
Dengan sigap Pangeran Fath membopong Ayya ke ruang perawatan,ia segera menyuruh dokter untuk memeriksanya.
Sedangkan Pangeran Rasyid memeriksa kondisi ibu Suri dan ternyata beliau benar benar sudah tiada.
Pangeran Rasyid sangat terpukul atas kejadian ini,ia benar benar menyayangkan tindakan adik bersama ibu tirinya yang berusaha untuk menggulingkan nya.
Hingga dalam waktu dekat ini ia dan Pangeran Fath harus kehilangan orang orang yang dicintai nya sekaligus,Ayahnya,Ibu Suri dan Pangeran William.
Tahta yang diinginkan William ternyata malah membuat kehilangan nyawanya dalam keadaan tak hormat, sungguh sangat disayangkan.
Padahal saat ini Pangeran William dan ibunya mempunyai posisi yang sangat penting di kerajaan,namun karena sifatnya yang tamak akan dunia dan jabatan membuat mereka malah hancur dan kehilangan segalanya.
Padahal untuk menjadi sesuatu itu tidak perlu memiliki jabatan yang tinggi atau harta yang berlimpah,cukup menjadi diri sendiri dan bermanfaat bagi semua orang sesuai dengan kemampuan masing masing, itu sudah lebih dari cukup,terkadang ***** duniawi dan ber angan angan panjang sering membuat kita lupa diri, untuk apa tujuan sebenarnya Tuhan menciptakan kita dan dunia ini.
******
"Yang Mulia!sepertinya dia ditusuk menggunakan pisau beracun,luka nya cukup dalam di bagian perut dan racunnya sudah mulai menyebar,dan itu membahayakan organ tubuhnya!"Kata dokter yang memeriksa Ayya.
"lakukan apa yang terbaik!!Pokoknya dia harus selamat!aku tidak mau tau!"Jawab Pangeran Fath, dia sangat cemas dengan kondisi Ayya yang semakin memburuk,bibir nya mulai membiru.
"Kita harus membawa nya ke rumah sakit secepatnya Yang Mulia!"
Pangeran Fath mengangguk dan mereka pun segera membawa Ayya ke rumah sakit untuk segera ditangani.
**
Sudah hampir satu jam dokter yang menangani Ayya masih belum keluar.
Pangeran fath dengan cemas menunggu Ayya diluar ruangan,tiba tiba Pangeran MaliQ menelpon nya.
"Fath apa yang sebenarnya terjadi?aku melihat diberita,apa itu benar?"Tanya Pangeran MaliQ cemas.
"Iya ,,Ibu suri pun sudah tiada MaliQ..."Jawab Pangeran fath dengan suara yang tertahan.
"Apa kau baik baik saja Fath? bagaimana dengan putera mahkota?"
"Kita berdua baik baik saja,,, tapi Ayya MaliQ!Ayya,,!"
Pangeran fath terisak dibalik ponsel nya,ia benar benar cemas dan sangat takut kehilangan Ayya.
"Ada apa dengan Ayya Fath?apacdia baik baik saja?"
"Dia terkena tusukan pisau yang sudah dilumuri racun! sekarang dia sedang ditangani dokter!"kata Pangeran Fath lirih.
"Kenapa bisa dia yang kena Fath,kau sengaja ya menempatkan dia dalam bahaya!"Pangeran MaliQ mulai meradang,
"Kau tau kan ibunya Ayya itu baru juga sembuh,jika dia tau Ayya sedang terluka,bisa bisa dia kambuh lagi!"
"Aku juga tidak tau akan ada kejadian ini MaliQ,bahkan aku tau semuanya dari Ayya,dia yang memperingatkan ku bahwa ada pemberontakan saat acara sudah hampir selesai!Aku bahkan tidak tau kalau dia akan datang!"
"Berarti dari awal dia sengaja kembali hanya untuk melindungi mu,dari mana dia tau kalau akan terjadi masalah besar seperti ini? Fath, siapa sebenarnya Ayya?"Pangeran MaliQ heran kenapa Ayya berani menempatkan diri dalam bahaya,ia tidak tahu kalau Ayya adalah seorang petarung hebat.
__ADS_1
"Dia,, dia ,,dia adalah agen terlatih,MaliQ! sampaikan Maaf ku kepada ibu nya Ayya!"kata Pangeran fath terbata bata.
Pangeran MaliQ terdiam,ia terkejut dan sedikit tak percaya dengan apa yang ia dengar.
"Jika Ayya sampai kenapa kenapa,aku yakin Ibunya tak akan pernah memaafkan mu Fath!kau tau?!dia selalu menanyakan Ayya kepada ku, mereka berencana untuk kembali ke Indonesia dan akan menata hidup mereka dari awal disana, sekarang dia malah sedang meregang nyawa gara gara melindungi mu!Jika Sampai seminggu Ayya masih belum kembali,Aku akan membawa nya dengan paksa Fath!"
Kemudian Pangeran MaliQ menutup telepon nya secara sepihak.
Pangeran fath memijit kepalanya,ia sangat frustrasi, sebenarnya siapa yang memberi tau Ayya tentang akan adanya pemberontakan ini?Tom!mungkin saja dia!
Pangeran fath segera memanggil Tom.
"Ada masalah apa yang mulia?"Tanya Tom dengan sopan.
"Siapa yang memberi tahu Ayya masalah ini , sehingga dia sengaja datang jauh jauh kesini mempertaruhkan nyawanya?"
Tom hanya terdiam sambil menunduk kan wajahnya.
"Katakan Tom!!apa itu kau??"Tanya Pangeran Fath lagi dengan nada tegas.
"Maaf kan saya yang mulia,,i iya Saya yang tahunya!"Jawab Tom gugup.
"Bughh!!"Pangeran Fath memukul wajah ajudan nya itu dengan keras hingga terhuyung.
"Kenapa kau malah memberi tahu dia bukan memberitahu ku!Aku sudah tak ingin lagi menempatkan nya dalam bahaya,kau malah memanggil nya kembali disaat ada masalah besar!apa kau sudah gila!!kau berani bertindak sendiri,,hahh!!"
Pangeran fath benar-benar marah kepada ajudan nya itu.ia mencengkeram kerah baju Tom dan menggoyang goyangkan tubuhnya.
"Seharusnya kau memberitahuku bodoh!! Ayya bukan siapa siapa lagi bagi kita,dia baru saja menemukan ibu nya,dan sekarang kita merenggut kebahagiaan yang baru saja ia rasakan!jika terjadi sesuatu padanya kau akan ku penggal!! Bughh!!"pukulan kedua kembali mendarat diwajah Tom.
"mohon maaf Yang Mulia,anda tidak boleh membuat keributan dirumah sakit!"Kata dokter yang menangani Ayya,dia baru saja keluar dari ruangan dimana Ayya dirawat.
"Maaf Dok,, Bagaimana keadaan Ayya sekarang???"Pangeran Fath benar benar tak sabar.
"Syukur lah racun belum menyebar ke organ intim nya,dan sudah berhasil dikeluarkan,kini kondisi pasien masih lemah dan butuh banyak istirahat,tapi keadaan nya sudah lebih baik!"
Kata dokter itu membuat Pangeran dan Tom lega,Tom tak jadi kehilangan kepalanya.(Hehe๐)
"Apa Saya boleh menemuinya?"Tanya Pangeran Fath memohon.
Dokter itu mengangguk sambil tersenyum
"10 menit dan pasien harus istirahat!"
" Baik Dok!"
Jawab Pangeran Fath sambil berhambur masuk ke ruangan Ayya.
Dilihat nya Ayya sedang terbaring lemah dengan wajah yang yang sedikit pucat.
Pangeran fath mendekati nya dan duduk disamping Ayya,ia menggenggam tangan Ayya lalu mengecup nya lembut.
__ADS_1
Mata Ayya terbuka dan melirik ke arah Pangeran Fath sambil tersenyum.
"Anda jangan berlama lama disini Yang Mulia!Kita sudah bukan muhrim lagi!"Kata Ayya dengan suara yang lemah.
Pangeran fath tersenyum,ia mencoba tegar, padahal hatinya sangat rapuh melihat kondisi Ayya yang sangat lemah.
"Maaf kan Aku , Ayya! kenapa kau selalu menempatkan dirimu dalam masalah,kau sudah tak perlu melindungi ku lagi Ayya!"
Ayya hanya tersenyum sambil memandang Pangeran Fath.
"Saya hanya menginginkan naluriku saja!jadi jangan ge'er Yang Mulia!"Kata Ayya menggoda.
Pangeran fath terkekeh,
"Kau selalu membuat ku Ge'er Ayya!Aku selalu berharap kita bisa seperti dulu lagi!"
Ayya hanya terdiam
"Ahh,kau jangan berpikir banyak dulu, istirahat lah!Aku akan menjagamu disini!"kata Pangeran Fath,ia tak ingin pikiran Ayya terganggu dengan hal hal seperti itu dulu untuk saat ini.
"Jangan beritahu Ibu Saya tentang keadaan ku saat ini,aku tak ingin dia khawatir!"kata Ayya.
Pangeran fath mengangguk.
"Ini semua salahku, maaf kan Aku Ayy!"
"Saya tidak apa apa Yang Mulia,jangan merasa bersalah begitu,ini adalah keputusan ku!"
Pangeran fath menundukan wajah ya,ia benar benar merasa bersalah telah memisahkan kembali Ayya dengan ibunya.
"Heii, berhenti lah menyalahkan diri sendiri Yang Mulia!Aku akan sedih melihat mu seperti ini!"kata Ayya.
Pangeran fath mencoba tersenyum.
"Oke maaf kan Aku!"
"Hahaha,sudah berapa kali Anda mengatakan kata Maaf yang mulia?"ledek Ayya.
Pangeran fath tersipu malu.
Tiba tiba ponsel Ayya berdering, diatas layar nya tertera nama My Mom!
"Ibu!!ibuku menelpon aduh bagaimana ini!"
Ayya sangat panik ibunya ternyata melangsungkan panggilan Video call.
"Gawatt! kondisi dia bisa drop lagi kalau tau aku sedang dalam kondisi seperti ini!"
Pangeran fath ikut bingung!Apa yang harus mereka lakukan?!
*****
__ADS_1
Utama kan baca Alquran ya Suyang Suyang nya Aqoh ๐