Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Lolos


__ADS_3

"Wahh wangi apa ini?!"gumam Ayya.


Saat ia bangun hidungnya mencium bau makanan yang sangat enak.


Ayya pun bangun dan menoleh ke sekeliling.


Rupanya tidur nya begitu lelap semalam.


Matahari mulai sedikit naik,terlihat Tom sudah lebih baik dan sedang menikmati makanan,sepertinya Sepotong daging Ayam.


"Kau lapar??kemarilah!kita makan bersama,nanti kau tidak kebagian jatah!"kata Pangeran Fath.


Ayya menghampiri mereka dengan selimut masih membungkus badan nya.


"Dari mana kalian mendapatkan Ayam?jangan jangan hasil curian ya?"


kata Ayya sambil melirik ke arah daging ayam yang dibakar asal asalan.


"Sembarangan!!Aku pandai berburu,dan tadi pagi pagi sekali Aku mendapatkan Ayam hutan yang tersesat masuk ke pekarangan!"Kata Pangeran Fath sambil mencubit hidung Ayya.


"Makanlah!!nanti kau pingsan lagi!"kata Pangeran Fath sambil menyuapi Ayya dengan Sepotong daging.


"Aku yang sakit,dia yang disuapi!"kata Tom sambil mengunyah.


"Bagaimana keadaan mu sekarang Tom,apa sudah lebih baik?"Tanya Ayya.


"Ya,berkat mu Ayya,terimakasih sudah menyelamatkan nyawaku!Aku benar benar sudah berhutang padamu!"


"Aku yakin kau pun akan melakukan yang sama padaku Tom!"jawab Ayya merendah.


"Aku benar benar tak menyangka aksi mu begitu hebat tadi malam!"puji Tom


"Kau lupa Aku sudah digodog selama tiga bulan dipulau terpencil!kata Ayya lagi.


"Ya,,tak sia sia Aku menyembunyikan mu disana!"kata Pangeran Fath sambil mengusap kepala Ayya.


"Ngomong ngomong siapa yang sudah menyerang kita samalam,,apa kau mengenal salah satu dari mereka Tom??"Tanya Ayya.


"Entahlah!!mereka semua memakai topeng,Aku yakin mereka sengaja mengincar nyawa Pangeran bukan sekedar ingin menakuti kita.Mungkin mereka orang dekat Yang Mulia,makanya mereka menutupi wajah agar tidak mudah dikenali."


"Aku yakin juga begitu,bisnis ku sedang naik sekarang,Aku yakin musuhku semakin bertambah kini!"


"Apa mungkin Pangeran William??Dia begitu terobsesi pada Anda sekarang!"kata Tom.


"Tapi kita tidak bisa berasumsi terlebih dahulu sebelum ada bukti, Pangeran William adalah kakak Anda Yang Mulia,memang ada kemungkinan,tapi saudara sedarah pasti banyak pertimbangan untuk saling mencelakai."kata Ayya.


"Tidak Pangeran William,Ayya!Bahkan dia menginginkan tahta putera Mahkota."


jawab Tom.


"Sudah lah!!kita cari tau nanti setelah kita berhasil keluar dari sini!apa kau sudah bisa mengirim pesan kepada tim Delta Tom?!"kata Pangeran Fath.


"Saya yakin sebentar lagi mereka akan segera Tiba!mereka pun sudah disuruh melacak orang orang yang sudah menyerang kita!"


"Bagus kalau begitu,tapi kita harus tetap waspada,kemungkinan kita masih diburu."kata Pangeran Fath.


"Aku akan memeriksa lukamu dan membasuhnya kembali,agar tidak infeksi."

__ADS_1


"Sudah lah,Aku yang akan melakukan nya!kau jangan terlalu sering menyentuhnya Ayya!"kata Pangeran Fath sambil melototi Tom.


Tom hanya terkekeh,


"Baiklah!saya akan merebus air dulu!"kata Ayya sambil pergi menuju dapur.


Pangeran Fath mengikuti Ayya yang sedang menuju kamar mandi.


Pangeran Fath menyeret Ayya ke dalam kamar mandi yang sempit.


"Heiii!!apa yang,,,!


Pangeran Fath membungkam mulut Ayya.


"Suttth!! Diamlah,,Aku rindu padamu!!"


kata Pangeran Fath sambil mengendus ngendus bagian leher Ayya menjalar ke arah telinga dan menggigit gigit Kecil bagian itu.


"Heiii,hentikan!!saat seperti ini masih bisa bisa nya ya ,,aduhh!!awass ahh,Aku mau mandi!!"kata Ayya sambil mendorong tubuh Sang Pangeran.


"Mau mandi??Aku mandiin yah,Ayo buka bajunya!!"goda Pangeran Fath sambil mulai melucuti pakaian Ayya.


"Heii,apaan sihh!!minggir Ahh!!"


jilbab Ayya sudah terlepasa,,


Tok tok tok..


"Kalian sedang apa?! cepat lah keluar!!kita sudah terkepung!!kita harus segera melarikan diri!!"Kata Tom dari luar pintu,ia berbicara setengah berbisik.


Pangeran Fath segera menghentikan aktifitas nya dan segera nemasangkan kembali jilbab Ayya.


Mereka pun segera keluar dan mendapati Tom sudah ada di balik pintu mengendap ngendap.


"Mereka sedang mencari cari kita dan mengecek rumah satu satu."Kata Tom berbisik.


"Cepat kita harus segera naik ke atap,kemungkinan sebentar lagi tim Delta akan segera menjemput kita!"Kata Pangeran Fath.


Tom yang masih belum pulih,mengawal Pangeran Fath dan Ayya menuju tangga yang terletak di luar rumah yang mereka singgahi.


Mereka berjalan mengendap ngendap.


Setelah sampai di pintu belakang,Tom melihat sekeliling,dan mulai membuka pintu itu perlahan.


"Kalian naik duluan,aku yang lindungi!"Kata Ayya.


"Tidak,, kita naik bersama,!!"kata Pangeran Fath.


"Jangan khawatir yang mulia,peluruku masih penuh,,"kata Ayya,ia tau Pangeran nya takut ia kenapa kenapa.


Setelah dirasa aman, Tom memimpin mereka menuju tangga ke atap dan segera berlari nanti k ke atas.


"Itu mereka!!Segera tembak dan jangan sampai lolos!!"Teriak musuh yang sudah dari tadi mengincar mereka.


Ayya menembaki mereka tanpa henti sambil terus berlari menaiiki tangga.


Tak lama sebuah helikopter mendekat ke arah mereka,Tom melambaikan tangan nya setelah ia tau itu bukan helikopter milik musuh.

__ADS_1


Musuh terus menembaki mereka,Ayya pun tak tinggal diam,satu persatu musuh tumbang di tangannya.


Setelah helikopter semakin dekat ,mereka pun segera berlari ke arahnya sambil terus tak berhenti menembak,dan


"Dor,dorr,dor!!Aww!!"


Pangeran Fath tertembak dibagian kakinya,


"Tom !!segera bawa naik pangeran,aku akan menghabisi mereka semua!!"teriak Ayya geram.


Ayya berbalik dan menembak pria yang berhasil melukai Tuan nya,tembakan Ayya tak pernah meleset satu pun.


"Ayya,,ayo segera naik!!"


Teriak Tom.


Ayya berlari sekuat tenaga dan meraih tangan Pangeran Fath yang menjulur ingin menarik nya .


Helikopter pun naik semakin tinggi,dengan cekatan Ayya masuk ke dalam nya dan mereka pun berhasil lolos.


"Segera menuju Rumah sakit!"Kata Ayya kepada pilot yang menjemput mereka.


****


Helikopter pun mendarat di atap rumah sakit milik Kerajaan.


Beberapa orang perawat sudah siaga Disana sambil membawa dua kursi roda.


Rupanya tim Delta segera menghubungi pihak rumah sakit kalau pangeran Fath dan pengawalnya terluka tembak dan harus segera tangani.


Akhirnya Pangeran Fath segera dibawa ke ruang operasi untuk segera ditangani, sedangkan Tom dibawa ke ruang perawatan.


Ayya pun mendapat perawatan medis karena banyak luka gores dan memar di beberapa bagian tubuh nya,meskipun tidak terlalu serius.


Setelah dirinya selesai diobati,Ayya menuju kamar perawatan pangeran Fath,ternyata Disana sudah ada Putera mahkota,Ibu Suri ,Puteri Zarra puteri Liana dan Ayah puteri Liana yang segera datang setelah mendengar kabar bahwa pangeran Fath sudah berada di rumah sakit.


Pangeran Fath terlihat sedang berbaring dan sedang menjawab pertanyaan pertanyaan dari keluarganya.


"Assalamualaikum."Sapa Ayya


"Mereka semua menoleh ke arah Ayya.


"Saya datang untuk menanyakan kebutuhan Yang Mulia yang akan saya siapkan!"kata Ayya sambil membungkuk an badan nya.


Putri Liana yang duduk disebelah Pangeran Fath bangkit dan menghampiri Ayya.


"plakk!!"tiba tiba pipi Ayya ditampar oleh nya."Dasar tidak becus!!kau biarkan Tuanmu tertembak dan kau terlihat baik baik saja!!seharusnya kau melindungi dia sampai nyawamu sendiri taruhan nya!!percuma kau mengikutinya kemana pun!!Sekarang juga kau dipecat!!segera pergi dari sini!!k"ata putri Liana,dia memarahi Ayya didepan semua orang.


putri Zarra tersenyum puas,putera mahkota pun tak bisa berbuat apa apa didepan semuanya.


"Heii Li,apa yang kau lakukan?!"kata Pangeran Fath sambil bangun.


"Kau terlalu lembek kepada pelayan mu ini!!dan lihatlah hasilnya,aku yakin dia sengaja membiarkan mu terluka seperti itu!"kata puteri Liana sambil menatap tunangan nya.


"Kau tau?!Ayya lah yang menghabisi hampir semua orang yang menyerangku kemarin,jika tidak ada dia, nyawaku dan Nyawa Tom tidak akan tertolong,kalian pasti tidak akan percaya,tapi itulah kenyataannya!bahkan dia yang mengeluarkan peluru dari bahu Tom yang tertembak semalam,Dan dia menghabisi orang yang berhasil menembak ku!Dan satu lagi Liana,kau tak berhak memecat dia atau siapapun orang kepercayaan ku!!kau mengerti!!"kata Pangeran Fath sambil menatap tajam putri Liana.


Puteri Liana terdiam.Ia tak percaya kalau pelayan jelek itu bisa sehebat itu.

__ADS_1


"Kau pergilah dulu untuk berganti pakaian dan bawalah segera keperluanku untuk bermalam disini!"Kata Pangeran Fath kepada Ayya.


Ayya pun mengangguk dan membungkukan badan nya lalu segera keluar untuk kembali dulu ke istana.


__ADS_2