangkan nya.
__ADS_1
"Tapi aku hanya ingin menikah dengan Fath!gak mau sama yang lain!"teriak Miss Siti sambil berdiri dan berjalan menuju balkon.Ayya pun mengikutinya.
Miss Siti menemukan gelas bekas kopi yang masih baru dibawah pagar pembatas balkon.Dia curiga Ayya dari tadi berada di balkon dan mungkin saja Ayya lah yang sedang mengobrol dengan Pangeran fath.
"Aku lelah dan aku ingin tidur,kau pun istirahat lah,besok kita akan bepergian jauh bukan?!"Kata Miss Siti sambil meninggalkan Ayya di balkon.
Ayya pun membuang nafas nya kasar,ia kembali menatap kerlap kerlip suasana malam kota metropolitan.
****
Hari ini mereka semua akan bertolak ke pulau K.
Banyak proyek disana yang harus mereka tinjau.
Pagi pagi mereka semua berangkat menggunakan pesawat kepresidenan.
Miss Siti memakai kacamata hitam dan tak pernah melepasnya sekali pun,matanya bengkak karena menangis semalaman.
Dia masih marah kepada Pangeran fath dan mereka tak bertegur sapa.
"Apa kau baik baik saja?"Tanya pangeran maliQ,tak memakan banyak waktu mereka pun sudah tiba ditempat tujuan.
Pangeran MaliQ yang khawatir melihat sikap Miss Siti yang hanya diam dari tadi, biasa nya ia akan terus berceloteh Mencari perhatian Pangeran Fath.Ia pun menghampirinya sambil berjalan di bandara.
"Apa kau dan Cahaya sudah saling kenal sebelum nya?"Tanya Miss Siti berbisik sambil terus berjalan.
"Memang nya kenapa?"Pangeran MaliQ balik bertanya.
"Aku lihat kamu dan Fath dekat dengan nya,sikap kalian kepada Cahaya tidak kaku sama sekali,seperti sudah kenal lama."Kata Miss Siti sambil terus berjalan,mereka bicara berbisik bisik.
"Ibunya Ayya pernah bekerja padaku, sedangkan Ayya adalah mantan pengawal pribadi Pangeran Fath."jawab Pangeran MaliQ.
", Kenapa kalian tidak memberitahu ku kalau Cahaya itu pernah menjadi pengawal nya Fath?!"Miss Ayya kaget dan menghentikan langkah nya.
"Baik para perwakilan negara yang terhormat,kita akan langsung menuju daerah terpencil di pulau ini,kita akan berkendara menggunakan mobil selama kurang lebih 3 jam perjalanan,harap disana semuanya berhati hati karena daerah ini adalah tempat tinggalnya suku pedalaman."Kata Ketua pelaksana memberi arahan.
Obrolan Pangeran MaliQ dan Miss Siti pun terhenti.
Semuanya masuk ke dalam mobil masing masing dan melanjutkan ke perjalanan ke daerah pedalaman di pulau K.
Ayya terlihat membawa botol minuman yang sama dengan Pangeran Fath.
Miss Siti meliriknya dan ia ingat kalau itu adalah minuman kesukaan Pangeran Fath.
"Apa kamu dan MaliQ saling mengenal sebelumnya?!"pancing Miss Siti,ia penasaran seperti apa sebenarnya hubungan mereka.
Miss Siti mengajak Ayya ngobrol sepanjang perjalanan.
"Ibuku pernah bekerja menjadi pengasuh putra angkat Pangeran MaliQ!"Jawab Ayya seperlunya.
"Lalu Pangeran Fath,Kau mengenalnya?"
"Saya pernah bekerja padanya, dulu saya seorang TKW."
"Apa pekerjaan mu saat bersama Fath?!"
"Pelayan biasa saja,lalu saya masuk pelatihan Agen khusus milik Pangeran Fath dan diangkat jadi pengawalnya.
Miss Siti mengangguk ngangguk.
"Berarti kamu tahu betul apa kesukaan Fath dong ya?!kenapa kamu gak bilang sih,kalau kamu pernah bekerja dengan Fath."
"Saya pikir itu bukan hal yang penting, Miss,"
"Kalau begitu bantu aku ya, buat dapetin Fath ?!"
Ayya hanya tersenyum.
Mobil rombongan terhenti di tengah jalan yang sepi, seperti nya mobil paling depan ada masalah.
Para ajudan pun saling memberi informasi lewat walkie talkie yang mereka pegang masing masing.
"Ada apa?!"Tanya Ayya kepada Ajudan Miss Siti yang duduk di kursi depan.
"Ban mobil depan pecah!"Jawab ajudan itu.
"katakan semuanya untuk bersiaga,daerah ini rawan perompak!"Kata Ayya mengingat kan.
Ajudan itu memberikan Walkie talkie nya kepada Ayya.
Karena hari sudah hampir gelap akhirnya komandan pasukan memutuskan bahwa rombongan akan dibagi menjadi 2 kelompok.
Kelompok satu yang terdiri dari pasukan pengaman,mobil yang ditumpangi Pangeran MaliQ, mobil perwakilan dari India, mobil perwakilan dari Singapura dan mobil perwakilan dari Filipina, diputuskan harus menunggu mobil perwakilan Singapura yang mogok karena pecah ban sampai ban diganti dengan pop yang baru.
__ADS_1
Sedangkan sisa nya akan melanjutkan perjalanan dipandu oleh panitia pelaksana termasuk mobil yang ditumpangi Ayya.
Perjalanan yang hanya tinggal sekitar satu jam lagi,terpaksa terhambat karena kejadian pecah ban tadi.
"Tring!"
Suara ponsel Miss Siti berbunyi karena ada pesan yang masuk.
Satu nomor tidak dikenal mengirim beberapa gambar Ayya dan Pangeran Fath yang terlihat mesra dan begitu dekat.
"AlFathurabby menikah dengan pengawalnya 2 tahun silam,mereka kemudian berpisah dan sepertinya mereka berniat kembali bersatu"
Begitu kira kira isi pesan nya,
kemudian dia mengirim lagi foto Pangeran Fath yang sedang memberikan minuman dibandara secara sembunyi sembunyi.
Miss Siti yang sudah kesal dari semalam langsung tersulut emosi,ia melirik Ayya yang duduk disamping nya dan sedang fokus bersiaga.
"Siapa kau?!Apa maumu?!"
balas Miss Siti dalam pesan WA nya.
"Aku tau kau menginginkan Alfath, maka singkirkan pengawal yang ada disampingmu itu."WANGYU.
"Bagaimana caranya?"Miss Siti terpancing syetan yang berbisik kedalam dadanya.
"Berpura pura lah ingin buang air,lalu turun dan masuk lah ke dalam hutan, tinggal kan dia disana,sisanya aku yang tangani!"
Ternyata Pangeran Wangyu memperalat Miss Siti untuk menyingkirkan Ayya.
Padahal Pangeran Wangyu sendiri yang masih dendam kepada Ayya karena sudah berani mengusiknya.
"Bisa kita berhenti sebentar?!Aku ingin buang air kecil!"Kata Miss kepada supirnya.
"Tapi disini mana ada toilet Miss,apa anda tidak bisa menahannya,apalagi ini adalah hutan belantara dan jalur berbahaya jika kita turun!"Kata Ayya.
"Kamu ingin aku kencing di celana?!Aku sudah tidak tahan!!"kata Miss Siti sambil berpura pura meringis tak tahan ingin buang air kecil.
"Baiklah!,menepilah sebentar,berikan aku air mineral untuk keperluan Miss Siti!Kamu tunggu lah disini dan kabarkan kepada ketua rombongan kalau kita berhenti dulu sejenak!"Kata Ayya kepada Ajudan nya yang Miss Siti.
"Baik Bu!"jawab ajudan itu sambil bersiaga di luar mobil,ia pun mengabarkan kepada rombongan yang lain kalau mereka berhenti sejenak karena boss nya sedang ada keperluan.
Ayya pun membawa Miss Siti sedikit masuk kedalam hutan sambil membawa air mineral untuk ceboknya nanti.
Hari sudah mulai gelap,di dalam hutan pun sudah pastinya sangat gelap dan tak terlihat apapun, Ayya memberikan penerangan dengan senter ponselnya.
"Silahkan Miss,buang air nya di sini saja,ini air untuk cebok nya!"Kata Ayya Sambil menyodorkannya sebotol air mineral.
"Terimakasih,kamu berdiri saja disitu dan menghadap ke belakang!"
Ayya pun membalikkan badan nya.
Setelah beberapa menit,Miss Siti tak bersuara sedikit pun.
"Miss ?!apa sudah selesai?!"
Tanya Ayya,namun tak ada jawaban.
"Miss?!"
Ayya pun membalikkan badan nya dan mengarahkan ponselnya ke tempat Miss Siti tadi buang air kecil,namun Ayya sangat terkejut,Miss Siti tak ada ditempatnya.
"Miss!! Miss!?Miss Siti Nur?!"
Ayya terus berteriak dan mencari cari sosok Miss Siti,ia pun berlari menuju jalan raya,namun mobil mereka pun sudah tiada.
"Bukkkh!!"
Tiba tiba kepala Ayya ada yang memukul dari belakang,dan Ayya pun ambruk,dia jatuh pingsan.
******
***Beli permen sambil teriak
bibir Jontor lebah yang sengat
kalau kalian komen nya banyak
bikin Author tambah semangat
😂😂😂😂😂😂*
nyambung gak sih🤦**
__ADS_1