
Jon pun membawa Ayya keluar dari istana utama dan mengantarkan nya menuju istana barat yang ada di belakang istana utama,cukup jauh,dibatasi oleh taman aneka bunga cantik dan kolam renang yg sangat luas,di sebelah Utara dan Selatan pun terdapat bangunan yang sama,namun istana utama yang paling besar dan mewah.Mereka pergi menggunakan mobil mini sebagai penghubung antar istana,saking luas nya tempat itu ,mungkin ada sekitar 2 hektar.
Jon menjelaskan siapa saja yang tinggal di masing masing istana itu,tentu saja Ayya sangat penasaran,ia mendengarkan dengan seksama sambil mangut mangut.
"istana utama itu tentu saja di tempati oleh Raja,permaisuri dan putra mahkota,istana selatan ditempati oleh ibunda Agung paduka raja dan para kerabat dekatnya,sedangkan istana Utara ditempati oleh istri kedua paduka raja dan keluarganya,,dan istana barat yang akan anda urus sekarang ditempati oleh istri ketiga paduka raja.Nona harus berhati hati dalam bertindak,nanti akan saya titipkan nona pada kepala pelayan disana.jangan sampai membuat kesalahan, bisa fatal akibatnya,tahan saja jika ada yang memperlakukan nona dengan buruk,melawan malah akan menjadi bumerang bagi kita nona."
"baik Mr Jon,saya mengerti ,terimakasih anda begitu baik kpd
saya ".
"Baiklah nona kita sudah sampai,mari saya antar ke dalam,"mereka melewati pintu samping istana itu.
Ayya tidak membawa banyak barang memang,dia hanya membawa baju 3 stel saja itu pun dari Bu Ida,kerudung dan niqob nya pun cuma ada dua,makanya Ayya hanya membawa tas ransel yang ia Gendong saja.
"Selamat Malam Devi,apa kabar?aku membawa pegawai baru yang kau minta"sapa Jon kepada seorang wanita berkebangsaan India sepertinya.
"Benarkah??ayolah bawa masuk!!"
"wah seorang gadis kecil,,siapa namamu nak?"
"Cahaya,, Miss"jawab Ayya sambil menyodorkan tangan kanan nya mengajaknya bersalaman.
perempuan itu pun menyambut tangan Ayya dan menggenggam nya "cayya??"baiklah akan ku panggil saja kau cayya,panggil saja aku Devi tidak usah sungkan,kau lapar?ayolah duduk dan makan lah dulu,kau juga Jon!!"
"baiklah Devi,dimana pelayan yang lain?"tanya Jon,dia hanya melihat sebagian pelayan di dapur.
"Biasa Jon mereka sedang membereskan ruangan pangeran,tadi ada teman teman nya berkumpul."
__ADS_1
"memang nya ada berapa orang yang tinggal di istana ini Devi?"tanya Ayya,
"emm,,,pelayan ada 5 orang,kita hanya melayani pangeran fath saja,"jawab Devi
"yang dilayani cuma satu,tapi ribetnya kayak melayani banyak orang,makanya para pelayan gak ada yang betah mengurus pangeran yang satu ini,"celetuk
Jon
"huss !!kau ini Jon, kau mau dipecat?! pangeran fath itu aslinya baik kok,mungkin dia merasa kesepian dan terasingkan saja,makanya tiap hari kerjaannya main main teruuss!marah marah terus,kalo kita sudah terbiasa dan mengerti keadaan dia,semua nya akan baik baik Cayya,jangan khawatir,oke?!sudah lah ayo ku antar ke kamarmu,besok kau harus bersiap dengan pekerjaan mu,"
Ayya mengangguk.memang ia ingin segera merebahkan tubuhnya ditempat tidur.
"besok kau bangunlah pukul 4 pagi,datanglah ke dapur dan bantulah aku mengurus dapur oke,santai saja,kalau ada acara kenegaraan baru kita akan sangat sibuk."baik Devi, terimakasih".
Devi mengangguk ia begitu hangat,"selamat istirahat Cayya, sampai bertemu besok pagi,"
"Ah sial !!kenapa gak ada sinyal,hemm mungkin besok aku akan bertanya pada devi kartu apa yang bisa digunakan disini,"gumam nya,ia pun segera tertidur. dan men cash hp nya.Ayya memasang Alarm pada pukul 4 pagi waktu negara D,ia takut bangun kesiangan di pertama masuk kerja.
Terdengar suara Adzan subuh menggema,alarm nya pun berbunyi,Ayya segera ke kamar mandi mengambil air wudhu dan mengerjakan sholat subuh,ia berdzikir sebentar lalu ia bersiap siap turun ke dapur.
" selamat pagi !! maaf apakah aku bangun terlalu siang?"sapa Ayya,di dapur semuanya sudah terlihat sibuk.
"kemari lah anak baru,bantu aku mencuci sprei sprei ini,,kenalkan namaku Lena,aku berasal dari Myanmar,siapa namamu?"
"Cahaya,kau boleh memanggilku apa saja,Devi memanggil ku Cayya,"katanya sambil tersenyum,
"baiklah Cayya,jemurlah semua cucian itu lalu bantu lah aku mengepel lantai atas yaa?!"
__ADS_1
"baik lah Lena"
Ayya mengerjakan semua yang di intruksikan oleh seniornya,Ayya adalah pegawai yang paling muda diantara semuanya,tapi dia begitu cekatan dan pintar beradapsi,semua rekan nya sangat menyukai Ayya ,karena dia begitu fleksibel,pekerjaan apapun mampu ia kerjakan.
"Devi,kenapa hari ini kita membuat banyak makanan,"tanya Ayya sambil mulut nya penuh dengan makanan,
"tadi malam pangeran Fath baru pulang tugas dari luar negeri,dia minta disiapkan makanan,biasanya teman teman nya pun akan segera datang."
Ayya hanya mangut mangut,selama ini dia belum pernah bertemu dengan pangeran atau putri manapun,dia sangat sibuk dengan pekerjaan nya, lagipula Jon bilang para pangeran sedang mengadakan kunjungan bisnis ke luar negeri.Masing masing pangeran atau kerabat kerajaan mempunyai posisi penting di pemerintahan UEA,mereka ada yang menduduki jabatan menteri,pimpinan perusahaan ataupun menjadi para pejabat lain nya.
"siap siap lah,kita tidak bisa bersantai santai lagi mulai hari ini,Cayya,"bisik Maria seorang pelayan warga negara Kongo.
"memang nya kenapa Maria"bisik Cayya pula.
"kau lihat saja nanti tingkah para orang orang kaya yang manja itu,"jawab Maria
"Heyyy kalian!! cepat Bawakan minuman dan makanan ringan ini ke kolam pribadi para pangeran,kalian malah bergosip saja!! cepet sebelum pangeran Berteriak teriak kesal karena kerja kalian yang lambat!!"perintah Devi
"Devi bisakah yang lain saja yang mengantarnya,kaki ku agak sedikit sakit dari tadi berdiri terus?!"rayu Maria membuat alasan
"yang lain masih sibuk membuat makanan untuk makan siang Maria,ayolah kalian saja yang antar dan hati hati jangan sampai membuat kesalahan!"
"Ya sudah ,ayolah Cayya kau bantu aku"
Cayya mengangguk dan membawa beberapa minuman segar
diatas nampan,sedangkan Maria membawa beberapa makanan kecil.
__ADS_1
mereka membawa nya ke kolam renang yang terletak di belakang istana barat yang agak tersembunyi, itulah tempat favorit para pangeran dan teman teman nya dikala bersantai.